Cegah Wabah Flu Babi Afrika, Ini Respons Pemerintah

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Sabtu, 03 November 2018 | 05:00 WIB
Cegah Wabah Flu Babi Afrika, Ini Respons Pemerintah
Cegah wabah flu babi Afrika masuk Indonesia, pemerintah lakukan pelatihan investigasi wabah. (Dok. FAO/Kementan)

Suara.com - Wabah African Swine Flu alias flu babi Afrika di Cina sudah diwaspadai pemerintah Indonesia. Beberapa respons pencegahan pun sudah dilakukan agar penyakit ini tak masuk ke Indonesia.

Demi menangkal masuknya flu babi Afrika ke Indonesia, FAO ECTAD Indonesia (Pusat Darurat untuk Penyakit Hewan Lintas Batas) bersama dengan Direktorat Kesehatan Hewan dan Peternakan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian, melakukan pelatihan investigasi wabah (Outbreak Investigation) bagi petugas kesehatan hewan di tingkat pusat dan daerah.

Hingga 2018 ini, sebanyak 298 petugas kesehatan hewan diberi pelatihan investigasi penyakit yaitu di Subang, Yogyakarta, Maros, Lampung, Bukittinggi, Banjarbaru, Denpasar dan Medan.

Salah satu kegiatan utama pelatihan investigasi wabah adalah meningkatkan kapasitas dokter hewan pusat dan daerah agar dapat secara efektif mendeteksi dan melaporkan wabah.

"Pelatihan investigasi wabah ini sangat penting. Karena saya perhatikan dalam beberapa tahun ini ketika menghadapi outbreak, laporan yang diberikan petugas selalu berbeda. Memang laporan bisa bervariasi bergantung karakteristik kasus, lokasi dan sebagainya. Akan tetapi ada substansi-substansi yang harus tetap ada disitu. Pendataan hewan, kemudian keadaan lingkungan, asal hewan dan sebagainya. Ini penting diterapkan," ujar Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertaian, Fadjar Sumping Tjatur Rasa lewat rilis yang diterima Suara.com.

Selain untuk mengendalikan penyakit, Fadjar menambahkan, investigasi wabah juga penting bagi para pengambil kebijakan dalam menentukan langkah selanjutnya.

"Karena itu kita sebagai petugas harus bisa menyajikan data-data dan informasi, serta bukti-bukti lapangan yang bisa diformulasikan untuk membuat kebijakan," ujar Fadjar.

Peternakan babi di Cina saat ini tengah didera wabah flu babi Afrika. Hanya menyerang babi, wabah flu babi Afrika pertama kali terjadi di Eropa dan Amerika pada awal tahun 1950-an dan berlangsung hingga tahun 1980-an.

Namun pada tahun 2007, jenis virus flu babi Afrika baru terjadi di Georgia, yang kemudian menyebar dan sangat mempengaruhi perternakan-peternakan babi di negara kawasan Eropa Timur.

baca juga

Di Asia, flu babi Afrika pertama kali terdeteksi di peternakan babi di wilayah Siberia Federasi Rusia pada Maret 2017.

Di Cina sendiri, virus itu ditemukan di timur laut negara Cina pada awal Agustus tahun ini. Sejak saat itu, lima kasus flu babi Afrika tambahan telah terjadi di negeri Tirai Bambu tersebut.

Cegah wabah flu babi Afrika masuk Indonesia, pemerintah lakukan pelatihan investigasi wabah. (Dok. FAO/Kementan)
Cegah wabah flu babi Afrika masuk Indonesia, pemerintah lakukan pelatihan investigasi wabah. (Dok. FAO/Kementan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

FAO Waspadai Wabah Flu Babi Afrika yang Menyerang Cina

FAO Waspadai Wabah Flu Babi Afrika yang Menyerang Cina

Health | Jum'at, 02 November 2018 | 22:31 WIB

Korea Selatan Bermitra dengan Cina untuk Energi Hidrogen

Korea Selatan Bermitra dengan Cina untuk Energi Hidrogen

Otomotif | Rabu, 31 Oktober 2018 | 10:00 WIB

Bangun Apartemen K2 Park, PLI Gelontorkan Dana Rp 800 Miliar

Bangun Apartemen K2 Park, PLI Gelontorkan Dana Rp 800 Miliar

Bisnis | Selasa, 30 Oktober 2018 | 07:59 WIB

Yin dan Yang Bernama Rossi - Vinales di Sirkuit Phillip Island

Yin dan Yang Bernama Rossi - Vinales di Sirkuit Phillip Island

Sport | Senin, 29 Oktober 2018 | 20:46 WIB

Imbas Perang Dagang, Kekayaan Jack Ma Tergerus 4 Miliar Dolar AS

Imbas Perang Dagang, Kekayaan Jack Ma Tergerus 4 Miliar Dolar AS

Bisnis | Senin, 29 Oktober 2018 | 08:50 WIB

Terkini

Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai

Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai

Bali | Senin, 14 September 2026 | 12:55 WIB

Komnas HAM usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya: Hentikan Serangan terhadap Warga Sipil!

Komnas HAM usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya: Hentikan Serangan terhadap Warga Sipil!

News | Senin, 14 September 2026 | 12:54 WIB

Aset Korupsi yang Jadi Sekolah dan Pesantren Tetap Difungsikan, Ini Usulan DPR

Aset Korupsi yang Jadi Sekolah dan Pesantren Tetap Difungsikan, Ini Usulan DPR

News | Senin, 14 September 2026 | 12:52 WIB

Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun

Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:50 WIB

Betrand Peto Dilaporkan ke Polisi, Ruben Onsu Minta Publik Tak Buru-Buru Menyimpulkan

Betrand Peto Dilaporkan ke Polisi, Ruben Onsu Minta Publik Tak Buru-Buru Menyimpulkan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:46 WIB

Memahami Kesebangunan Segitiga: Panduan Konsep, Rumus, dan Contoh Soal Beserta Pembahasannya

Memahami Kesebangunan Segitiga: Panduan Konsep, Rumus, dan Contoh Soal Beserta Pembahasannya

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:45 WIB

Toko Bunga di Lubang Buaya Terbakar, Respon Cepat Damkar Jinakkan Api dalam 15 Menit

Toko Bunga di Lubang Buaya Terbakar, Respon Cepat Damkar Jinakkan Api dalam 15 Menit

News | Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5-6 Persen, Tapi Puluhan Juta Warga Masih Rentan Miskin

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5-6 Persen, Tapi Puluhan Juta Warga Masih Rentan Miskin

News | Senin, 14 September 2026 | 12:42 WIB

Di Mana Letak Dapur yang Baik Menurut Feng Shui? Begini Posisi yang Disarankan

Di Mana Letak Dapur yang Baik Menurut Feng Shui? Begini Posisi yang Disarankan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:40 WIB

×