Bunda, Ini Ciri-Ciri Anak Mengalami Pubertas Dini

M. Reza Sulaiman

Selasa, 13 November 2018 | 20:15 WIB
Bunda, Ini Ciri-Ciri Anak Mengalami Pubertas Dini
Ilustrasi anak perempuan pubertas dini. (Shutterstock)

Suara.com - Pubertas dini menjadi salah satu masalah kesehatan yang rentan menyerang anak zaman sekarang. Data dari UNICEF menyebut sekitar 1 dari 5.000 anak di dunia mengalami pubertas dini.

Jika biasanya pubertas terjadi di usia 13-14 tahun, pubertas dini kerap terjadi pada anak berusia 9 tahun. Sayangnya, orang tua sering luput dengan tanda-tanda pubertas dini, padahal anak mungkin butuh pendampingan dari orang tua.

Karena itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui ciri-ciri pubertas dini pada anak agar ia siap menghadapi perubahan mental dan fisik. Berikut ciri-ciri pubertas dini:

1. Fisik

Khusus untuk anak perempuan, biasanya akan mulai mengalami pembesaran pada payudaranya, muncul jerawat, mengalami menstruasi, bulu ketiak, dan rambut kemaluan mulai tumbuh, serta aroma badan yang mulai berubah.

Sedangkan pada laki-laki, suara akan menjadi lebih berat, aroma tubuh mulai berubah, muncul jerawat, organ reproduksi mulai membesar, pertumbuhan tinggi badan melesat.

2. Emosi

Pubertas dini yang mengubah bentuk fisik anak lebih cepat dibandingkan dengan teman sebayanya dapat memengaruhi emosi anak. Misalnya saja, pada anak perempuan yang mengalami menstruasi dini, ia dapat mengalami depresi dan cemas, karena kebingungan atas perubahan yang terjadi pada dirinya.

Bahkan, bisa juga terjadi penurunan rasa percaya diri akibat perubahan yang ia alami.

baca juga

3. Postur tubuh

Durasi terjadinya pubertas dini tidak sama dengan pubertas normal. Hal ini berarti masa berlangsung pubertas dini lebih pendek. Akibatnya, ketika pubertas dini berhenti lebih awal, maka pertumbuhan tinggi badan anak juga akan berhenti lebih awal.

Jika demikian, anak tidak akan mengalami pertumbuhan tinggi badan lagi karena pertumbuhan tulang sudah berhenti dan rangka tubuh anak sudah matang. Sehingga ketika dewasa, anak yang mengalami pubertas dini cenderung berpostur lebih pendek dibandingkan dengan teman sebayanya.

4. Perilaku

Tidak hanya emosi yang dapat terpengaruh oleh pubertas dini, tapi juga perilaku anak. Misalnya saja, sebagian anak laki-laki yang mengalami pubertas dini dapat memiliki hasrat seks yang lebih untuk anak seusianya.

Sedangkan anak perempuan dapat menjadi lebih sensitif, mudah tersinggung, dan emosinya bisa naik turun. Meski begitu, kondisi ini masih memerlukan lebih banyak penelitian.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Juga Bisa Gagal Ginjal, Kenali Gejalanya Lebih Awal

Anak Juga Bisa Gagal Ginjal, Kenali Gejalanya Lebih Awal

Health | Selasa, 13 November 2018 | 16:28 WIB

Obesitas, Rabun, Hingga Kanker Intai Anak-Anak Pengguna Gadget

Obesitas, Rabun, Hingga Kanker Intai Anak-Anak Pengguna Gadget

Health | Jum'at, 09 November 2018 | 07:00 WIB

Menteri Yohana: Pelaku Kekerasan Kepada Anak Bisa Ditembak Mati

Menteri Yohana: Pelaku Kekerasan Kepada Anak Bisa Ditembak Mati

News | Kamis, 08 November 2018 | 07:35 WIB

Viral Video Mom vs ART, Ketika Pengasuh Lebih Mengerti si Anak

Viral Video Mom vs ART, Ketika Pengasuh Lebih Mengerti si Anak

Health | Rabu, 07 November 2018 | 10:57 WIB

Studi: Memukul Dapat Membuat Anak Lebih Agresif

Studi: Memukul Dapat Membuat Anak Lebih Agresif

Health | Rabu, 07 November 2018 | 07:00 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×