Gempa Palu, Ribuan Pengungsi Bertahan di Halaman Mapolda Sulteng

Bangun Santoso

Senin, 01 Oktober 2018 | 08:15 WIB
Gempa Palu, Ribuan Pengungsi Bertahan di Halaman Mapolda Sulteng
Suasana setelah gempa bumi dan tsunami menghantam Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9). [Suara.com/Muhammad Yasir].

Suara.com - Sebanyak 1.682 warga Palu yang mengungsi di Halaman Polda Sulteng, masih terus bertahan di lokasi itu, meski kebutuhan logistik terus menipis.

Dilansir Antara, Senin (1/10/2018) pagi, melaporkan ada lima orang meninggal di posko pengungsian itu akibat luka-luka berat dialami serta yang sakit.

Koordinator posko Polda, Ahmar FN mengungkapkan, selain lima orang yang meninggal, ada banyak pasien rujukan dari RS Undata Palu, harus diinapkan di posko itu.

Pihak Polda juga telah menyaiapkan fasilitas tempat dan tenda, distribusi air bersih, penerangan serta kendaraan operasional yang sangat dibutuhkan.

Menurut laporannya, suplai makanan ke pengungsi masih sangat kurang. Sementara pengungsi sebagian besar berasal dari Talise, kampung nelayan, kelurahan Tondo.

"Umumnya adalah anak-anak kuliahan," ujarnya singkat.

Posko itu juga membantu warga untuk mendapatkan laporan keluarganya yang masih hilang atau belum ditemukan, karena dari berbagai tim terus melakukan langkah evakuasi di semua lokasi terdampak gempa dan tsunami.

Sebelumnya, ketika Presiden Joko Widodo berkunjung ke Palu, Minggu (30/9), meminta jajarannya untuk memprioritaskan evakuasi korban sebagai langkah pertama penanganan bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah.

Presiden mengemukakan pernyataannya seusai meninjau langsung sejumlah titik terdampak bencana sepanjang hari Minggu, untuk menekankan proses evakuasi korban sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden bey Machmudin.

baca juga

"Yang pertama yang paling penting tadi saya tekankan pada seluruh kementerian, TNI, Polri, juga Pak Gubernur, agar penanganan yang dilakukan pertama adalah yang berkaitan dengan evakuasi," kata Presiden di Bandara Mutiara Sis Al Jufri.

Terkait proses evakuasi ini, Presiden mengatakan ada beberapa desa yang masih belum bisa dievakuasi karena keterbatasan alat berat.

"Besok pagi insyaallah Pak Menteri PU sudah mengerahkan alat berat dari Mamuju, dari Gorontalo, dari Poso, dan nanti malam ini datang jadi besok pagi mulai evakuasi di tempat-tempat yang masih kita perkirakan ada korban yang belum bisa kita ambil," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemendagri Buka Posko Layanan Pemerintah di Palu

Kemendagri Buka Posko Layanan Pemerintah di Palu

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 08:01 WIB

Pasca Gempa Palu, Ratusan Rumah di Petobo Masih Tertimbun Lumpur

Pasca Gempa Palu, Ratusan Rumah di Petobo Masih Tertimbun Lumpur

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 07:45 WIB

Warga Malaysia Dipastikan Tidak Jadi Korban Gempa Palu

Warga Malaysia Dipastikan Tidak Jadi Korban Gempa Palu

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 05:26 WIB

Jokowi Kembali Lagi ke Palu 2 Pekan Lagi Lihat Kerja Anak Buah

Jokowi Kembali Lagi ke Palu 2 Pekan Lagi Lihat Kerja Anak Buah

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 05:45 WIB

Toko Masih Dijarah Warga Palu, Polisi dan Tentara Bersiaga

Toko Masih Dijarah Warga Palu, Polisi dan Tentara Bersiaga

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 06:45 WIB

Terkini

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:52 WIB

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:49 WIB

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:41 WIB

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:35 WIB

×