Keras Kepala Ternyata Bikin Panjang Umur

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Rabu, 13 Desember 2017 | 10:44 WIB
Keras Kepala Ternyata Bikin Panjang Umur
Ilustrasi perempuan keras kepala (Shutterstock)

Suara.com - Ingin hidup lebih lama? Sebuah penelitian baru menemukan, sensitif, keras kepala dan etika kerja yang teliti bisa menjadi kunci menjalani kehidupan yang lebih lama.

Peneliti memeriksa tingkat kesehatan mental dan fisik sekelompok orang Italia berusia antara 90 dan 101 tahun menemukan, ada banyak ciri psikologis umum di antara mereka.

Penelitian yang dipublikasikan di International Psychogeriatrics menyimpulkan, peserta lansia memiliki kesejahteraan mental keseluruhan yang lebih baik daripada anggota keluarga mereka yang lebih muda. Mereka menghubungkan hal ini dengan umur panjang.

Para ilmuwan di University of California San Diego dan Universitas Roma La Sapienza mensurvei 29 peserta yang tinggal di desa-desa terpencil di Italia Selatan. Mereka menilai kesehatan mental dan fisik melalui serangkaian tes dan wawancara.

Untuk tujuan perbandingan, mereka juga melakukan tindakan yang sama terhadap keluarga peserta yang lebih muda, dan diminta untuk menggambarkan kepribadian serta gaya hidup anggota keluarga mereka yang lebih tua.

Selain memiliki pandangan hidup yang cerah, para peneliti menemukan banyak peserta lanjut usia memiliki ciri kepribadian keras kepala, yang mereka klaim dapat bermanfaat secara psikologis. Pasalnya, orang-orang ini cenderung tidak peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain tentangnya.

Tema umum lainnya antara peserta lansia adalah hasrat untuk kehidupan pedesaan.

"Ada sejumlah penelitian terkait orang dewasa yang sangat tua, namun sebagian besar berfokus pada genetika dan bukan kesehatan mental atau kepribadian mereka," kata Dilip V. Jeste, penulis utama studi dan profesor psikiatri dan neurosains di UC San Diego.

"Tema utama yang muncul dari penelitian kami, dan tampaknya merupakan fitur unik terkait dengan kesehatan mental masyarakat pedesaan ini adalah positif, etos kerja, keras kepala dan ikatan yang kuat dengan keluarga, agama dan tanah yang mereka tinggalkan," sambungnya.

baca juga

Jeste dan timnya berniat untuk menindaklanjuti temuan mereka dengan studi longitudinal lebih lanjut yang akan meneliti bagaimana kesehatan biologis para peserta dibandingkan dengan kesehatan fisik dan psikologis mereka. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Keras Kepala Ternyata Calon Orang Sukses

Anak Keras Kepala Ternyata Calon Orang Sukses

Health | Senin, 14 Agustus 2017 | 05:00 WIB

Dua Penyakit Ini Incar Orang yang Kesepian

Dua Penyakit Ini Incar Orang yang Kesepian

Health | Rabu, 20 April 2016 | 15:12 WIB

Anak Suka Bengong? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Anak Suka Bengong? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Senin, 18 April 2016 | 07:55 WIB

Berdamai Dengan Kegagalan di Masa Lalu

Berdamai Dengan Kegagalan di Masa Lalu

Health | Minggu, 27 Juli 2014 | 15:34 WIB

Mengenal Lebih Dekat Sifat Pemalu

Mengenal Lebih Dekat Sifat Pemalu

Lifestyle | Jum'at, 13 Juni 2014 | 09:46 WIB

Terkini

RUU Pemilu Harus Perkuat Peran Perempuan!

RUU Pemilu Harus Perkuat Peran Perempuan!

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali

Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:03 WIB

Sangkar Emas dan Romansa Toxic: Membedah Era Revolusioner dalam Drama Blazing Elegance

Sangkar Emas dan Romansa Toxic: Membedah Era Revolusioner dalam Drama Blazing Elegance

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Membaca Yuk Gaul! Jadi Orang Keren Tanpa Kehilangan Arah

Membaca Yuk Gaul! Jadi Orang Keren Tanpa Kehilangan Arah

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Waspada 'Silent Killer', Begini Cara OMRON Pastikan Akurasi Cek Tensi Mandiri di Rumah

Waspada 'Silent Killer', Begini Cara OMRON Pastikan Akurasi Cek Tensi Mandiri di Rumah

Health | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Saat Desain Harus Bisa Dirasakan: Filosofi di Balik Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch

Saat Desain Harus Bisa Dirasakan: Filosofi di Balik Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:55 WIB

4 Inspirasi OOTD Cha Woo Min dengan Gaya Casual Streetwear yang Kekinian!

4 Inspirasi OOTD Cha Woo Min dengan Gaya Casual Streetwear yang Kekinian!

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut

Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM

Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM

Jatim | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:53 WIB

Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?

Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:51 WIB

×