Bio Farma Kembangkan Obat Kanker Payudara Pengganti Kemoterapi

Vania Rossa

Kamis, 08 Februari 2018 | 17:49 WIB
Bio Farma Kembangkan Obat Kanker Payudara Pengganti Kemoterapi

Suara.com - PT Bio Farma (Persero) saat ini tengah mengembangkan obat kanker payudara yang diklaim efektif membunuh sel kanker secara spesifik. Seperti kita tahu, pengobatan kanker payudara umumnya berupa kemoterapi yang memang dapat membunuh sel kanker secara radikal namun membuat sel normal ikut terbunuh.

Disampaikan dr. Neni Nurainy dari Research and Development Divison Biofarma, obat kanker payudara yang tengah dikembangkan tersebut merupakan biosimilar dari obat paten yang sebelumnya telah ada dengan nama trastuzumab.

Produk biosimilar trastuzumab ini, tambah Neni, merupakan monoklonan antibodi yang dapat menargetkan sel kanker untuk dibunuh oleh antibodi yang ada pada diri pasien.

"Biosimilar persis dengan originator tapi ada clinical trial yang bisa kita lewati, jadi efektivitasnya sama. Biofarma melihat kebutuhan yang paling tinggi trastuzumab karena sangat mahal, di samping itu kasus kanker payudara sangat tinggi di Indonesia," ujar Neni pada Media Workshop yang dihelat Biofarma di Cirebon, Rabu (7/2/2018).

Bio Farma kembangkan obat kanker payudara. (suara.com/Firsta Nodia)

Bio Farma, kata Neni memanfaatkan hak paten yang akan habis pada 2019 mendatang dari produsen pertama produk biosimilar tersebut. Neni mengklaim harga biosimilar trastuzumab yang akan diproduksi Bio Farma bisa dijual dengan harga 50 persen sampai 70 persen lebih murah dari harga yang ada sekarang.

"Kalau yang sekarang satu vial itu sekitar Rp21 juta. Satu kali pengobatan bisa Rp150-200 juta. Nanti yang diproduksi Bio Farma bisa 50-70 persen lebih murah," tambah dia.

Harga jual yang lebih murah ini, kata Neni, bisa diperoleh karena Bio Farma tak perlu mengeluarkan biaya penelitian awal untuk menguji efikasi obat seperti yang dilakukan produsen pertama. Rencananya Bio Farma baru akan meluncurkan terapi terkini kanker payudara ini pada 2022 mendatang.

"Proses pembuatan obat kanker payudara ini butuh waktu hingga sekitar 2022 atau 2023 untuk bisa kita launching," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Keliru, Ini Beda Benjolan Mengarah Kanker atau Bukan

Jangan Keliru, Ini Beda Benjolan Mengarah Kanker atau Bukan

Health | Senin, 05 Februari 2018 | 16:37 WIB

Punya Payudara Kecil Ternyata Ada Manfaatnya

Punya Payudara Kecil Ternyata Ada Manfaatnya

Health | Senin, 05 Februari 2018 | 16:00 WIB

Cerita Megawati yang Lulus S2 dari Mengidap Kanker

Cerita Megawati yang Lulus S2 dari Mengidap Kanker

Health | Senin, 05 Februari 2018 | 09:26 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×