Empat Jenis Depresi Paling Umum yang Perlu Anda Tahu

Ririn Indriani, Risna Halidi

Senin, 11 Juni 2018 | 15:13 WIB
Empat Jenis Depresi Paling Umum yang Perlu Anda Tahu
Ilustrasi perempuan depresi. (Shutterstock)

Suara.com - Jika Anda mengalami perubahan suasana hati atau perilaku berbeda dan berlangsung selama lebih dari beberapa minggu, maka ada baiknya untuk membicarakan hal tersebut ke dokter, karena bisa jadi  tanda depresi.

Dilansir dari Journal Health Harvard, seorang psikiatri dari Harvard Medical School, Dr. Nancy Donovan mengatakan bahwa gejala depresi dapat terjadi pada orang dewasa karena beberapa alasan.

Pada umumnya, depresi itu sendiri, kata dia, sangat sulit dibedakan,  tapi ada empat jenis depresi yang paling umum menimpa semua orang. Empat depresi itu adalah depresi mayor, gangguan depresi persisten, bipolar dan gangguan afektif musiman atau SAD.

1. Depresi Mayor
Tipe depresi ini dapat dikatakan sebagai depresi berat, karena seseorang mengalami suasana hati yang sangat gelap dan membuatnya kehilangan gairah untuk melakukan aktivitas seperti biasa.

Selain itu orang dengan depresi mayor akan kesulitan untuk tidur, terjadi perubahan nafsu makan yang mempengaruhi berat badan, kehilangan energi, dan merasa tidak berharga.

Saat gejala melanda, pikiran tentang kematian atau bunuh diri bisa saja muncul. Kondisi ini biasanya diobati dengan psikoterapi dan obat-obatan.

2. Gangguan Depresi Persisten
Gangguan depresi persisten sebelumnya disebut dysthymia adalah jenis depresi yang mengacu pada suasana hati yang rendah dan telah berlangsung setidaknya selama dua tahun.

Banyak orang dengan tipe depresi seperti ini dapat menjalani hari seperti biasa, tetapi merasa rendah atau gembira sepanjang waktu. Gejala depresi lainnya mungkin termasuk nafsu makan dan perubahan tidur, energi menjadi sangat rendah, harga diri rendah, atau munculnya rasa keputusasaan.

3. Gangguan Bipolar
Orang dengan gangguan bipolar atau yang dulu dikenal sebagai penyakit manik-depresif memiliki tingkat depresi yang tidak terduga.

Gejala bipolar sangat berbeda dari gejala depresi lainnya, karena gangguan bipolar dapat membuat seseorang memiliki gagasan yang muluk-muluk, harga diri tinggi yang tidak realistis, penurunan kebutuhan untuk tidur, pikiran dan aktivitas pada kecepatan yang lebih tinggi, dan pengambilan risiko yang berlebihan.

Lalu, orang dengan gangguan bipolar akan merasa hebat tetapi hal itu tidak bertahan lama, sehingga kondisi ini dapat menyebabkan perilaku merusak diri dan biasanya diikuti oleh rasa stress.

Obat untuk gangguan bipolar berbeda dari yang diberikan untuk jenis depresi lainnya, tetapi bisa sangat efektif untuk menstabilkan suasana hati seseorang.

4. Gangguan afektif musiman (SAD)
Perubahan suasana hati dapat terjadi akibat perubahan ritme harian alami tubuh.

Perawatan utama kondisi ini adalah terapi cahaya, yang melibatkan sesi duduk dekat dengan sumber cahaya yang sangat intens setiap hari. Perawatan biasa untuk depresi, seperti psikoterapi dan pengobatan mungkin juga akan efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Risiko Bunuh Diri Akibat Depresi Bisa Dicegah dengan Cara Ini

Risiko Bunuh Diri Akibat Depresi Bisa Dicegah dengan Cara Ini

Health | Senin, 11 Juni 2018 | 15:00 WIB

Marak Kasus Bunuh Diri, Inikah Penyebabnya?

Marak Kasus Bunuh Diri, Inikah Penyebabnya?

Health | Senin, 11 Juni 2018 | 12:55 WIB

Depresi Jadi Penyebab Kematian Kate Spade

Depresi Jadi Penyebab Kematian Kate Spade

Health | Rabu, 06 Juni 2018 | 14:34 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×