Suka Simpan Struk Belanja di Dompet? Awas, Bahaya Ini Mengintai!

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Kamis, 18 Januari 2018 | 11:15 WIB
Suka Simpan Struk Belanja di Dompet? Awas, Bahaya Ini Mengintai!
Hati-hati, struk belanja ternyata mengandung bahan kimia yang bisa membahayakan kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Struk belanja cukup akrab di tangan kita, terutama yang sering belanja di supermarket atau swalayan, atau toko-toko yang memakai fasilitas tersebut. Beberapa orang bahkan memiliki kebiasaan menyimpan struk belanjaan di dompetnya.

Namun, tahukah Anda bahwa dilansir dari laman Nypost.com, struk belanjaan positif mengandung bahan kimia yang berefek negatif bagi hormon, metabolisme dan fungsi tubuh lainnya.

Temuan ini didapat setelah Pusat Ekologi di Michigan menganalisis 207 struk belanjaan dan 93 persen di antaranya positif mengandung BPA dan BPS yang selama ini dikaitkan dengan gangguan reproduksi, obesitas dan autisme.

BPA atau bisfenol A, dan BPS atau bisfenol S adalah bahan kimia yang digunakan untuk penguat warna pada kertas termal struk. Bahan kimia ini tidak hanya digunakan dalam struk belanja, tapi juga dalam plastik dan lapisan wadah makanan dan minuman.

Penelitian telah menghubungkan bahan kimia tersebut dengan berbagai efek negatif terhadap kesehatan, BPA dapat meniru estrogen saat masuk ke tubuh manusia. Begitu juga dengan BPS.

Berbagai penelitian telah menemukan kaitan paparan BPS dengan diabetes, asma dan kanker.

Sejak dipublikasikannya temuan ini, beberapa gerai tampaknya mulai mengambil langkah untuk mengganti bahan struknya. Gerai Best Buy misalnya menggunakan bahan struk yang bebas BPA dan BPS untuk mencegah risiko kesehatan yang mengintai pembelinya.

Lalu, bagaimana BPA dan BPS dalam struk belanja bisa masuk ke tubuh? Ternyata kedua kandungan ini bisa dengan mudah diserap kulit jika Anda memiliki jari lembab atau baru saja menggunakan lotion.

Jika Anda tidak mencuci tangan sebelum makan usai menyentuh kertas struk belanjaan maka bahan kimia itu juga bisa masuk ke dalam tubuh. Namun tentu saja pegawai kasir merupakan kelompok yang paling berisiko terpapar kedua kandungan ini.

Penelitian menunjukkan bahwa seorang pegawai kasir secara tidak sengaja akan mengonsumsi antara 300 - 5.000 nanogram BPA dan BPs per kilogram berat badan per hari. Padahal batas aman yang ditentukan BPOM Amerika adalah sebesar 4.000 ng/kg-bw/hari.

Jadi, pastikan Anda tidak mengumpulkan struk belanja di dompet dan segera mencuci tangan setelah setiap kali beraktivas untuk mengurangi paparan kedua bahan berbahaya ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hobi Berselancar di Laut, Awas Diincar Risiko Kesehatan Ini!

Hobi Berselancar di Laut, Awas Diincar Risiko Kesehatan Ini!

Health | Rabu, 17 Januari 2018 | 10:17 WIB

Flu Ternyata Bisa Bikin Nyawa Melayang, Ini Buktinya

Flu Ternyata Bisa Bikin Nyawa Melayang, Ini Buktinya

Health | Sabtu, 13 Januari 2018 | 07:00 WIB

Awas! Sering DLK Malah Bikin Pekerja Tambah Stres, Kok Bisa?

Awas! Sering DLK Malah Bikin Pekerja Tambah Stres, Kok Bisa?

Health | Rabu, 10 Januari 2018 | 16:45 WIB

Terkini

Prabowo Minta Segera Tuntaskan IEU-CEPA

Prabowo Minta Segera Tuntaskan IEU-CEPA

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:14 WIB

Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang

Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 18:13 WIB

Pemkot Kendari Resmi Larang Pengecer Jual BBM Subsidi

Pemkot Kendari Resmi Larang Pengecer Jual BBM Subsidi

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 18:13 WIB

Menkeu Suahasil Mau Bersih-bersih Bea Cukai, Minta Integritas hingga Tak Persulit Impor

Menkeu Suahasil Mau Bersih-bersih Bea Cukai, Minta Integritas hingga Tak Persulit Impor

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:10 WIB

Kunjungi AMPI Sumut, Zigo Rolanda Siap Bawa Semangat Baru Maju Caketum DPP

Kunjungi AMPI Sumut, Zigo Rolanda Siap Bawa Semangat Baru Maju Caketum DPP

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 18:10 WIB

Strategi Gaikindo Dongkrak Penjualan Mobil Akhir Tahun Lewat GAW 2026

Strategi Gaikindo Dongkrak Penjualan Mobil Akhir Tahun Lewat GAW 2026

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 18:10 WIB

Diary of a Bee: Mengintip Kehidupan Lebah dari Sudut Pandang Matilda

Diary of a Bee: Mengintip Kehidupan Lebah dari Sudut Pandang Matilda

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:06 WIB

Koper Preloved Tak Berakhir di Gudang, Bisa Disulap Jadi Bagian dari Ruang Kelas

Koper Preloved Tak Berakhir di Gudang, Bisa Disulap Jadi Bagian dari Ruang Kelas

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:04 WIB

Apa Saja Oli Alternatif untuk Yamaha Nmax Selain Yamalube? Bisa Dipakai di Aerox dan Lexi 155

Apa Saja Oli Alternatif untuk Yamaha Nmax Selain Yamalube? Bisa Dipakai di Aerox dan Lexi 155

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 18:03 WIB

Indonesia Tahan Tanda Tangan ASEAN Power Grid, Bahlil: Belum Win-Win

Indonesia Tahan Tanda Tangan ASEAN Power Grid, Bahlil: Belum Win-Win

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:00 WIB

×