Hati-hati, Kelebihan Berat Badan Bisa Memicu Kanker!

Ririn Indriani, Risna Halidi

Jum'at, 06 Oktober 2017 | 09:14 WIB
Hati-hati, Kelebihan Berat Badan Bisa Memicu Kanker!
Ilustrasi perempuan kelebihan berat badan atau obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Meski tingkat kasus kanker baru telah menurun di Amerika Serikat sejak 1990-an, tapi peningkatan kanker pada orang kelebihan berat badan dan obesitas meningkat hingga mencapai 40 persen dari seluruh pengidap kanker di A.S.

Hasil laporan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pada 2014 tercatat, sekitar 630.000 orang Amerika didiagnosis menderita kanker yang berhubungan dengan kelebihan berat badan.

Berdasarkan tinjauan lebih dari 1.000 penelitian, Badan Internasional untuk Penelitian Kanker telah mengidentifikasi 13 jenis kanker yaitu kanker mulut kerongkongan, kolorektal, endometrium, kandung empedu, perut, ginjal, hati, ovarium, pankreas, tiroid dan pascamenopause, serta meningioma dan multiple myeloma.

Analisis baru ini, yang dipublikasikan dalam CDC’s Morbidity and Mortality Weekly Report, meninjau data dari 2005 sampai 2014 tentang tingkat kanker di Amerika Serikat. Selama waktu itu, tingkat kanker yang tidak terkait dengan obesitas menurun sebesar 13 persen.

Tingkat diagnosis kanker kolorektal juga menurun dari 2005 sampai 2014. Namun bagaimanapun, tingkat kanker terkait obesitas lainnya meningkat sebesar 7 persen.

Bobot ekstra kemudian diyakini bisa memicu pertumbuhan kanker dengan berbagai cara. Ini juga meningkatkan peradangan di seluruh tubuh dan mengubah kadar insulin, hormon seks, dan hormon pertumbuhan, yang kesemuanya dapat memicu sel kanker tumbuh dengan cepat dan tidak terkendali.

Sekitar dua pertiga orang yang didiagnosis menderita kanker terkait obesitas pada 2014 berusia antara 50 hingga 74 tahun. Parahnya, tingkat lebih tinggi terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki.

"Sebagian karena kanker payudara, endometrium, ovarium, dan pascamenopause menyumbang 42 persen dari kanker terkait obesitas," tulis para penulis dalam laporannya dilansir Time.

Studi observasional, kata peneliti, juga telah memberikan bukti bahwa kenaikan berat badan seberat 5 kilogram sejak awal masa dewasa dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker terkait kelebihan berat badan dan obesitas.

Namun, mereka menunjukkan bahwa laporan tersebut hanya melacak diagnosis kanker terkait obesitas dan tidak memperkirakan berapa banyak dari kasus-kasus tertentu sebenarnya disebabkan karena kelebihan berat badan atau obesitas.

Sekitar dua pertiga orang dewasa di Amerika Serikat kelebihan berat badan atau obesitas, didefinisikan memiliki indeks massa tubuh paling sedikit 25 atau paling sedikit 30.

Orang-orang ini hampir dua kali lebih mungkin mengembangkan kanker esofagus, perut, hati dan ginjal. Sementara itu kata peneliti, orang gemuk 30 persen lebih mungkin terkena kanker kolorektal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasannya Minum Air Bisa Cegah Obesitas

Ini Alasannya Minum Air Bisa Cegah Obesitas

Health | Sabtu, 24 Januari 2015 | 20:58 WIB

Hati-hati, Obesitas Bisa Pengaruhi Prestasi Belajar Anak

Hati-hati, Obesitas Bisa Pengaruhi Prestasi Belajar Anak

Health | Kamis, 25 September 2014 | 10:25 WIB

Jangan Anggap Remeh Obesitas

Jangan Anggap Remeh Obesitas

Health | Kamis, 17 April 2014 | 19:11 WIB

Terkini

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:51 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:41 WIB

×