Mandipping hingga Musik Klasik 24 Jam: Menyusuri Jejak Ayam Krispy McD di Padahanten Farm

Muhamad Yasir

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:10 WIB
Mandipping hingga Musik Klasik 24 Jam: Menyusuri Jejak Ayam Krispy McD di Padahanten Farm
Ayam-ayam di kandang Padahanten Farm, Majalengka, Jawa Barat bergerak di antara sistem pakan, air minum, ventilasi dan pendingin yang dikontrol secara berkala.
baca 10 detik
  • Sepuluh jurnalis mengikuti kunjungan ke Padahanten Farm di Majalengka, Jawa Barat.
  • Peternakan menerapkan prosedur biosecurity ketat, kandang tertutup modern, dan memperdengarkan musik klasik untuk mengurangi stres ayam.
  • Seluruh ayam lokal diproses sesuai standar kesejahteraan hewan sebelum didistribusikan ke restoran McDonald's Indonesia.

Suara.com - Sebelum melihat ribuan ayam broiler di dalam kandang, ada satu ritual yang harus dilewati: mandipping.

Tubuh harus lebih dulu dicelupkan ke dalam bak air yang telah diklorinasi, kemudian dibilas menggunakan sabun dan sampo. Pakaian khusus, sepatu, penutup kepala hingga masker juga wajib dikenakan.

Begitulah pengalaman 10 jurnalis dari berbagai media, termasuk Suara.com, saat mengikuti exclusive farm visit ke Padahanten Farm di Majalengka, Jawa Barat, Senin (3/8/2026).

Sekitar pukul 10.30 WIB, rombongan tiba di peternakan yang dikelola PT Ciomas Adisatwa tersebut. Namun, tidak ada yang bisa langsung masuk ke kandang.

Prosedur biosecurity menjadi pintu pertama yang harus dilewati.

Bukan sekadar formalitas. Setiap orang yang masuk harus dipastikan tidak membawa kontaminan dari luar yang berpotensi mengganggu kesehatan ayam di dalam kandang.

Setelah seluruh prosedur selesai, barulah perjalanan menuju kandang dimulai.

Dari titik inilah pengalaman farm visit berubah menjadi gambaran tentang bagaimana seekor ayam broiler dipelihara sebelum akhirnya menjadi bahan baku menu di restoran McDonald's Indonesia.

Suasana dalam kandang ayam di Padahanten Farm, Majalengka, Jawa Barat.
Suasana dalam kandang ayam di Padahanten Farm, Majalengka, Jawa Barat.

Masuk ke Kandang, Bukan Peternakan Biasa

baca juga

Dari luar, Padahanten Farm terlihat seperti kompleks peternakan pada umumnya. Namun, kesan itu berubah ketika memasuki area kandang.

Padahanten Farm menggunakan sistem Closed House Negative Pressure Double Deck. Sistem kandang tertutup ini memungkinkan suhu, kelembapan, ventilasi, serta sirkulasi udara dikendalikan secara lebih terukur.

Peternakan yang mulai beroperasi pada 2023 tersebut berdiri di atas lahan seluas 4,1 hektare. Terdapat lima kandang yang terdiri atas 10 lantai dengan kapasitas total sekitar 320 ribu ekor ayam broiler.

Setiap lantai mampu menampung sekitar 32 ribu ekor ayam dengan kepadatan sekitar 15 ekor per meter persegi. Ukuran masing-masing kandang mencapai 14 x 150 meter.

Di dalamnya, ayam bergerak di antara sistem pakan, air minum, ventilasi dan pendingin yang dikontrol secara berkala.

Kondisi kandang dipantau setiap hari. Tujuannya bukan hanya memastikan ayam tumbuh optimal, tetapi juga menjaga kesehatan dan kesejahteraannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah "Apartemen Ayam-Maggot" Menjadi Solusi Sampah Organik di Kota?

Bisakah "Apartemen Ayam-Maggot" Menjadi Solusi Sampah Organik di Kota?

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Adu Resep Ayam Aldi Taher vs Chef Hideki, Siapa Lebih Kreatif?

Adu Resep Ayam Aldi Taher vs Chef Hideki, Siapa Lebih Kreatif?

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:20 WIB

4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan

4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:45 WIB

Terkini

Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI

Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:41 WIB

Era Mobil Bensin Terancam Usai: Mobil Pembakaran Internal Perlahan Sirna di China

Era Mobil Bensin Terancam Usai: Mobil Pembakaran Internal Perlahan Sirna di China

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 15:40 WIB

Bukan Warga Lokal, Jasad Misterius di Enggano Diuji DNA, Terkait Jurnalis Krakatau?

Bukan Warga Lokal, Jasad Misterius di Enggano Diuji DNA, Terkait Jurnalis Krakatau?

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:38 WIB

Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 15:36 WIB

Sanksi Dicabut Klub Emil Audero Tidak Lagi Jadi Tim Musafir

Sanksi Dicabut Klub Emil Audero Tidak Lagi Jadi Tim Musafir

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:36 WIB

9 Jam Melawan Maut di Masalembo, Cerita 5 ABK KM Virgo Bertahan Hidup Berbekal Tabung Elpiji Kosong

9 Jam Melawan Maut di Masalembo, Cerita 5 ABK KM Virgo Bertahan Hidup Berbekal Tabung Elpiji Kosong

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:31 WIB

Trik Dapatkan Tiket VIP ZAP Fest Lewat Promo Top Up Saldo BRI

Trik Dapatkan Tiket VIP ZAP Fest Lewat Promo Top Up Saldo BRI

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior

Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:30 WIB

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:28 WIB

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:27 WIB

×