Adelaide Kena Wabah Sifilis, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Ade Indra Kusuma

Kamis, 15 November 2018 | 16:59 WIB
Adelaide Kena Wabah Sifilis, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya
Ilustrasi virus. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Wabah sifilis telah dinyatakan di Adelaide, otoritas kesehatan memperingatkan bayi yang belum lahir dapat meninggal jika penyakit kelamin menular ini menyebar melalui rahim.

Mengutip ABC.net.au, (14/11/2018) otoritas kesehatan SA Health mengeluarkan peringatan kepada seluruh tenaga medis dan menyarankan wabah sifilis secara resmi diperluas ke Adelaide, setelah sebelumnya hanya berada di negara bagian Far North, Eyre Peninsula dan wilayah barat.

Bicara Sifilis, DR. Dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, FINSDV menjelaskan bahwa Sifilis merupakan penyakit infeksi bakteri yang bersifat sistemik dan kronis, selama perjalanan penyakit dapat menyerang seluruh organ tubuh.

"Pada perjalanannya terdapat stadium laten tanpa menimbulkan manifestasi lesi di tubuh dan dapat ditularkan kepada bayi di dalam kandungan. Mengenai wabah di Adelaide, bagaimana bisa sampai terjadi wabah sifilis karena penyakit ini mempunyai stad laten tanpa adanya gejala, sehingga seringkali pasien sering kali tidak mendapatkan pengobatan dan menjadi sumber infeksi bagi pasangan seksualnya," beber DR. I Gusti Nyoman saat dihubungi Suara.com, Kamis (15/11/2018).

Menurut DR. I Gusti Nyoman, penularan dari penyakit sifilis ini membutuhkan waktu kurang lebih 3 minggu dari terinfeksi sampai menimbulkan gejala ulkus atau luka di kelamin.

"Sifilis bisa kena kepada ibu hamil, karena infeksi ini dapat menembus plasenta sehingga jika terjadi infeksi pada ibu hamil dapat menyebabkan terjadi infeksi pada anak yang dikandung dan juga dapat menyebabkan infeksi kongenital," jelasnya.

Wabah Sifilis disebut sangat berbahaya karena bisa menimbulkan penderitanya meninggal dunia. Lalu apakah Sifilis bisa diobati?

"Sifilis bisa menyebabkan infeksi lanjutan pada berbagai macam organ jika tidak dtangani dengan tepat, Sifilis ada stadiumnya, dari stadium dini dan lanjut. Namun ini bisa disembuhkan jika dlakukan terapi segera," tegas DR. I Gusti Nyoman,

Demi mengetahui apakah seseorang kena Sifilis, DR. I Gusti Nyoman memberikan ciri-ciri fisik.

"Sifilis tergantung dari stadiumnya, pada stadium awal akan muncul luka atau ulkus pada alat kelamin, stadium 2 dapat menimbulkan gejala bercak kemerahan di badan, telapak tangan, benjolan di alat kelamin, alopesia, limfodenopati generalisata dan pada stadium ini dapat menyerupai penyakit lainnya sehingga disebut great imitator," bebernya.

Meski sifilis merupakan salah satu jenis penyakit kelamin berbahaya, banyak masyarakat salah kaprah karena penyakit sifilis disebut gejala awal seseorang kena HIV-AIDS.

"Kalau sudah kena Sifilis benarkah dia bakal HIV-AIDS?  Itu anggapan salah, jika kita kena sifilis belum tentu kita bakal kena HIV, namun karena penyakit ini merupakan penyakit menular seksual sehingga banyak sekali pasien dengan Sifilis yang disertai infeksi HIV. Maka dari itu kembali lagi lakukan seks aman, pencegahannya dengan memakai kondom, dan tidak berganti pasangan," tutup DR. I Gusti Nyoman yang juga Dosen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FK UNUD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Penampakan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Ini Penampakan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

News | Kamis, 15 November 2018 | 16:53 WIB

Jokowi Bukan Orator Baik, Tapi Komunikator Politik yang Baik

Jokowi Bukan Orator Baik, Tapi Komunikator Politik yang Baik

News | Kamis, 15 November 2018 | 16:49 WIB

Catat, Begini Cara Tepat Penggunaan Obat Antibiotik!

Catat, Begini Cara Tepat Penggunaan Obat Antibiotik!

Health | Kamis, 15 November 2018 | 16:44 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB