Korban Bullying Kantor, Hati-hati Kena Diabetes Tipe 2!

Chaerunnisa, Risna Halidi

Rabu, 15 November 2017 | 07:00 WIB
Korban Bullying Kantor, Hati-hati Kena Diabetes Tipe 2!
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Praktik bully atau perundungan banyak terjadi di berbagai tempat, termasuk lokasi kerja seperti kantor. Mereka yang menjadi korban bully telah dikaitkan dengan kenaikan dramatis pada risiko terkena penyakit diabetes.

Sebuah tim peneliti di Denmark melakukan riset mendalam pada sekitar 46 ribu orang pekerja. Mereka menemukan, orang yang di-bully oleh sesama koleganya 46 persen berisiko lebih tinggi terkena penyakit yang mengancam jiwa tersebut.

Ini adalah pertama kalinya sebuah penelitian menghubungkan antara intimidasi dan penyakit diabetes tipe 2. Peneliti menduga, hal ini terkait erat dengan gangguan emosional seperti masalah comfort-eating atau makan untuk mendapatkan rasa nyaman.

"Kemungkinan besar bullying dan kekerasan di tempat kerja dapat menyebabkan perilaku makan comfort eating juga meningkatkan risiko mengalami emosi negatif dan selanjutnya berkontribusi pada penambahan berat badan dan perkembangan diabetes tipe 2," kata Dr Naja Rod, seorang ahli epidemiologi di Universitas Kopenhagen Denmark.

Penelitian dilakukan selama 11 tahun dengan puluhan ribu responden dari tiga negara Eropa. Terhitung sekitar 19.280 laki-laki dan 26.625 perempuan dari Denmark, Swedia dan Finlandia terlibat dalam penelitian tersebut.

Dikatakan, laki-laki lebih rentan terhadap fenomena tersebut daripada perempuan dengan perbandingan 61 persen dan 36 persen.

Kasus diabetes tipe 2 diidentifikasi dengan menggunakan data register kesehatan nasional dari para pekerja yang juga mengalami intimidasi atau kekerasan di tempat kerja.

Bullying di tempat kerja bisa berupa agresi psikologis termasuk mendapatkan kritik yang tidak adil, isolasi dan penghinaan pada hasil pekerjaan.

Dalam hampir tiga perempat kasus yang didokumentasikan penelitian tersebut, intimidasi banyak dilakukan oleh seorang manajer dan 36 persen korban intimidasi memilih meninggalkan pekerjaan untuk menghindari stres.

baca juga

"Studi lebih lanjut tentang tentang penyebab yang mungkin terjadi, misalnya kenaikan berat badan, emosi negatif dan respons stres psikologis, akan membantu memberikan pemahaman tentang mekanisme kausal untuk mengembangkan intervensi biaya (pengobatan) yang efektif," tutup Rod. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gejala Diabetes Melitus dan Bagaimana Penanganannya

Gejala Diabetes Melitus dan Bagaimana Penanganannya

Health | Kamis, 02 November 2017 | 08:30 WIB

Kabar Gembira! Ada Terobosan Baru untuk Sembuhkan Diabetes

Kabar Gembira! Ada Terobosan Baru untuk Sembuhkan Diabetes

Health | Kamis, 26 Oktober 2017 | 07:38 WIB

Di-Bully, Bocah Laki-laki Vegan Ini Meninggal

Di-Bully, Bocah Laki-laki Vegan Ini Meninggal

Health | Minggu, 01 Oktober 2017 | 10:36 WIB

Hati-hati, Pemanis Buatan Justru Bisa Memicu Diabetes

Hati-hati, Pemanis Buatan Justru Bisa Memicu Diabetes

Health | Jum'at, 15 September 2017 | 14:59 WIB

Istri Obesitas, Kok Suami yang Berisiko Diabetes?

Istri Obesitas, Kok Suami yang Berisiko Diabetes?

Health | Rabu, 13 September 2017 | 17:15 WIB

Perempuan dengan Gangguan Hormon Berisiko Tinggi Idap Diabetes?

Perempuan dengan Gangguan Hormon Berisiko Tinggi Idap Diabetes?

Health | Kamis, 31 Agustus 2017 | 15:45 WIB

Bullying Terjadi karena Pembiaran, Kak Seto Minta Lakukan Ini

Bullying Terjadi karena Pembiaran, Kak Seto Minta Lakukan Ini

Health | Senin, 24 Juli 2017 | 18:17 WIB

Terkini

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

×