Awas! Sering DLK Malah Bikin Pekerja Tambah Stres, Kok Bisa?

Ririn Indriani, Risna Halidi

Rabu, 10 Januari 2018 | 16:45 WIB
Awas! Sering DLK Malah Bikin Pekerja Tambah Stres, Kok Bisa?
Ilustrasi pekerja sedang dinas luar kota (DLK). (Suara.com)

Suara.com - Sejumlah penelitian secara gamblang menunjukkan bahwa masalah kesehatan bukan hanya muncul karena gaya hidup yang tak baik, tetapi juga karena pekerjaan.

Meski stres dan tekanan karena pekerjaan adalah kejadian biasa, tapi stres juga bisa berdampak pada kesehatan mental seseorang.

Sebuah studi terbaru yang memfokuskan penelitian pada perjalanan yang berhubungan dengan pekerjaan atau biasa dikenal DLK (Dinas Luar Kota), ternyata juga dapat mengakibatkan stres, kecemasan, depresi, kecenderungan merokok, tidak beraktivitas dan sulit tidur.

Untuk penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Occupational and Environmental Medicine, tim riset meneliti catatan kesehatan dari 18.328 karyawan yang menjalani penilaian kesehatan pada 2015.

Hasilnya menunjukkan bahwa kecemasan pada tingkat ringan hingga parah atau bahkan gejala depresi sering terjadi pada populasi karyawan yang kerap melakukan DLK.

Untuk itu, peneliti mengimbau agar atasan dan karyawan perlu mempertimbangkan pendekatan baru untuk memperbaiki kesehatan pekerja selama perjalanan bisnis seperti memberikan imunisasi dan layanan evakuasi medis.

"Meskipun perjalanan bisnis dapat dilihat sebagai keuntungan dan dapat menyebabkan kemajuan pekerjaan, ada literatur yang berkembang yang menunjukkan bahwa perjalanan bisnis yang terlalu sering, dikaitkan dengan risiko penyakit kronis yang terkait dengan faktor gaya hidup," kata Andrew Rundle, Associate Professor di Universitas Columbia dilansir Zeenews.

Temuan menunjukkan bahwa perilaku buruk dan masalah kesehatan mental akan meningkat secara signifikan seiring dengan jumlah malam yang dilalui jauh dari rumah karena alasan perjalanan bisnis.

"Bidang kedokteran perlu fokus lebih luas saat ini daripada risiko penyakit menular, risiko penyakit kardiovaskular, kekerasan dan cedera untuk lebih banyak fokus pada konsekuensi perilaku dan kesehatan mental dari perjalanan bisnis," tambah Rundle.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa perjalanan bisnis yang terlalu sering dikaitkan dengan indeks massa tubuh yang lebih tinggi, risiko obesitas, dan tekanan darah tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bertubuh Kurus Belum Tentu Sehat, Ini Faktanya!

Bertubuh Kurus Belum Tentu Sehat, Ini Faktanya!

Health | Senin, 08 Januari 2018 | 16:27 WIB

Stres? Coba Cium Bau Pasangan Anda

Stres? Coba Cium Bau Pasangan Anda

Lifestyle | Sabtu, 06 Januari 2018 | 09:53 WIB

Permen 'Bohlam' yang Viral Ini Ternyata Bisa Berbahaya!

Permen 'Bohlam' yang Viral Ini Ternyata Bisa Berbahaya!

Lifestyle | Rabu, 03 Januari 2018 | 19:15 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB