Menakar Kesembuhan Sir Alex Ferguson Pascaoperasi Perdarahan Otak

Ririn Indriani

Selasa, 08 Mei 2018 | 16:53 WIB
Menakar Kesembuhan Sir Alex Ferguson Pascaoperasi Perdarahan Otak
Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson (AFP/JACK TAYLOR)

Suara.com - Manager legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson baru saja menjalani operasi perdarahan otak, pada Sabtu (5/5/2018) waktu Inggris.

Lelaki berusia 76 tahun itu saat ini sedang dalam masa pemulihan pascaoperasi darurat yang dilakukan di Rumah Sakit distrik Macclesfield. Dalam sebuah pernyataan, klub mengatakan bahwa prosedur operasinya berjalan dengan sangat baik, tetapi Sir Alex membutuhkan waktu untuk perawatan intensif guna mengoptimalkan kesembuhannya.

Seperti diketahui, Sir Alex meninggalkan Old Trafford pada tahun 2013 setelah 26 tahun berkarier di Man. United, dan itu membuatnya menjadi manajer terlama di klub. Selama mengasuh The Red Deevils, ia telah memenangkan 13 gelar Premier League, dua Piala Eropa, dan lima Piala FA.

Lantas, bagaimana kondisi Ferguson pasca-operasi? Dikutip dari The Independent, Luke Griggs selaku juru bicara lembaga amal cedera otak Inggris Headway menyatakan, prospek pemulihan pasien bisa bervariasi, sangat tergantung oleh berbagai faktor, termasuk di mana titik letak terjadinya pendarahan dan ukurannya.

"Setiap cedera otak itu unik, begitu pula dengan pemulihan masing-masing individu," ungkap Mr Griggs.

Banyak pasien akan selamat dari perdarahan di otak, tetapi pemulihan bisa memakan waktu berbulan-bulan. Dalam beberapa kasus, rehabilitasi ekstensif diperlukan untuk mendapatkan kembali fungsi, termasuk terapi bicara dan terapi fisik.

Beberapa orang bahkan bisa mengalami kondisi lemah dalam jangka waktu panjang, kejang, sakit kepala, atau mengalami masalah ingatan.

Sejak berita tentang kondisi Sir Alex terjadi, ungkapan simpati telah membanjiri dunia sepakbola. Griggs pun memiliki harapan tersendiri untuk kesembuhan Ferguson.

"Saya berharap dia berada di tangan yang tepat dan saya berharap operasinya sukses, sehingga dia bisa pulih total," tambahnya.

baca juga

Sementara itu, Griggs juga menjekaskan tentang pendaharan otak yang dialami Ferguson. Sederhananya, itu adalah perdarahan di dalam atau di sekitar otak, yang menyebabkan pembengkakan, dan darah menggumpal membentuk massa yang dikenal sebagai hematoma. Hal itu dapat meningkatkan tekanan pada otak dan mengurangi aliran darah penting serta membunuh sel otak.

Orang yang mengalami kondisi ini kadang-kadang akan mengalami gejala yang mirip dengan stroke, dengan kelemahan pada satu sisi tubuh atau mengalami mati rasa. Kadang-kadang pasien akan mengalami sakit kepala parah atau kesulitan berbicara atau melihat.

Gejala perdarahan otak dapat berupa sakit kepala secara tiba-tiba yang begitu menyiksa. Sering kali digambarkan seperti kepala yang dipukul tiba-tiba, leher menjadi kaku, kurangnya kepekaan terhadap cahaya, dan pengelihatan kabur, hingga hilang kesadaran, dan kejang.

Ada sejumlah alasan mengapa pendarahan otak dapat terjadi. Menurut NHS, biasanya tidak ada tanda peringatan tertentu yang menunjukkan perdarahan subarachnoid akan terjadi, tetapi bisa disebabkan oleh ketegangan fisik.

Luke Griggs, mengatakan kondisi kadang-kadang dapat terjadi secara spontan sebagai akibat dari aneurisma yang pecah, atau dikenal sebagai stroke haemorrhagic.

"Perdarahan juga bisa diakibatkan oleh pukulan ke kepala, dengan keparahan yang signifikan. Tetapi kadang-kadang bisa terjadi setelah cedera kepala yang tampaknya ringan," jelasnya. (Vessy Frizona)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kondisi Terkini Sir Alex Ferguson Usai Jalani Operasi

Ini Kondisi Terkini Sir Alex Ferguson Usai Jalani Operasi

Bola | Selasa, 08 Mei 2018 | 12:59 WIB

Dukungan Moril Jurgen Klopp untuk Sir Alex Ferguson

Dukungan Moril Jurgen Klopp untuk Sir Alex Ferguson

Bola | Selasa, 08 Mei 2018 | 08:12 WIB

Ferguson Terbaring di Rumah Sakit, Doa Banjiri Medsos

Ferguson Terbaring di Rumah Sakit, Doa Banjiri Medsos

Bola | Minggu, 06 Mei 2018 | 17:11 WIB

Terkini

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama

Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:20 WIB

×