Orang Suka Berbohong Tanda Gangguan Jiwa?

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Kamis, 04 Oktober 2018 | 20:00 WIB
Orang Suka Berbohong Tanda Gangguan Jiwa?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Berbohong merupakan tindakan yang melanggar etika. Biasanya sifat ini akan mengakar jika sudah menjadi kebiasaan sejak lama. Bahkan bagi mereka yang suka berbohong, akan sulit mengidentifikasi kapan mereka mengatakan sesuatu yang benar dan kapan yang salah.

Disampaikan Liza M Djaprie, selaku Psikolog Klinis kebiasaan berbohong bisa mengarah pada gangguan kejiwaan maupun kepribadian. Untuk mengetahuinya pelaku yang gemar berbohong harus memeriksakan diri ke psikolog atau psikiater. Jika karena gangguan jiwa atau kepribadian, maka orang tersebut harus mengonsumsi obat-obatan tertentu.

"Kalau kejiwaan harus di terapi. Bisa terapi kognitif maupun hipnoterapi. Jadi psikolog atau psikiater akan mengajak pelaku ngobrol untuk memetakan ini kebiasaan berbohongnya karena apa sih," ujar Liza di sela-sela temu media yang dihelat Mothercare, Kamis (4/10/2018).

Liza menambahkan, pada kasus tertentu ada juga kondisi yang dinamakan 'impulsif liar' di mana seseorang berbohong dalam kondisi tidak sadar. Selain itu bisa juga kebiasaan berbohong yang dilakukan berulang terbentuk sejak kecil sehingga telah mendarah daging.

"Mungkin waktu kecil dia sukses berbohong sehingga ketika dewasa dia melakukannya lagi. Kalau kemudian dikaitkan dengan politik, uang dan macam-macam kita lihat itu dilakukan secara sadar nggak? Kalau iya maka inteevensi mau berubah atau enggak?" tambah Liza.

Pemberian terapi untuk mengintervensi kebiasaan berbohong ini kata Liza durasinya tergantung pada tingkat keparahan seseorang. Bagi mereka yang sudah sering berbohong maka intervensi akan membutuhkan waktu yang sangat panjang.

"Kalau ditanya menurun ke anak atau enggak, kalau bicara psikologi sosial mungkin saja, tapi lebih pada percontohan. Kalau orangtuanya suka berbohong ya ada kemungkinan anak akan mencontohnya," tandas dia. 

Anda setuju orang suka berbohong, tanda gangguan jiwa?

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengapa Orang Pintar Mudah Dibohongi, Yuk Intip Ciri Si Pembohong

Mengapa Orang Pintar Mudah Dibohongi, Yuk Intip Ciri Si Pembohong

Lifestyle | Kamis, 04 Oktober 2018 | 15:38 WIB

Mythomania, Kondisi Psikologis Penyebab Ratna Sarumpaet Berbohong

Mythomania, Kondisi Psikologis Penyebab Ratna Sarumpaet Berbohong

Health | Rabu, 03 Oktober 2018 | 18:00 WIB

Jangan Berbohong Kayak Ratna Sarumpaet, Ini Efeknya ke Kesehatan

Jangan Berbohong Kayak Ratna Sarumpaet, Ini Efeknya ke Kesehatan

Health | Rabu, 03 Oktober 2018 | 16:23 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×