Pindah Negara Menyebabkan Perubahan pada Bakteri di Usus

Vania Rossa, Firsta Nodia

Selasa, 06 November 2018 | 12:10 WIB
Pindah Negara Menyebabkan Perubahan pada Bakteri di Usus
Ilustrasi perut ramping, pusar atau udel manusia. (Shutterstock)

Suara.com - Pindah ke negara baru bukan hanya membuat kita harus menyesuaikan diri dengan budaya dan kebiasaan setempat, tapi bakteri di usus pun harus ikut menyesuaikan diri. Hal ini diungkapkan peneliti di University of Minnesita yang menganalisis imigran asal Cina dan Thailand yang pindah ke Amerika Serikat.

Menurut temuan, semakin lama imigran menghabiskan waktu di Amerika Serikat, semakin sedikit ragam bakteri baik di saluran cerna mereka. Hal ini turut mempengaruhi risiko obesitas pada imigran yang dianalisis.

"Usus manusia adalah rumah bagi ratusan spesies bakteri berbeda. Selain mengurai makanan, kumpulam bakteri baik dapat membantu tubuh melawan dan mencegah penyakit. Itu sebabnya, ketika jumlah bakteri berkurang, maka risiko penyakit semakin meningkat," ujar peneliti.

Peneliti menyebutkan bahwa beberapa faktor dapat menurunkam jumlah bakteri baik seperti antibiotik, stres, perubahan pola makan yang pada gilirannya dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap kondisi seperti obesitas atau penyakit saluran cerna.

Untuk mengarah pada studi ini, peneliti membandingkan 514 perempuan sehat yang lahir di China dan Thailand kemudian pindah ke Amerika Serikat. Temuan menunjukkan bahwa perubahan mikrobioma usus membuat para responden mengalami pertambahan berat badan selama studi.

Peneliti juga menemukan bahwa orang dari masing-masing negara memiliki jenis bakteri yang berbeda. Penduduk di Amerika dan Eropa, misalnya, lebih banyak memiliki bakteri Bacteroides yang unggul dalam mencerna lemak dan protein hewani. Sementara penduduk di kawasan Asia, Australia, dan Afrika, cenderung lebih banyak memiliki bakteri Prevotella dalam ususnya yang unggul dalam mencerna serat.

"Ketika mereka yang berada di Asia pindah ke kawasan Amerika atau Eropa, maka populasi bakteri Prevotella berkurang yang membuat kemampuan dalam mencerna serat berkurang," tandas peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paparan Sinar Matahari Bikin Ruangan Kantor Bebas Bakteri

Paparan Sinar Matahari Bikin Ruangan Kantor Bebas Bakteri

Health | Senin, 22 Oktober 2018 | 10:21 WIB

Air Tercemar Bakteri E. Coli, Ratusan Siswa di Depok Alami Diare

Air Tercemar Bakteri E. Coli, Ratusan Siswa di Depok Alami Diare

Health | Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:56 WIB

Lebih Baik Mana, Makan Buah Sebelum atau Setelah Makan Nasi?

Lebih Baik Mana, Makan Buah Sebelum atau Setelah Makan Nasi?

Health | Minggu, 07 Oktober 2018 | 07:00 WIB

Terkini

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

Skuad Timnas Indonesia Berubah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:17 WIB

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Oktober Berpotensi Jadi Puncak Panas Jateng, BMKG Wanti-wanti Dehidrasi dan Kebakaran

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:16 WIB

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

AC LG Makin Pintar, AI Bisa Baca Kondisi Ruangan hingga Atur Konsumsi Listrik

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 07:15 WIB

Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!

Negara G7 Ngamuk Houthi Serang Arab Saudi: Hentikan!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:12 WIB

Usai Dapat Arahan BPK, KAI Siapkan Pengembalian Eks Stasiun Banjarnegara

Usai Dapat Arahan BPK, KAI Siapkan Pengembalian Eks Stasiun Banjarnegara

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:09 WIB

Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di September

Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di September

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 07:05 WIB

Shogakukan Hadirkan Penghargaan Manga Fantasi, Gandeng Rumiko Takahashi

Shogakukan Hadirkan Penghargaan Manga Fantasi, Gandeng Rumiko Takahashi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:05 WIB

Kesepian Berakhir, 4 Shio Ini Berpeluang Menemukan Kebahagiaan Setelah 23 September 2026

Kesepian Berakhir, 4 Shio Ini Berpeluang Menemukan Kebahagiaan Setelah 23 September 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 06:50 WIB

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 06:05 WIB

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 06:01 WIB

×