Menkes Singgung Dampak TBC Bagi Indonesia Secara Global

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 14 November 2018 | 15:25 WIB
Menkes Singgung Dampak TBC Bagi Indonesia Secara Global
Menkes Nila bicara dampak TBC bagi masyarakat Indonesia secara globar. (Suara.com/M. Reza Sulaiman)

Suara.com - Indonesia saat ini masih menempati peringkat tiga teratas negara dengan kasus tuberkulosis (TBC) baru setiap tahunnya. Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F. Moeloek menyebut hal ini bisa berdampak bagi masyarakat Indonesia di dunia.

Dalam pertemuan dengan tajuk Langkah Strategis Indonesia Menuju Eliminasi TBC 2030, Menkes Nila F. Moeloek mengatakan dampak tingginya jumlah kasus TBC di Indonesia membuat sejumlah negara takut untuk berkunjung, bahkan menerima warga negara Indonesia.

"Karena ini menakutkan juga, Indonesia saat ini nomor dua TBC di dunia. Apa kita harus nunggu orang takut ke Indonesia dulu, atau orang Indonesia nggak bisa keluar (negeri) baru bertindak?" ujar Menkes Nila di Restoran Seribu Rasa, Rabu (14/11/2018).

Dampak lebih jelas dirasakan oleh tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri. Dikatakan Menkes Nila, tak sedikit calon TKI yang akhirnya dipulangkan karena tak lolos tes kesehatan dan memiliki penyakit TBC.

Hal senada juga diungkapkan oleh dr Anung Sugihantono, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI. Menurutnya, ia rutin mendapat notifikasi TKI yang dipulangkan karena TBC.

"Saya setiap minggu mendapat notifikasi tenaga kerja yang dipulangkan, dari Malaysia, dari Uni Emirat Arab, karena TBC," ujar Anung.

Karena itu, Menkes Nila meminta agar kewaspadaan soal TBC ditingkatkan. TBC menurutnya memang menular, tapi bisa diobati asalkan berobat dengan baik, benar, dan teratur.

"Target kita adalah eliminasi TBC di tahun 2030. Nah tugas kita bukan sekadar mengobati TBC tapi juga mencari kasus baru, dan memastikan pasien berobat sampai selesai. Kalau tidak selesai, ya dia bisa menularkan TBC ke orang lain, dan kumannya bermutasi menjadi TBC yang resisten obat," tutup Menkes Nila.

Itulah pesan Menkes Nila soal dampak TBC bagi masyarakat Indonesia secara global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Kesehatan Nasional, Waspadai Tiga Beban Penyakit Indonesia

Hari Kesehatan Nasional, Waspadai Tiga Beban Penyakit Indonesia

Health | Senin, 12 November 2018 | 14:48 WIB

Menkes Minta RS Jejaring Kardiovaskular Tingkatkan Mutu Pelayanan

Menkes Minta RS Jejaring Kardiovaskular Tingkatkan Mutu Pelayanan

Health | Sabtu, 10 November 2018 | 15:01 WIB

Heboh Mabuk Air Rebusan Pembalut, Ini Tanggapan Menkes

Heboh Mabuk Air Rebusan Pembalut, Ini Tanggapan Menkes

Health | Jum'at, 09 November 2018 | 12:29 WIB

Hasil Riskesdas 2018, Penyakit Tidak Menular Semakin Meningkat

Hasil Riskesdas 2018, Penyakit Tidak Menular Semakin Meningkat

Health | Jum'at, 02 November 2018 | 10:14 WIB

Menkes : Angka Prevalensi Stunting Turun Jadi 30.8 Persen

Menkes : Angka Prevalensi Stunting Turun Jadi 30.8 Persen

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 18:15 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB