Studi : Olahraga Hari Jumat Nggak Bikin Gemuk

Silfa Humairah Utami | Vessy Dwirika Frizona
Studi : Olahraga Hari Jumat Nggak Bikin Gemuk
Ilustrasi olahraga di hari jumat nggak bikin gemuk. (Shutterstock)

Kok bisa olahraga Jumat nggak bikin gemuk?

Suara.com - Kini Anda bisa menghabiskan akhir pekan hanya dengan leyeh-leyeh di sofa ditemani camilan favorit sambil nonton film tapi tidak bikin badan gemuk, jika melakukan olahraga di hari Jumat.

Baru-baru ini penelitian menemukan menghabiskan akhir pekan ditemani cemilan favorit bisa tidak membuat timbunan lemak. Asalkan, Anda berolahraga pada hari Jumat.

Para peneliti dari University of Texas Southwestern menemukan bahwa berolahraga secara semi-intens sekali saja dapat menuai manfaat yang bisa bertahan selama berhari-hari.

Uji pada tikus menunjukkan metabolisme mereka ditingkatkan selama 48 jam, yang berarti sesi olahraga pada hari Jumat dapat memungkinkan Anda untuk menikmati seluruh akhir pekan dengan bersantai sepuasnya.

Metabolisme seseorang menentukan tingkat pembakaran kalori secara cepat sehingga membantu menurunkan berat badan.

Para peneliti menganalisis efek olahraga pada dua jenis jaringan otak yang membentuk sirkuit otak melanocortin, yang ada pada tikus dan manusia.

Salah satu jaringan, POMC, dikaitkan dengan berkurangnya nafsu makan, menurunkan kadar gula darah dan pembakaran kalori yang lebih besar.

Sementara yang lain, kata Dr Kevin Williams, salah satu tim peneliti, NPY / AgRP, membuat orang lapar dan menurunkan metabolisme.

Aktivitas sirkuit otak tikus dimonitor setelah mereka menyelesaikan berbagai rejimen pelatihan, yang berkisar satu, lima dan sepuluh hari aktivitas.

Hasil yang dipublikasikan dalam jurnal Molecular Metabolism, menunjukkan bahwa hanya satu kali olahraga dapat meningkatkan aktivitas POMC sambil menghambat NPY / AgRP.

Ini menyebabkan hewan mengalami penurunan nafsu makan hingga enam jam, serta membakar kalori lebih cepat. Satu kali olahraga didefinisikan sebagai tiga treadmill 20 menit untuk tikus.

"Hasil ini dapat menjelaskan pada tingkat sirkuit saraf mengapa banyak orang tidak langsung lapar setelah olahraga," kata Dr Williams.

Efeknya diperkirakan berlangsung lebih lama karena semakin banyak orang yang olahraga.

"Tidak perlu banyak olahraga untuk mengubah aktivitas neuron ini," kata Dr Williams.

"Berdasarkan hasil ini, kami memprediksi bahwa keluar dan berolahraga bahkan sekali  secara semi-intens dapat menuai manfaat yang berlangsung selama berhari-hari, khususnya sehubungan dengan metabolisme glukosa," jelasnya seperti dilansir Dailymail, Kamis (6/12/2018).

Baca Juga
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS