Menkes Minta RS Jejaring Kardiovaskular Tingkatkan Mutu Pelayanan

Sabtu, 10 November 2018 | 15:01 WIB
Menkes Minta RS Jejaring Kardiovaskular Tingkatkan Mutu Pelayanan
Menkes NIla F Moeloek [suara.com/firsta]

Suara.com - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyampaikan, penyakit jantung dan pembuluh darah, dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko, seperti merokok, diet yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik dan konsumsi alkohol.

Penyakit Jantung merupakan salah satu masalah kesehatan utama dan penyebab nomor satu kematian di dunia. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2015 menyebutkan lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.

Di satu sisi, 75 persen kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah terjadi di negara berkembang yang berpenghasilan rendah sampai sedang. Lebih mengkhawatirkan lagi, tren penyakit jantung kini tidak hanya diderita oleh usia lanjut, namun telah bergeser pada usia muda.

"Hipertensi, obesitas, kolesterol tinggi dan diabetes mellitus merupakan penyakit sebelum terjadinya penyakit jantung koroner," kata Menkes dalam Sarasehan Penguatan Pelayanan Kardiovaskuler di Rumah Sakit Jejaring di Indonesia, Sabtu (10/11/2018).

Menkes Nila pun menyinggung hasil Riset Kesehatan Dasar 2018 yang menunjukkan bahwa 15 dari 1.000 penduduk Indonesia menderita penyakit jantung koroner. Dari sisi pembiayaan, berdasarkan data BPJS Kesehatan, Menkes Nila menyebut penyakit jantung menduduki peringkat teratas untuk biaya rawat inap diantara penyakit katastropik lainnya.

"Berbagai upaya telah dilakukan dalam pengembangan pelayanan kardiovaskular, salah satunya mempermudah akses bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kardiovaskular dengan cara menetapkan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita sebagai Pusat Jantung Nasional dengan tugas mengampu (memberi kuasa pada) RS jejaring kardiovaskular," ujar Menkes Nila.

"Saya mengimbau agar Rumah Sakit Jantung Harapan Kita untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan yang berfokus pada pasien dengan pilar utama keselamatan pasien, dan senantiasa berupaya meningkatkan mutu pelayanan melalui penerapan standar akreditasi rumah sakit baik nasional maupun internasional," kata Menkes.

Upaya dalam pengembangan Rumah Sakit Jejaring tersebut kata Menkes Nila akan melalui tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan pemantapan. Strategi dalam pembinaan jejaring kardiovaskular antara lain pembinaan sarana dan prasarana, pembinaan alat kesehatan dan pembinaan SDM. Untuk pembinaan ini dilakukan perjanjian kerjasama antara Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dengan Rumah Sakit Jejaring.

"Kelengkapan sarana dan prasarana serta alat, sangat dibutuhkan untuk penunjang penegakan diagnostik yang akurat guna menentukan terapi yang tepat. Dengan demikian, biaya pengobatan dapat ditekan dan dapat menurunkan angka mortalitas pada pasien," tandas Menkes. 

Baca Juga: Deretan Wasiat Pahlawan Nasional, dari Soekarno hingga Bung Tomo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI