Awas! Cakaran Kucing Bisa Bikin Lelaki Impotensi, Ini Buktinya

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 19 September 2017 | 09:30 WIB
Awas! Cakaran Kucing Bisa Bikin Lelaki Impotensi, Ini Buktinya
Ilustrasi kucing menunjukkan cakarnya. (Shutterstock)

Suara.com - Setelah mengalami demam, menggigil, dan keringat dingin yang intens selama lima hari, seorang lelaki berusia 23 tahun asal Belgia akhirnya dirawat di UGD sebuah rumah sakit.

Kepada tim medis yang bertugas, ia juga mengeluhkan rasa sakit yang luar biasa di punggung bawah dan panggulnya, begitu pula di penis dan juga testisnya yang membuatnya impotensi (disfungsi ereksi). Terlebih lagi, berat badannya turun, kencing terasa sakit, dan dia juga sedang mengalami disfungsi ereksi.

Ketika dokter memeriksanya, mereka melihat kelenjar getah bening lelaki tersebut bengkak di bawah ketiak kirinya. Tes darah menunjukkan peningkatan protein C-reaktif, hasil USG perut menunjukkan limpa yang membesar, dan pemindaian PET-CT menunjukkan nodus limfa yang juga membesar di perutnya.

Dokter menduga pasien tersebut menderita kanker limfoma stadium akhir dengan beberapa keluhan tersebut. Namun hasil biopsi dan pemeriksaan sumsum tulang menunjukkan bahwa pasien tersebut negatif kanker.

Kemudian, dokter menguji sumsum tulang dan kelenjar getah bening untuk melihat ada tidaknya Bartonella henselae, sejenis bakteri yang biasa dimiliki kucing.

Hasilnya positif, laki-laki tersebut mengaku baru saja dicakar kucing dan meninggalkan goresan di kulit tangannya. Dokter lalu memberikan antibiotik untuk dikonsumsi dua kali sehari selama tiga minggu.

Selesai masa pengobatan, laki-laki tersebut sembuh dari gejala yang dikeluhkan sebelumnya, sembuh pula dari disfungsi ereksi.

Ya, kucing seperti dilansir Menshealth, sering terinfeksi dengan Bartonella henselae melalui gigitan kutu, dan menularkannya ke manusia. Beberapa orang tidak sakit sama sekali, tapi jika kekebalan tubuh menurun maka biasanya Anda akan mengalami demam ringan dan pembesaran kelenjar getah bening.

Lantas, bagaimana cakaran kucing bisa menyebabkan disfungsi ereksi? Dalam kasus yang jarang terjadi, bakteri dapat menyebabkan gangguan sistem saraf pusat, termasuk merusak otak Anda.

Jika ini mempengaruhi saraf pudendal yang membawa sinyal dari dan ke alat kelamin, maka hal itu bisa membuat lelaki sulit untuk ereksi.Namun bukan berarti Anda tak boleh memelihara kucing.

Tak semua kucing terinfeksi bakteri Bartonella henselae. Jikalau Anda mendapat cakaran kucing, basuhlah sesegera mungkin dengan sabun dan air. Jika Anda mengalami gejala-seperti demam, kelenjar getah bening bengkak, segera kunjungi dokter.

Pengobatan dengan antibiotik biasanya tidak diperlukan, kecuali jika Anda memiliki gejala yang lebih serius. Sedangkan untuk pencegahannya, lindungi kucing dari kutu dengan rajin membersihkannya setiap hari.

Hindari bermain kasar dengan hewan peliharaan Anda yang membuatnya mencakar tubuh Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Susah Ereksi karena Saraf Kejepit, Kok Bisa?

Susah Ereksi karena Saraf Kejepit, Kok Bisa?

Health | Rabu, 12 Juli 2017 | 19:05 WIB

Sering Simpan Ponsel di Saku Celana atau Baju? Ini Bahayanya

Sering Simpan Ponsel di Saku Celana atau Baju? Ini Bahayanya

Health | Kamis, 06 Juli 2017 | 09:19 WIB

Jempol Kaki Membengkak, Waspadai Disfungsi Ereksi

Jempol Kaki Membengkak, Waspadai Disfungsi Ereksi

Health | Selasa, 20 Juni 2017 | 22:17 WIB

Terkini

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB