Dikira Susu Bubuk, Bocah 2 Tahun Makan Detergen Alami Ini

Chaerunnisa

Kamis, 07 September 2017 | 15:07 WIB
Dikira Susu Bubuk, Bocah 2 Tahun Makan Detergen Alami Ini
Ilustrasi detergen bubuk (Shutterstock)

Suara.com - Seorang anak perempuan berusia 2 tahun menderita luka bakar serius di bibir dan kulitnya, setelah secara tidak sengaja menelan detergen bubuk yang diduganya susu bubuk. Menurut laporan media Cina, insiden tersebut terjadi pada 24 Agustus di Fuzhou, Cina.

Bocah malang itu tidak menyadari bubuk yang dimakannya merupakan detergen untuk mesin cuci. Anggota keluarga telah menaruh detergen bubuk itu dalam lemari di rumah mereka.

Tertarik dengan kemasannya yang berwarna-warni, batita bernama Xiaoyun itu berhasil mendapatkan detergen bubuk dan mengunyahnya, menghabiskan beberapa bubuk hingga meratap kesakitan dan ketakutan.

Neneknya mengangkatnya dan mencoba membantunya agar memuntahkan apapun yang dikonsumsi. Namun, Xiaoyun terus menangis dan banyak mengeluarkan air liur.

Anggota keluarga lain kemudian mencoba membilas mulut Xiaoyun dengan air hangat, hingga memberi minyak goreng untuk menenangkan rasa sakitnya. Namun, setelah semenit, bibir Xiaoyun berubah ungu dan dalam tiga sampai empat menit, bibirnya mulai melepuh dan mengeluarkan darah.

Menurut laporan Sina, Xiaoyun langsung dilarikan ke rumah sakit. Bocah tersebut masih dalam pemulihan di rumah sakit, namun kondisinya tidak diketahui.

Dokter menemukan, bahwa Xiaoyun telah menderita luka bakar parah tidak hanya di bibirnya tapi mulut, lidah dan saluran pencernaannya.

Bagian tubuhnya juga terbakar karena beberapa bubuk alkali kuat berhasil masuk ke kulitnya setelah mengalami kepanikan karena kecelakaan tersebut.

Menurut pengawas rumah sakit bermarga Wang, dalam kasus keracunan tersebut, anggota keluarga tidak boleh melakukan tindakan memuntahkan, karena dapat menyebabkan perforasi, pendarahan atau luka serius pada kerongkongan dan saluran pencernaan.

"Jika anak tidak sadar atau sengaja mengonsumsi bensin atau minyak tanah, memaksa dia untuk muntah juga bisa menyebabkan mati lemas," kata Wang.

Yang harus dilakukan adalah membuang pakaian yang terkontaminasi dan bilas daerah yang terkena air yang mengalir selama 15 menit, sebelum membawa anak itu ke rumah sakit secepat mungkin.

Lebih lanjut, Wang mengungkapkan, dalam 30 tahun pengalamannya, dia telah menangani banyak kasus serupa di mana anak-anak secara keliru memakan barang beracun seperti insektisida, racun tikus, detergen dan minyak tanah, yang ditempatkan tidak semestinya seperti dalam botol minuman atau kemasan lainnya.

Dia mengingatkan, orangtua harus menyingkirkan barang-barang tersebut agar tidak terjangkau untuk anak-anak.

"Jika terjadi keracunan, paling baik jika anak dirawat sedini mungkin, dalam waktu enam jam. Orangtua juga harus membawa barang yang sengaja ditelan anak ke rumah sakit, sehingga dokter dapat mengetahui cara terbaik untuk mengobatinya. Pasien," tandasnya. (Asiaone)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Susu Apa yang Cocok untuk Anak-anak? Baca Ini!

Susu Apa yang Cocok untuk Anak-anak? Baca Ini!

Health | Selasa, 15 Agustus 2017 | 10:12 WIB

Ditemukan, Detergen Alami dari Getah Biduri

Ditemukan, Detergen Alami dari Getah Biduri

Tekno | Selasa, 22 Juli 2014 | 09:18 WIB

Bocah 2 Tahun, Belum Bisa Bicara, tapi Jago Nge-"Blues"

Bocah 2 Tahun, Belum Bisa Bicara, tapi Jago Nge-"Blues"

Video | Jum'at, 16 Mei 2014 | 17:09 WIB

Terkini

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB