Pramugari Ternyata Lebih Berisiko Terkena Kanker, Kok Bisa?

Ririn Indriani

Kamis, 28 Juni 2018 | 10:45 WIB
Pramugari Ternyata Lebih Berisiko Terkena Kanker, Kok Bisa?
Ilustrasi pramugari. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi terkini menyebut bahwa kru penerbangan seperti pramugari lebih berisiko terkena kanker dibandingkan orang dengan profesi lainnya.

Jenis kanker yang berisiko diderita pramugari meliputi kanker payudara, kanker serviks, kanker kulit, kanker tiroid hingga kanker di saluran cerna.

Peneliti utama dari Harvard University, Irina Mordukhovich mengatakan, pramugari lebih mungkin terpapar zat yang bersifat karsinogenik dalam lingkungan kerja mereka. Salah satu karsinogen tersebut adalah radiasi pengion kosmik, yang meningkat pada ketinggian tertentu.

"Jenis radiasi ini sangat merusak DNA dan dikenal sebagai penyebab kanker payudara dan kanker kulit nonmelanoma," kata dia dilansir Foxnews.

Untuk mendapatkan temuan ini, para peneliti menganalisia data lebih dari 5.300 pramugari dari berbagai maskapai penerbangan yang menyelesaikan survei online sebagai bagian dari Harvard Flight Attendant Health Study. Analisis ini juga melihat kasus kanker pada pramugari dibandingkan dengan sekelompok orang dengan profesi lain.

Para peneliti menemukan bahwa pada pramugari risiko terkena kanker payudara meningkat sekitar 50 persen lebih tinggi daripada perempuan dari populasi umum. Selain itu, risiko mengidap kanker melanoma juga meningkat dua kali lebih tinggi sedangkan risiko kanker kulit nonmelanoma meningkat empat kali lebih tinggi.

Begitu juga dengan pramugara, sebutan pramugari untuk laki-laki, juga berisiko 50 persen lebih tinggi mengidap kanker melanoma dan 10 persen lebih tinggi mengidap kanker kulit non melanoma.

Selain itu, beberapa penelitian juga mengaitkan faktor gangguan irama sirkadian, seperti jet lag, mungkin juga memengaruhi peningkatan risiko kanker. Gangguan ini, kata Irina, dapat menyebabkan perubahan fungsi kekebalan dan metabolisme sel, yang dapat meningkatkan risiko pertumbuhan tumor.

Zat kimia lainnya yang ditemukan di kabin akibat kebocoran mesin seperti pestisida dan retardan api juga mengandung senyawa karsinogenik yang dapat mengganggu kinerja hormon dan meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.

baca juga

Namun pramugari bukanlah satu-satunya kelompok yang berisiko mengidap kanker akibat jam terbang yang tinggi. Pilot dan penumpang yang kerap bepergian dengan pesawat juga memiliki risiko yang sama.

Untuk pilot, Irina mengatakan bahwa risiko yang umum terjadi antara lain kanker kulit dan prostat. Begitu juga dengan para penumpang yang sering menggunakan pesawat.

Demi mencegah kanker kulit selama bepergian dengan pesawat, Irina mengimbau pada penumpang dan kru kabin baik pilot maupun pramugari untuk menggunakan tabir surya. Penggunaan krim pelindung sinar UV ini cukup efektif menurunkan risiko kanker kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengejutkan! Baking Soda Bisa Hambat Sel Kanker

Mengejutkan! Baking Soda Bisa Hambat Sel Kanker

Health | Rabu, 27 Juni 2018 | 20:05 WIB

Hati-hati, Bedak Talek Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Hati-hati, Bedak Talek Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Health | Senin, 25 Juni 2018 | 16:19 WIB

Waspada, Kanker Payudara Incar Perempuan Kurus!

Waspada, Kanker Payudara Incar Perempuan Kurus!

Health | Sabtu, 23 Juni 2018 | 20:15 WIB

Terkini

Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026

Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu

Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya

Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:51 WIB

BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab

BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer

Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:38 WIB

Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo

Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

×