Studi : Ada Kandungan Gula, Rokok Jadi Lebih Beracun

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Minggu, 28 Oktober 2018 | 18:08 WIB
Studi : Ada Kandungan Gula, Rokok Jadi Lebih Beracun
Kandungan gula bikin rokok lebih beracun dan berbahaya. [Shutterstock]

Suara.com - Konsumsi gula berlebih ditengarai sebagai salah satu faktor risiko beragam penyakit metabolik seperti diabetes melitus, stroke, hingga gagal ginjal.

Namun, tahukah Anda bahwa ada kandungan gula pada rokok? Ya, studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of North Carolina menyebut rokok mengandung gula, dan hal itu membuatnya lebih beracun.

Hasil studi menyebut kandungan gula pada rokok berfungsi untuk membuat asap rokok lebih mudah diisap. Hal ini menyebabkan lebih banyak asap rokok yang masuk ke paru-paru, sebelum akhirnya menjadi racun dan menyebar ke seluruh tubuh lewat darah.

Sayangnya, dampak buruk kandungan gula pada rokok ini tak banyak diketahui oleh perokok. Andrew Seidenberg, peneliti utama dari University of North Carolina menyebut ini bisa jadi kesempatan untuk mengedukasi perokok soal bahaya asap rokok.

"Banyak responden yang mengaku ingin belajar lebih jauh soal gula pada rokok. Hal ini bisa jadi peluang untuk melakukan edukasi publik soal bahaya asap rokok," tutur Seidenberg, dikutip dari Reuters.

Studi dilakukan kepada 4.350 perokok dewasa yang disurvei secara online. Para responden ditanyakan kebiasaan merokoknya, serta apakah mereka mengetahui ada kandungan gula pada rokok.

Hanya 5,5 persen responden studi yang mengetahui ada gula pada rokok yang diisap. Jumlah responden yang mengatahui dampak gula pada racun dan asap rokok pun jauh lebih sedikit, yakni hanya 3,8 persen.

Noel Brewer, pakar kesehatan masyarakat dari University of North Carolina, menyebut gula sebagai pemikat yang mematikan. Rasa manisnya menutupi asam dan pahit pada rokok, sekaligus membuat rokok lebih beracun.

"Adanya gula membuat rokok lebih menarik untuk dinikmati, lebih membuat kecanduan, dan lebih mematikan. Hal ini bisa jadi pelajaran bagi perokok, karena mereka harus tahu apa yang masuk ke dalam tubuhnya," tutur Brewer.

Itulah dampak kandungan gula pada rokok yang dibahas oleh studi. Masih mau merokok?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hii, Efek Samping Rokok Elektrik Bikin Luka Susah Sembuh

Hii, Efek Samping Rokok Elektrik Bikin Luka Susah Sembuh

Health | Minggu, 21 Oktober 2018 | 19:09 WIB

Minum Kopi Pakai Gula Putih atau Gula Aren, Lebih Sehat Mana?

Minum Kopi Pakai Gula Putih atau Gula Aren, Lebih Sehat Mana?

Health | Rabu, 17 Oktober 2018 | 12:00 WIB

Studi : Konsumsi Gula Kebanyakan, Sistem Kekebalan Tubuh Melemah

Studi : Konsumsi Gula Kebanyakan, Sistem Kekebalan Tubuh Melemah

Health | Senin, 08 Oktober 2018 | 14:34 WIB

Keseringan Makan Manis Bisa Picu Depresi Lho!

Keseringan Makan Manis Bisa Picu Depresi Lho!

Health | Rabu, 03 Oktober 2018 | 18:00 WIB

Konsumsi Makanan Manis Manipulasi Hormon Ini Hingga Jadi Obesitas

Konsumsi Makanan Manis Manipulasi Hormon Ini Hingga Jadi Obesitas

Health | Rabu, 03 Oktober 2018 | 16:21 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB