Minum Teh Panas Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan?

Ririn Indriani

Senin, 02 Juli 2018 | 16:36 WIB
Minum Teh Panas Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan?
Teh panas. [shutterstock]

Suara.com - Penelitian terkini yang diterbitkan pada jurnal Annals of Internal Medicine tersebut, Jun Lv dan para ahli lainnya mengungkapkan bahwa minum teh panas dapat meningkatkan risiko kanker esofagus atau kanker kerongkongan.

Penelitian tersebut melibatkan 450.000 orang di Tiongkok selama 9 tahun untuk membuktikan hubungan antara minum teh panas, minum alkohol, dan risiko kanker yang lebih tinggi. Setelah 9 tahun, para peneliti menemukan bahwa terdapat 1.731 kasus kanker kerongkongan, 1.106 di antaranya adalah pria dan 625 orang wanita.

Setelah ditelusuri, risiko kanker tenggorokan meningkat lima kali lebih tinggi pada orang yang suka minum teh panas disertai dengan kebiasaan minum 15 gram alkohol. Bahkan, risiko tersebut dapat terus naik hingga dua kali lipat pada mereka yang juga memiliki kebiasan merokok.

Memang benar bahwa hasil tersebut tidak menunjukkan adanya kemungkinan kanker kerongkongan pada peserta yang hanya minum teh panas setiap hari. Walau begitu, para ahli mengungkapkan bahwa minum teh panas dapat melukai lapisan mukosa esofagus. Lama-lama, hal ini dapat memicu karsinogenesis atau perubahan sel normal menjadi sel kanker.

The International Agency for Research on Cancer baru-baru ini mengungkapkan bahwa minuman yang bersuhu 65 derajat Celcius memiliki potensi karsinogenik pada tubuh manusia. Kabar baiknya, rata-rata masyarakat terbiasa minum teh panas di bawah suhu tersebut sehingga cenderung lebih aman.

Lantas, bagaimana cara minum teh panas yang benar dan aman? Simak penjelasan yang dihimpun Hello Sehat.

Minum teh panas memang dapat melegakan tenggorokan lebih cepat daripada saat Anda minum teh hangat. Namun ingat, perlahan tapi pasti, suhu teh yang terlalu panas dapat menyebabkan peradangan pada lapisan esofagus dan memicu pertumbuhan sel kanker di kerongkongan.

Untuk mengatasinya, sebaiknya tunggulah beberapa saat sampai teh panas berubah menjadi sedikit lebih hangat. Buatlah teh panas beberapa menit sebelum jadwal minum teh Anda, lalu barulah Anda bisa minum teh yang suhunya lebih hangat dan aman untuk tenggorokan Anda.

Selain itu, hindari kebiasaan merokok dan minum alkohol yang dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan lebih cepat. Dengan menerapkan pola hidup sehat, tubuh akan terlindungi dari berbagai penyakit sekaligus meraup manfaat menakjubkan dalam sajian secangkir teh.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspadai, Asap BBQ Bisa Undang Kanker

Waspadai, Asap BBQ Bisa Undang Kanker

Health | Minggu, 01 Juli 2018 | 20:00 WIB

Pramugari Ternyata Lebih Berisiko Terkena Kanker, Kok Bisa?

Pramugari Ternyata Lebih Berisiko Terkena Kanker, Kok Bisa?

Health | Kamis, 28 Juni 2018 | 10:45 WIB

Mengejutkan! Baking Soda Bisa Hambat Sel Kanker

Mengejutkan! Baking Soda Bisa Hambat Sel Kanker

Health | Rabu, 27 Juni 2018 | 20:05 WIB

Terkini

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:53 WIB

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?

Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Hari Pramuka 2026 Peringatan yang ke Berapa? Ini Tema dan Link Download Logo Resminya

Hari Pramuka 2026 Peringatan yang ke Berapa? Ini Tema dan Link Download Logo Resminya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:18 WIB

×