Ayah Juga Bisa Depresi Pascamelahirkan, Perhatikan Gejalanya

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Rabu, 25 Juli 2018 | 11:42 WIB
Ayah Juga Bisa Depresi Pascamelahirkan, Perhatikan Gejalanya
Ilustrasi keluarga baru dan pascamelahirkan. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian menunjukkan bahwa 1 dari 5 ibu baru, menderita depresi berat atau kecemasan setelah mereka melahirkan. Beberapa penelitian juga mengungkap bahwa semakin banyak para ayah yang juga mengalami depresi pascamelahirkan. Bahkan, ini berdampak pada 10 persen ayah baru dan 25 persen lainnya selama tahun pertama kehidupan bayi mereka.

Anda juga harus tahu bahwa angka-angka ini berlipat ganda ketika masing-masing pasangan juga mengalami depresi pascamelahirkan. Sayangnya, kondisi ini tidak dibarengi dengan pemahaman terkait dengan depresi pascamelahirkan untuk para ayah. Apalagi, tidak ada kriteria diagnostik umum untuk paternal depresi pascamelahirkan untuk mereka.

Ya, definisi diagnostik yang paling banyak digunakan adalah definisi yang mengidentifikasi depresi pascamelahirkan pada ibu. Mengenai penyebabnya terjadi pada ayah pun, tidak ada jawaban tunggal yang pasti.

Biasanya, depresi pascamelahirkan dipicu pengalaman emosional, stres dan tidak nyaman ketika memiliki seorang bayi. Ini membuat tekanan pada peran ayah semakin meningkat, termasuk tanggung jawab keuangan, perubahan gaya hidup, sulitnya tidur dan peningkatan beban kerja di rumah yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kesejahteraan mental ayah baru untuk sebagian besar.

Lantas, gejala apa yang harus Anda sadari? Setiap ayah mengalami depresi pascamelahirkan secara berbeda. Kadang-kadang mungkin ada gejala umum di antara Anda dan pasangan yang sedang mengalami depresi pascamelahirkan.

Karenanya, Anda harus menyadari gejala tersebut dan mencoba menciptakan hubungan di mana Anda berdua saling membantu keluar dari perasaan-perasaan yang membuat perasaan tak nyaman. Berikut adalah beberapa gejala khas depresi pascamelahirkan.

1. Merasa sangat rendah atau putus asa tentang hidup.
2. Merasa lelah dan kadang-kadang bahkan mati rasa.
3. Merasa tidak cukup atau tidak mampu menjadi seseorang yang baik bagi bayi mereka.
4. Merasa bersalah karena tidak mencintai bayi itu.
5. Cukup mudah marah, membuat rasa bersalah menjadi lebih buruk.
6. Memiliki pemikiran irasional yang sering membuat penderitanya kehilangan nafsu makan atau merasa lapar sepanjang waktu, tetapi tidak bisa makan.
7. Tidur tidak teratur.
8. Menjadi bermusuhan atau tidak peduli pada pasangan atau bayi.
9. Kecemasan, sering memikirkan hal-hal yang biasanya tidak akan mengganggu.
10. Mengalami gejala fisik, seperti sakit kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Astaga, Suka Donat Pertanda Depresi?

Astaga, Suka Donat Pertanda Depresi?

Health | Kamis, 12 Juli 2018 | 14:45 WIB

Diperkosa Pacar dan Temannya, Siswi SMK Meninggal Dunia

Diperkosa Pacar dan Temannya, Siswi SMK Meninggal Dunia

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 06:15 WIB

Ternyata, Wujud Depresi Tak Selalu Murung atau Menangis

Ternyata, Wujud Depresi Tak Selalu Murung atau Menangis

Health | Kamis, 05 Juli 2018 | 07:45 WIB

Rajin Bangun Pagi, Risiko Depresi Pada Perempuan Menurun

Rajin Bangun Pagi, Risiko Depresi Pada Perempuan Menurun

Health | Kamis, 21 Juni 2018 | 10:00 WIB

Generasi Milenial Cenderung Depresi Saat Kesepian

Generasi Milenial Cenderung Depresi Saat Kesepian

Health | Rabu, 25 April 2018 | 08:58 WIB

Ayah Baru Juga Bisa Depresi Pascamelahirkan?

Ayah Baru Juga Bisa Depresi Pascamelahirkan?

Health | Minggu, 22 April 2018 | 18:14 WIB

Terkini

Tayang 2 Desember, Enam Aturan Mengerikan Warnai Misi The Great Escape

Tayang 2 Desember, Enam Aturan Mengerikan Warnai Misi The Great Escape

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:00 WIB

Suara Silmy Karim Bergetar Saat Bacakan Nota Perlawanan, Teringat Anak dan Keluarga

Suara Silmy Karim Bergetar Saat Bacakan Nota Perlawanan, Teringat Anak dan Keluarga

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:55 WIB

Bukan Hanya Kumpul Biasa, Saatnya Klub Buku Memiliki Kekuatan Politik Baru

Bukan Hanya Kumpul Biasa, Saatnya Klub Buku Memiliki Kekuatan Politik Baru

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:55 WIB

Masa Tunggu Haji Capai 5,8 Juta Orang, Apakah Uang Jemaah Cuma Diam di Rekening?

Masa Tunggu Haji Capai 5,8 Juta Orang, Apakah Uang Jemaah Cuma Diam di Rekening?

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:54 WIB

Profil Hakim Christina Endarwati di Sidang Roy Suryo Cs: Minta Jokowi Jawab Tegas

Profil Hakim Christina Endarwati di Sidang Roy Suryo Cs: Minta Jokowi Jawab Tegas

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:49 WIB

SETARA: Kasus Penyadapan Prabowo Ancaman Serius Penyalahgunaan Kekuasaan

SETARA: Kasus Penyadapan Prabowo Ancaman Serius Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:49 WIB

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:45 WIB

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:40 WIB

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:39 WIB

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 17:37 WIB

×