Tsunami dan Gempa Palu, Waspada Trauma Psikologis Pada Pengungsi

M. Reza Sulaiman

Senin, 01 Oktober 2018 | 09:39 WIB
Tsunami dan Gempa Palu, Waspada Trauma Psikologis Pada Pengungsi
Korban Gempa Palu di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Palu. Korban gempa dan tsunami bisa mengalami trauma psikologis. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Gempa dan tsunami yang melanda kota Palu, Sulawesi Tengah, bisa menyebabkan masalah kesehatan mental bagi para korban dan pengungsi. Pakar mengatakan, korban tsunami dan gempa Palu dan Donggala berisiko mengalami trauma psikologis.

Veronica Adesla, psikolog klinis dari Personal Growth, mengatakan diagnosis seseorang mengalami trauma psikologis hanya bisa dilakukan oleh tenaga profesional seperti psikolog dan psikiater. Namun demikian, ada beberapa gejala trauma psikologis yang bisa terlihat, sehingga korban bisa mendapat rujukan untuk perawatan.

"Gejala trauma psikologis biasanya muncul selama lebih dari satu bulan semenjak terjadinya bencana alam terjadi," ujar Veronica, saat dihubungi Suara.com, baru-baru ini.

Dijelaskan Veronica, gejala trauma psikologis yang paling mudah terlihat adalah perubahan suasana dan mood korban. Korban bisa saja teringat kembali kejadian saat terjadinya gempa dan tsunami secara terus menerus dan terjadi di keseharian tanpa pemicu.

"Misalnya, tiba-tiba saja teringat kejadian gempa dan merasakan sedih, putus asa, ketakutan, dan tubuh bergetar," urai Veronica.

Pada anak kecil, gejala trauma psikologis ini dapat muncul ketika sedang bermain. Salah satu contohnya adalah memunculkan tema cerita atau simbol-simbol terkait gempa dan tsunami yang mereka alami.

Korban gempa dan tsunami juga rentan mengalami mimpi buruk terkait bencana alam yang mereka alami. Hal ini akan mmembuat perasaan mereka tidak nyaman, sedih, frustasi, bahkan takut dan terancam.

Sekali lagi, dampak trauma psikologis ini akan lebih berat dirasakan pada anak-anak. Mereka bisa saja menangis atau mengompol akibat mimpi buruk dan rasa takut yang dialami.

Dalam jangka panjang, trauma psikologis yang tidak ditangani dapat menimbulkan masalah serius. Korban gempa dan tsunami akan lebih sering berada dalam kondisi emosi negatif, mudah marah, cemas, dan panik yang berlebihan.

baca juga

"Mereka juga akan kehilangan semangat, sulit konsentrasi, hingga tidak mau bekerja, merawat diri, dan bersosialisasi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bantu Pulihkan Listrik Palu, Pertamina Salurkan Ribuan Liter BBM

Bantu Pulihkan Listrik Palu, Pertamina Salurkan Ribuan Liter BBM

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 09:21 WIB

Ini Dia Lokasi Pemakaman Massal Korban Gempa Palu-Donggala

Ini Dia Lokasi Pemakaman Massal Korban Gempa Palu-Donggala

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 09:02 WIB

Pemakaman Massal Korban Gempa Palu-Donggala Dilakukan Hari Ini

Pemakaman Massal Korban Gempa Palu-Donggala Dilakukan Hari Ini

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 08:28 WIB

Gempa Palu, Ribuan Pengungsi Bertahan di Halaman Mapolda Sulteng

Gempa Palu, Ribuan Pengungsi Bertahan di Halaman Mapolda Sulteng

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 08:15 WIB

Kemendagri Buka Posko Layanan Pemerintah di Palu

Kemendagri Buka Posko Layanan Pemerintah di Palu

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 08:01 WIB

Sempat Hilang, Balita yang Digedong Mensos Akhirnya Bertemu Ortu

Sempat Hilang, Balita yang Digedong Mensos Akhirnya Bertemu Ortu

News | Minggu, 30 September 2018 | 23:35 WIB

Terkini

Rutin Makan Kacang Tanah, Penelitian Ungkap Manfaatnya untuk Daya Ingat

Rutin Makan Kacang Tanah, Penelitian Ungkap Manfaatnya untuk Daya Ingat

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 12:07 WIB

Wardah Calm and Soothe Gel Moisturizer untuk Kulit Apa? Pemilik Wajah Beruntusan Wajib Coba!

Wardah Calm and Soothe Gel Moisturizer untuk Kulit Apa? Pemilik Wajah Beruntusan Wajib Coba!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:05 WIB

KPK Usut Dugaan Manipulasi Cukai Rokok PT Djarum, Kerugian Negara Ditaksir Tembus Triliunan

KPK Usut Dugaan Manipulasi Cukai Rokok PT Djarum, Kerugian Negara Ditaksir Tembus Triliunan

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:03 WIB

The Devotion of Suspect X: Bukti Pengorbanan Ekstrem demi Wanita Pujaan

The Devotion of Suspect X: Bukti Pengorbanan Ekstrem demi Wanita Pujaan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 12:00 WIB

Apakah Tarif Listrik PLN November 2026 Naik? Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Apakah Tarif Listrik PLN November 2026 Naik? Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:59 WIB

Apakah Sheet Mask Boleh Dipakai Ulang? Ini Penjelasan dan Risikonya

Apakah Sheet Mask Boleh Dipakai Ulang? Ini Penjelasan dan Risikonya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:58 WIB

Raffi Ahmad Shio Apa? Ini Karakteristik, Peruntungan Karier, dan Tantangannya

Raffi Ahmad Shio Apa? Ini Karakteristik, Peruntungan Karier, dan Tantangannya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:58 WIB

Daftar Kontroversi Raffi Ahmad Sejak Terjun ke Dunia Politik, Terbaru Sampai Diboikot

Daftar Kontroversi Raffi Ahmad Sejak Terjun ke Dunia Politik, Terbaru Sampai Diboikot

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:58 WIB

Jangan Sepelekan! 4 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Cat Mobil Baret dan Cara Mencegahnya

Jangan Sepelekan! 4 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Cat Mobil Baret dan Cara Mencegahnya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:53 WIB

Stop Tunggu Mood, Ini Lima Insight Disiplin Menulis dari J.S. Khairen

Stop Tunggu Mood, Ini Lima Insight Disiplin Menulis dari J.S. Khairen

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:50 WIB

×