Begini Penampakan Peluit yang Nyangkut di Paru-Paru Asep

Ade Indra Kusuma

Kamis, 20 Desember 2018 | 17:28 WIB
Begini Penampakan Peluit yang Nyangkut di Paru-Paru Asep
Peluit yang dikeluarkan dari saluran pernapasan Asep Yaya, berhasil dikeluarkan melalui proses Endoskopi. [Suara.com/Hendri Barnabas]

Suara.com - Sebelumnya diberitakan, peluit yang bersarang dalam paru-paru bocah Asep Yaya (9) akhirnya berhasil dikeluarkan tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/12/2018).

Agar peluit bisa dikeluarkan, tim dokter mengaku menjalankan prosedur endoskopi. Asep diketahui tiba di RSHS pada Rabu (19/12/2018) siang. Sebelum Endoskopi, Asep Yaya diperiksa di laboratorium.

Kepala KSM Ilmu Kesehatan THT-KL RSHS dr Lina Lasminingrum, Sp.THT-KL (K) mengatakan saluran pernapasan Asep Yahya mengeluarkan bunyi akibat peluit tersangkut di paru-paru.

Satu peluit sudah dua bulan terakhir tersangkut di paru-paru Asep Yaya, bocah berusia 9 tahun warga Kampung Cimalang, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. [Suara.com/Hendri Barnabas]
Satu peluit sudah dua bulan terakhir tersangkut di paru-paru Asep Yaya, bocah berusia 9 tahun warga Kampung Cimalang, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. [Suara.com/Hendri Barnabas]

"Posisi peluit di percabangan utama bronkus kiri. Tidak terlihat pada hasil rontgen, tapi karena ini peluit, jadi ada bunyinya. Bunyi memberi arahan pada kami untuk pengambilan,” ujarnya kepada kontributor Suara.com.

Bicara soal Endoskopi, seperti melansir Webmd, teknik ini merupakan Prosedur non-bedah ini biasanya digunakan untuk memeriksa bagian dalam tubuh manusia. Baik itu di bagian atas, paru-paru hingga saluran pencernaan seseorang. Endoskopi menyerupai tabung fleksibel dengan cahaya dan kamera yang melekat di ujungnya. Dokter nantinya dapat melihat gambar saluran pencernaan Anda di monitor.

Apakah Endoskopi Aman?

Secara keseluruhan, endoskopi sangat aman; Namun, prosedur ini memang memiliki beberapa komplikasi potensial, diantaranya Perforasi (robek di dinding usus), Reaksi terhadap sedasi, Infeksi, Berdarah, Pankreatitis sebagai akibat dari ERCP.

Biasanya, untuk sebagian besar pemeriksaan dengan endoskopi, obat penenang disediakan. Hal ini dibutuhkan demi meningkatkan kenyamanan pasien yang menjalani pemeriksaan. Obat penenang, yang diberikan melalui suntikan ke pembuluh darah, menghasilkan relaksasi dan tidur ringan. Biasanya ada beberapa jika ada ingatan prosedur. Penderita terbangun dalam waktu satu jam, tetapi efek obat-obatan lebih berkepanjangan, sehingga tidak aman untuk dikendarai sampai hari berikutnya.

Anestesi umum (membuat Anda tertidur total selama jangka waktu tertentu) hanya diberikan dalam keadaan yang sangat khusus (pada anak kecil, dan ketika prosedur yang sangat kompleks direncanakan).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Endoskopi, Teknik yang Dipakai Dokter Angkat Peluit di Tubuh Asep

Mengenal Endoskopi, Teknik yang Dipakai Dokter Angkat Peluit di Tubuh Asep

Health | Kamis, 20 Desember 2018 | 17:16 WIB

JIka Telan Peluit Seperti Asep Apa Bisa Keluar Lewat BAB? Ini Kata Peneliti

JIka Telan Peluit Seperti Asep Apa Bisa Keluar Lewat BAB? Ini Kata Peneliti

Health | Kamis, 20 Desember 2018 | 16:50 WIB

Peluit yang 2 Bulan Nyangkut di Paru-paru Asep Berhasil Dikeluarkan

Peluit yang 2 Bulan Nyangkut di Paru-paru Asep Berhasil Dikeluarkan

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 13:25 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×