alexametrics

Awas! Kebiasaan Ini Bisa Picu Kantung Mata

Chaerunnisa | Firsta Nodia
Awas! Kebiasaan Ini Bisa Picu Kantung Mata
Ilustrasi mata, mata sehat, perawatan sekitar mata. (Shutterstock)

Beberapa kebiasaan tak baik memicu tonjolan berupa kantong mata.

Suara.com - Tampilan wajah yang mulus kerap dirusak kehadiran kantung mata. Padahal, kantung mata atau biasa disebut mata panda membuat wajah terlihat lebih tua, sehingga menurunkan rasa percaya diri seseorang.

Disampaikan dr. Puri Ambar Lestari, SpBP-RE, dari Bamed Plastic Surgery, kantung mata biasanya dipicu kurang beristirahat dan faktor genetik. Alasannya, kata dia, kurang istirahat membuat pembuluh darah menjadi lebih aktif, yang pada gilirannya memicu sel-sel lemak di bawah tulang membesar, namun tempatnya terbatas sehingga memicu tonjolan berupa kantong mata.

"Selain itu kalau mata minus yang tidak pakai kaca mata juga bisa memicu otot-otot lensa mata bekerja lebih keras sehingga mata menjadi mengkerut. Tapi yang paling banyak karena kurang istirahat," ujar dr Puri pada temu media di Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Untuk mengatasinya secara alami, dr Puri menyarankan seseorang rutin mengompres mata selama 30 menit dengan air dingin. Kompresan air dingin membuat pembuluh darah mengecil, sehingga lambat laun kantung mata mengecil.

Baca Juga: Punya Mata Minus yang Tinggi Waspadai Risiko Ini

Dia juga merekomendasikan tindakan operasi plastik, antara lain fat transfer dan filler. Kedua tindakan ini dapat mengatasi kantung mata dengan rentang waktu tertentu.

"Filler dan fat transfer dua-duanya populer, tapi itu pilihan karena prinsipnya sama-sama ngisi. Tapi buat pasien yang nggak punya waktu saya sarankan filler. Karena waktunya sangat cepat, tapi filler ada rentang waktunya. Kalau fat transfer itu tindakan surgery yang perlu recovery," tandasnya.