Array

Diduga Kecanduan, Balita Sukabumi Isap 2 Bungkus Rokok Sehari

Bangun Santoso Suara.Com
Rabu, 15 Agustus 2018 | 13:10 WIB
Diduga Kecanduan, Balita Sukabumi Isap 2 Bungkus Rokok Sehari
Seorang balita di Sukabumi berumur 2,5 tahun kecanduan rokok. Dalam sehari mampu menghabiskan dua bungkus rokok. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Kebiasaan balita di Sukabumi ini bikin kaget warga. Pasalnya, balita 2,5 tahun berinisial RAP itu diketahui memiliki kebiasaan tak lazim bagi anak seusianya. Anak dari warga Kampung Pondok Anyar, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat ini ternyata kecanduan rokok.

Menurut ibu RAP, Maryati (35) kebiasaan buruk anaknya tersebut mulai terlihat sekitar 1,5 bulan yang lalu. Kala itu, Maryati melihat RAP kerap memungut puntung rokok yang ada di sekitar rumahnya.

"Ya udah ada sekitar satu bulan setengah ini. Pertama saya tahunya dia cuma mungutin puntung rokok di depan rumah," kata Maryati saat ditemui Suara.com, Rabu (15/8/2018).

Awalnya Maryati tidak curiga dengan kebiasaan anak laki-lakinya itu. Ia hanya mengira puntung rokok itu akan dimakan oleh anaknya. Hingga suatu hari, Maryati terkejut anak keempatnya itu meminta rokok untuk dihisap.

"Saya tanya, mau nyari apa?, jangan dimakan, buang yah, buang. Dibuang (puntung rokok) malah marah, terus aja gitu. Lama-lama dia malah minta rokok," tutur Maryati menceritakan awal mula kebiasaan anaknya merokok.

Hingga akhirnya, kebiasaan merokok layaknya orang dewasa itu berlanjut hingga sekarang. Jika tidak diberi rokok, RAP mengamuk sejadi-jadinya. Maryati dan suaminya Misbahudin (36) pun mengaku bingung bagaimana caranya menjauhkan anaknya dari rokok.

"Terus-terusan minta, ngamuk. Gak mau jajan, ngerokok sekarang mah. Saya bilang, gak boleh ya, ya ngamuk, mau gimana lagi," ujar dia.

Kecanduan rokok RAP bisa dibilang sangat mengkhawatirkan. Bahkan melebihi kebiasaan merokok orang dewasa. Balita tersebut mampu menghabiskan sekitar dua bungkus rokok per hari. Kebiasaan buruk itu dilakukan RAP paling sering sebelum dan sesudah bangun tidur.

"Tiap hari ngamuk terus, pagi-pagi tuh jam 05.00 WIB ngamuk terus minta rokok. Mau jam 03.00 WIB sore bangunnya juga minta rokok, ngamuk," tutur Maryati.

Sementara itu, secara kasat mata, Maryati belum melihat akan kondisi kesehatan RAP. Ia mengaku belum melihat ada gejala aneh setelah 1,5 bulan anaknya kecanduan rokok. Ia pun berharap anaknya dapat berhenti dari kebiasaan buruk merokok.

"Belum ada (sakit). Ya pengennya anak saya berhenti merokok. Cuma enggak tahu caranya," imbuh Maryati.

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI