Ajaib! Bayi Usia 6 Jam Tetap Hidup Usai Dibuang Ayahnya ke Jurang

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Sabtu, 03 November 2018 | 14:51 WIB
Ajaib! Bayi Usia 6 Jam Tetap Hidup Usai Dibuang Ayahnya ke Jurang
Bayi di Tiongkok masih hidup usai dibuang sang ayah [weibo]

Suara.com - Seorang lelaki ditangkap di Tiongkok Selatan setelah dia melemparkan bayinya sendiri yang baru lahir ke tebing jurang karena dia kecewa itu bukan bayi lelaki.

Kejadian ini bermula saat sang istri mengandung untuk kali keempat, Li berharap untuk menyambut kehadiran bayi laki-laki. Tapi rupanya takdir berkata lain, dirinya kecewa saat buah hati yang lahir di di Gaozhou, Provinsi Guangdong, pada Jumat  2 Oktober 2018 kemarin itu ternyata berkelamin perempuan.

Melansir asiaone, ia membawa bayi itu dari sebuah rumah sakit, lalu membungkusnya dengan tas nilon, dan melemparkannya ke dalam jurang di dalam hutan.Menurut laporan, sang jabang bayi baru lahir sekitar enam jam.

Namun sungguh keajaiban terjadi, bayi itu entah bagaimana selamat setelah mendarat di beberapa cabang pohon dan diselamatkan pada waktunya oleh tim medis dan tim penyelamat.

Menurut Gaozhou Television, otoritas penegak hukum disiagakan setelah petugas medis di Magui Health Center melaporkan bahwa bayi yang baru lahir hilang dari rumah sakit.

Selama penyelidikan, polisi mulai mencurigai Li, ayah gadis itu. Menurut sebuah laporan yang mengutip polisi distrik Magui, sang ayah mengaku bahwa dia menempatkan putrinya yang baru lahir ke dalam tas nilon besar dan melemparkannya dari tebing di sebuah hutan pedesaan karena dia mengharapkan seorang anak laki-laki sebagai gantinya.

Langsung saja para petugas beserta tim penyelamat bergegas ke tempat kejadian dan menuruni tebing curam dan mulai mencari bayi yang tidak bersalah.

Bayi di Tiongkok dibuang sang ayah [pei pang tv]
Bayi di Tiongkok dibuang sang ayah [pei pang tv]

Tim penyelamat mengaku lega ketika mereka mendengar teriakan samar bayi itu dan berhasil menemukannya sekitar 100 kaki atau 30-40 meter dari tepi jurang.

Dia ditemukan tersangkut di beberapa cabang pohon yang telah melindunginya dari luka fatal, tim penyelamat mengungkapkan kepada wartawan.

Bayi di Tiongkok dibuang sang ayah [asiaone]
Bayi di Tiongkok dibuang sang ayah [weibo]

Dalam rekaman yang beredar di internet, bayi itu terlihat diperiksa oleh perawat dan dokter setelah dia dikeluarkan dari tas nilon. Dia segera dilarikan ke rumah sakit dimana dia mengerti bahwa dia tidak menderita luka serius.

Menurut laporan itu, bayi sekarang dalam keadaan sehat dan di bawah perawatan ibunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dibuang Ayahnya ke Jurang, Bayi Tersangkut di Ranting Pohon

Dibuang Ayahnya ke Jurang, Bayi Tersangkut di Ranting Pohon

News | Jum'at, 02 November 2018 | 11:57 WIB

Fahrani Melahirkan Bayi Lelaki 2 Bulan Lebih Cepat

Fahrani Melahirkan Bayi Lelaki 2 Bulan Lebih Cepat

Entertainment | Rabu, 31 Oktober 2018 | 09:14 WIB

Potongan Tubuh Bayi Turut Ditemukan di TKP Lion Air Jatuh

Potongan Tubuh Bayi Turut Ditemukan di TKP Lion Air Jatuh

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 20:10 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB