Soroti Bocah di Aceh Lumpuh Usai Imunisasi MR, Ini Imbauan Dokter

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Selasa, 14 Agustus 2018 | 20:35 WIB
Soroti Bocah di Aceh Lumpuh Usai Imunisasi MR, Ini Imbauan Dokter
Ilustrasi Vaksin [Shutterstock]

Suara.com - Seorang bocah berusia tujuh tahun di Aceh berinisial H dilaporkan sempat lumpuh usai mendapat imunisasi MR (Measles and Rubella) yang menjadi program pemerintah sepanjang Agustus-September di luar Pulau Jawa. Informasi seperti ini tentu saja bisa membuat para orangtua khawatir dan mengurungkan niat untuk memberikan imunisasi pada si kecil.

Dr. Toto Wisnu Hendrarto, Sp.A (K) dari Komnas Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) ikut memberikan komentar.

"Definisi KIPI itu sendiri meliputi semua kejadian medis yang terjadi setelah imunisasi. Namun, kejadian medis ini harus dianalisis lagi apakah berhubungan langsung dengan reaksi vaksin atau karena penyakit yang sebelumnya telah diderita anak," ujar dr Toto dalam temu media beberapa waktu lalu.

"Reaksi akibat vaksin itu sendiri bisa dibagi lagi menjadi reaksi yang berhubungan dengan kualitas vaksin, atau reaksi akibat suntik, atau reaksi akibat penyakit lain yang berhubungan saat diberi vaksin. Jadi bukan berarti kejadian medis yang terjadi sudah pasti karena vaksin, itu harus dianalisis lagi," lanjutnya.

Ia menambahkan, dalam hal pemberian vaksin tenaga medis harus mengikuti panduan prosedur. Selain itu pastikan pula bahwa anak yang akan diimunisasi harus dalam kondisi sehat.

Untuk mencegah terjadinya kejadian medis setelah imunisasi, Prof Dr. dr. Soedjatmiko SpA (K) dari SATGAS Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia mengimbau agar orangtua melihat kondisi anaknya sebelum memutuskan untuk diimunisasi. Jika anak demam, batuk, atau pilek maka sebaiknya pemberian imunisasi ditunda.

"Anak sedang batuk, pilek, demam kita tunda. Jadi setelah nggak demam kita ikutkan imunisasi ke sekolah lain atau ke praktik dokter sesuai kebijakan setiap daerah. Kalau batuk pilek kita tunda, bukan tidak boleh," tambah dia.

Berkaca pada pelaksanaan Imunisasi Measles Rubella (MR) Fase 1 pada Agustus-September 2017 lalu, Komnas KIPI menemukan bahwa dari 35 juta dosis vaksin yang diberikan, jumlah kejadian ikutan pasca imunisasi hanya 255 kasus. Bahkan dari jumlah tersebut, setelah diselidiki hanya 18 kasus yang tergolong reaksi simpang atau berhubungan langsung dengan imunisasi. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Juta Anak-Anak di Luar Pulau Jawa Sudah Diimunisasi Vaksin MR

6 Juta Anak-Anak di Luar Pulau Jawa Sudah Diimunisasi Vaksin MR

Health | Selasa, 14 Agustus 2018 | 19:32 WIB

Tak Hanya Wanita, Pria Juga Perlu Vaksin HPV

Tak Hanya Wanita, Pria Juga Perlu Vaksin HPV

Health | Rabu, 08 Agustus 2018 | 22:00 WIB

Kemenkes Percepat Proses Sertifikasi Halal Vaksin MR

Kemenkes Percepat Proses Sertifikasi Halal Vaksin MR

Health | Senin, 06 Agustus 2018 | 06:00 WIB

Terkini

Persoalan Karhutla di Kalimantan, Pakar Kehutanan: Jangan Bikin Panik Masyarakat

Persoalan Karhutla di Kalimantan, Pakar Kehutanan: Jangan Bikin Panik Masyarakat

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?

Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Urutan Pemakaian Serum Eksfoliasi AHA BHA dan Moisturizer agar Tidak Iritasi

Urutan Pemakaian Serum Eksfoliasi AHA BHA dan Moisturizer agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi

Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri

Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Innalillahi! Detik-detik Tambang Emas Ilegal Longsor, Lebih dari 100 Orang Tewas

Innalillahi! Detik-detik Tambang Emas Ilegal Longsor, Lebih dari 100 Orang Tewas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Jelang Demo di DPR, Rekening Rp80,9 Juta dan Akun TikTok Aktivis Pati Botok Terblokir Tiba-tiba

Jelang Demo di DPR, Rekening Rp80,9 Juta dan Akun TikTok Aktivis Pati Botok Terblokir Tiba-tiba

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta

Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants

Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:25 WIB

×