Terlalu Lama Beri ASI Bisa Buat Bayi Gagal Tumbuh

Ade Indra Kusuma

Rabu, 15 Agustus 2018 | 19:52 WIB
Terlalu Lama Beri ASI Bisa Buat Bayi Gagal Tumbuh

Suara.com - Salah satu gangguan tumbuh kembang anak yang cukup memprihatinkan adalah kondisi di mana anak tidak dapat menerima, mempertahankan, atau memanfaatkan kalori untuk bertambah berat tubuhnya seperti yang diharapkan. Gagal tumbuh atau Failure to thrive (FTT) adalah suatu penyebab weight faltering maupun stunting pemberian MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang belum tepat pada waktunya.

ASI (air susu ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi. Namun bila ASI eksklusif tidak lagi mencukupi, bayi harus mendapatkan asupan MPASI. Banyak bunda yang bingung kapan waktu yang tepat untuk beri asupan MPASI?

Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif, Sp.A(K), Konsultan Nutrisi Metabolik Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM menjelaskan, bahwa pada usia 6-8 bulan MPASI hanya 30 persen, 70 persen sisanya adalah ASI. Pada usia ini ASI masih cukup ekslusif. Sementara usia 9-11 bulan, 50 persen MPASI, dan 50 persen ASI. Usia yang paling penting ketika usia 12-24 bulan bulan atau di atas usia satu tahun, yaitu 70 persen MPASI dan 30 persem ASI.

“Jadi ASI pada usia di atas satu tahun sudah tidak penting lagi, karena pada usia di atas satu tahun, balita sudah harus mulai makan padat. Jika ASI eksklusif terus dilakukan hingga usia di atas satu tahun, maka akan berakibat gagal tumbuh atau failure to thrive,” ungkapnya dalam diskusi yang diselenggarakan Forum Ngobras, di Jakarta, belum lama ini.

Sumber protein hewani terbaik yakni telur, susu, ikan, ayam, dan terakhir daging merah. Bila tidak memungkinkan MPASI rumahan, WHO memperbolehkan MPASI yang sesuai dengan Codex. Produk dengan izin edar BPOM pasti sudah mengikuti Codex.

“Bila usia anak kurang dari 4 bulan, belum boleh mendapat makanan. Caranya adalah donor ASI yang aman, atau susu formula dengan standar CODEX dari WHO,” terangnya.

Pada balita usia di atas 4 bulan, harus dilihat kondisinya, apakah sudah menunjukkan tanda-tanda siap makan. Yakni kepala sudah tegak, lidah tidak menjulur-julur lagi. Bila kepala belum tegak, belum bisa diberi makanan padat karena bisa tersedak.

Bagaimana dengan sayur dan buah? Sayur bukan asupan utama, Sayur untuk pelengkap dan buah untuk snack. Sayur bisa ditambahkan pada MPASI, dan buah untuk snack. Sayur dan buah mengandung serat tinggi. Bila terlalu banyak, akan membuat bayi cepat kenyang, mengingat ukuran lambung bayi masih sangat kecil.

“Sayur dan buah jelas penting untuk orang dewasa, namun belum tentu untuk pertumbuhan balita di bawah 2 tahun. Tiga asupan yang paling utama untuk pertumbuhan balita, yaitu mengandung sumber kabohidrat, sumber lemak dan sumber protein” terangnya. (Nadila Nurwijayantri)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Kecanduan, Balita Sukabumi Isap 2 Bungkus Rokok Sehari

Diduga Kecanduan, Balita Sukabumi Isap 2 Bungkus Rokok Sehari

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 13:10 WIB

Bunda, Jangan Gunakan Bantal Saat Bayi Tidur, Ini Bahayanya

Bunda, Jangan Gunakan Bantal Saat Bayi Tidur, Ini Bahayanya

Health | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 08:13 WIB

Tak Nyaman dengan Payudara Besar Sebelah, Ini Cara Mengatasinya

Tak Nyaman dengan Payudara Besar Sebelah, Ini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 09 Agustus 2018 | 21:30 WIB

Terkini

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 16:10 WIB

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:07 WIB

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:06 WIB

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:05 WIB

Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa

Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 16:04 WIB

Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?

Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:00 WIB

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:51 WIB

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 15:46 WIB

Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?

Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:45 WIB

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:37 WIB

×