Studi : Obesitas Bikin Anak Malas Belajar

Silfa Humairah Utami, Vessy Dwirika Frizona

Kamis, 15 November 2018 | 10:09 WIB
Studi : Obesitas Bikin Anak Malas Belajar
Obesitas pada anak dapat membuatnya malas belajar. ( shutterstock )

Suara.com - Studi menemukan anak-anak usia sekolah dengan bobot tubuh lebih atau disebut obesitas cenderung malas belajar di sekolah dan malas mengerjaka Pekerjaan Rumah (PR).

Dari penelitian itu juga ditemukan bahwa obesitas mengakibatkan anak-anak mengalami perkembangan yang tidak sesuai. Mereka tidak tertarik terlibat dalam berbagai kegiatan di sekolah, juga gaga menyelesaikan PR yang sudah dimulai.

Para peneliti menyebut obesitas dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk mengembangkan hubungan yang sehat, sikap positif, rasa terhadap sesama dan tanggung jawab sebagai pribadi.

Penulis dari tim peneliti, Dr Natasha Gill, dari Universitas Brown di Rhode Island, mengatakan, obesitas masa kecil adalah salah satu tantangan kesehatan masyarakat terbesar yang hadapi dunia saat ini.

"Kami tahu bahwa anak-anak dengan obesitas berada pada risiko yang lebih besar dalam hal kondisi kesehatan jangka panjang hingga dewasa," katanya seperti dilansir Dailymail, Rabu (14/11/2018).

Ia menambahkan, timnya ingin melihat apakah obesitas mempengaruhi kesejahteraan langsung seorang anak karena berhubungan dengan pengembangan keterampilan psikososial dan tanda-tanda berkembang lainnya.

Oleh karena itu para peneliti menganalisis 22.914 orang tua dan pengasuh anak-anak berusia antara 10 dan 17 untuk ambil bagian dalam Survei Nasional Kesehatan Anak 2016.

Para orang tua ditanya seputar Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT) yang meliputi faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, diagnosis depresi, jam tidur, screen time dan pendidikan orang tua juga diperhitungkan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 27,5 persen anak-anak obesitas, didefinisikan memiliki tanda yang berkaitan dengan lambannya perkembangan mereka.

baca juga

Para peneliti tidak menyatakan mengapa anak-anak obesitas cenderung berkembang daripada rekan-rekan mereka yang kurus.

Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa anak-anak yang kelebihan berat badan lebih mungkin ditindas oleh teman-teman mereka dan bahkan mungkin dianggap kurang kompeten secara akademis oleh para guru, yang mungkin membuat mereka tidak termotivasi untuk bekerja keras.

Dr Gill dan rekan-rekannya mempresentasikan temuan penelitian ini di konferensi American Academy of Pediatrics di Orlando.

"Hubungan negatif antara obesitas dan penanda yang berkembang menunjukkan bahwa ketika dibandingkan dengan anak-anak dengan BMI yang normal, anak yang memiliki tubuh gemuk mungkin cenderung kurang mengembangkan hubungan yang sehat, sikap positif, rasa peduli dan tanggung jawab, dan minat belajar," kata Dr Gill.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu, Berikut Tipe-tipe Bermain Pada Anak Menurut Sosiolog

Ibu, Berikut Tipe-tipe Bermain Pada Anak Menurut Sosiolog

Health | Rabu, 14 November 2018 | 17:30 WIB

Bunda, Ini Ciri-Ciri Anak Mengalami Pubertas Dini

Bunda, Ini Ciri-Ciri Anak Mengalami Pubertas Dini

Health | Selasa, 13 November 2018 | 20:15 WIB

Anak Juga Bisa Gagal Ginjal, Kenali Gejalanya Lebih Awal

Anak Juga Bisa Gagal Ginjal, Kenali Gejalanya Lebih Awal

Health | Selasa, 13 November 2018 | 16:28 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×