Viral Guru di-Bully Muridnya di Kendal, Psikolog Angkat Suara

Ade Indra Kusuma

Selasa, 13 November 2018 | 20:25 WIB
Viral Guru di-Bully Muridnya di Kendal, Psikolog Angkat Suara
Fakta Guru yang dikeroyok siswa di Kendal (Istimewa/Instagram)

Suara.com - Baru-baru ini muncul sebuah video viral yang memperlihatkan aksi guru yang di-Bully oleh anak muridnya sendiri.  Kejadian tersebut terjadi di dalam kelas, salah satu SMK di Kendal, Jawa Tengah.

Mem-bully guru bersama-sama oleh murid satu kelas ini beredar di media sosial. Aksi tersebut memperlihatkan sebuah guru yang tampak sedang ingin berkelahi, meski kepala sekolah menjelaskan aksi tersebut hanya bercanda, tapi pantaskah murid memperlakukan guru tersebut?

Seorang guru didorong-dorong  oleh muridnya sendiri di depan kelas, aksi tidak terpuji itu dilakukan oleh 4 orang siswa. dan saat peristiwa berlangsung, siswa lainnya yang berada dalam kelas menertawakan kejadian itu.

Netizen pun langsung ramai mengomentari video tersebut

"Kasian mau nangis liat gurunya:( senakal nakalnya aku disekolah jg gabakal berani guyon separah itu sama guru," ujar seorang netizen.

"Kyk gt dibilang guyonan...jujur gw miris bgt ngeliatnya...walaupun gw bukan siswa yg baik dimata guru tapi gw gk prnh sampe kyk gt Ama guru...parah si asli...," seru netizen lain.

Menanggapi aksi tersebut, Psikolog Anak dan Remaja, Erna Marina menjelaskan bahwa etika kepada orang yang lebih tua atau guru yang diperlihatkan murid itu seperti sudah mati. Erna menyebut disini pentingnya ditanamkan kedisiplinan dan pola asuh anak sejak usia dini.

"Perkembangan remaja sangat dipengaruhi oleh masa kecilnya. Pengajaran dan pola asuh sangat berperan dalam tumbuh kembang anak. Jika anak sejak kecil tidak diajarkan sopan santun, kedisiplinan pasti akan berpengaruh pada kehidupannya kelak.Perkembangan emosi, sosial dan moral sangat diperlukan saat anak beranjak remaja dan dewasa," jelas Erna saat dihubungi Suara.com, Selasa (13/11/2018).

baca juga

"Anak yang sejak kecil suka mem-bully atau mengalami di-bully, cenderung bisa bersikap agresif di masa remajanya. Agresif bisa dua macam yaitu agresif ke dalam dan agresif keluar. Agresif ke dalam bisa dengan anak mengalihkan dengan main game sepanjang hari sehingga ia tidak lagi punya motivasi selain main game, dan menaikkan level game nya. Sedang agresif keluar bisa berupa memukul atau tingkah laku yang menyakiti orang lain," beber Erna

Kedekatan emosional tidak bisa terjadi begitu saja , karena perkembangan emosi ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan masa kecil anak. Etika dan sopan santun anak dan remaja masa kini diakui semakin terkikis dan punah. Beda dengan anak "zaman old".

Erna menggaris bawahi, ada ritual yang hilang dalam keluarga jika saat ini kita semakin sering mendengar berita ulah para remaja yang bikin geleng-geleng kepala.

"Anak zaman dulu setiap hari masih makan malam.bersama keluarga. Saat makan malam itulah terjadi komunikasi dan arena saling mengenal antara orangtua dan anak. Hal ini menyebabkan anak mudah mengembangkan sikap respek dan hormat kepada orangtua. Orangtua juga mudah memperbaiki sikap anak yang negatif," tegas Erna

Dari video viral yang tersebar, Erna melihat minimnya kematangan emosinal para remaja. Erna melihat remaja kini mudah memberontak.

"Melihat video pengeroyokan yang viral tersebut, itu bukti remaja yang mau berkuasa untuk menaklukkan figur otoritas sebagai wujud mereka merasa dewasa dan tidak mau di atur. Hal ini membuat remaja mudah melakukan hal yang agresif ke lingkungan sekitar. Jadi anak itu perlu pendidikan di rumah dan komunikasi yang terbuka. AGar anak bisa menghormati dan respek kepada orangtuanya, orang yang lebih tua atau itu gurunya sekalipun," tutup Erna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembantu Diajak ke Restoran Cuma untuk Nonton Majikannya Makan

Pembantu Diajak ke Restoran Cuma untuk Nonton Majikannya Makan

Lifestyle | Senin, 12 November 2018 | 20:30 WIB

Viral! Video Guru Dibully Murid Dibanjiri Hujatan Warganet

Viral! Video Guru Dibully Murid Dibanjiri Hujatan Warganet

Tekno | Senin, 12 November 2018 | 11:00 WIB

Sikap Disdik Jateng Terkait Video Siswa Keroyok Guru di Kendal

Sikap Disdik Jateng Terkait Video Siswa Keroyok Guru di Kendal

News | Senin, 12 November 2018 | 07:48 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×