Waspada! Udara Tercemar Sebabkan Gagal Ginjal

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 24 September 2017 | 12:50 WIB
Waspada! Udara Tercemar Sebabkan Gagal Ginjal

Suara.com - Setiap hari, kita menyaksikan peningkatan toksisitas di udara, yang secara bertahap memperbesar radar ancaman pada populasi global. Polutan juga menjadi ancaman nyata dan semakin agresif setiap harinya.

Meski badan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan banyak peringatan, dan pakar kesehatan memberikan banyak tips serta trik untuk mengatasi masalah kesehatan, polusi udara terus menjadi kendala dalam kesehatan masyarakat.

Selain masalah pernapasan, infeksi mata, masalah kulit dan rambut, studi telah mengungkapkan masalah kesehatan serius lainnya. Studi tersebut telah memperingatkan, polusi udara dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis, yang dapat menyebabkan kegagalan organ.

Polusi udara luar telah lama dikaitkan dengan kondisi kesehatan utama seperti penyakit jantung, stroke, kanker, asma, dan penyakit paru obstruktif kronik.

Periset di Washington University School of Medicine di AS mengevaluasi dampak polusi udara, dan penyakit ginjal pada hampir 2,5 juta orang selama periode 8,5 tahun, dimulai pada tahun 2004.

Mereka membandingkan data fungsi ginjal dengan tingkat kualitas udara yang dikumpulkan oleh US Environmental Protection Agency (EPA) dan NASA.

Temuan tersebut menunjukkan, bahwa 44.793 kasus baru penyakit ginjal, serta 2.438 kasus gagal ginjal dapat dikaitkan dengan tingkat polusi udara yang melebihi ambang batas EPA dari 12 mikrogram per meter kubik udara (tingkat tertinggi polusi udara yang dianggap aman untuk publik).

"Data tentang hubungan antara polusi udara dan penyakit ginjal pada manusia sudah langka," kata Ziyad Al-Aly, asisten profesor di Universitas Washington.

"Namun, begitu kami menganalisis data, hubungan antara polusi udara dan perkembangan penyakit ginjal sudah jelas," sambung Al-Aly, penulis senior studi yang diterbitkan dalam Journal of the American Society of Nephrology.

Kata periset, partikel halus dapat merusak ginjal dengan cara yang sama seperti merusak organ lain seperti jantung dan paru-paru.

Airborne dan tak terlihat, potongan mikroskopis debu, kotoran, asap, jelaga dan tetesan cairan sering menjadi perusak saat mereka menyerang aliran darah.

Maka, fungsi ginjal menyaring darah, dan partikel berbahaya ini bisa mengganggu fungsi ginjal normal.

"Semakin tinggi tingkat polusi udara, semakin buruk bagi ginjal," ungkap Al-Aly.

"Konstelasi temuan ini menunjukkan bahwa paparan kronis terhadap polusi udara merupakan faktor risiko yang signifikan untuk perkembangan penyakit ginjal," tandasnya. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh, Pasien Cuci Darah Berisiko Tinggi Tertular Hepatitis C

Duh, Pasien Cuci Darah Berisiko Tinggi Tertular Hepatitis C

Health | Sabtu, 05 Agustus 2017 | 14:36 WIB

Anak Pengidap Ginjal Bisa Hidup Lebih Normal dan Kejar Cita-cita

Anak Pengidap Ginjal Bisa Hidup Lebih Normal dan Kejar Cita-cita

Health | Kamis, 03 Agustus 2017 | 06:46 WIB

Ini Cara Bantu Anak Pengidap Ginjal Lebih Independen

Ini Cara Bantu Anak Pengidap Ginjal Lebih Independen

Health | Selasa, 01 Agustus 2017 | 07:34 WIB

Hati-hati, Gagal Ginjal Baru Terdeteksi Saat Sudah Kronis

Hati-hati, Gagal Ginjal Baru Terdeteksi Saat Sudah Kronis

Health | Jum'at, 27 Mei 2016 | 11:35 WIB

Kecanduan Teh Hitam Bisa 'Menghancurkan' Ginjal

Kecanduan Teh Hitam Bisa 'Menghancurkan' Ginjal

Health | Jum'at, 03 April 2015 | 07:48 WIB

Bisakah Fungsi Ginjal Penderita Gagal Ginjal Diperbaiki?

Bisakah Fungsi Ginjal Penderita Gagal Ginjal Diperbaiki?

Health | Rabu, 18 Maret 2015 | 15:18 WIB

Setiap Tahun 2 Juta Pasien Gagal Ginjal di Dunia Meninggal

Setiap Tahun 2 Juta Pasien Gagal Ginjal di Dunia Meninggal

Health | Senin, 16 Maret 2015 | 15:15 WIB

Studi: Penderita Gangguan Ginjal Perlu Kurangi Daging

Studi: Penderita Gangguan Ginjal Perlu Kurangi Daging

Health | Selasa, 17 Februari 2015 | 16:06 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB