Menatap Matahari Langsung dapat Obati Berbagai Penyakit?

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Minggu, 23 Desember 2018 | 09:49 WIB
Menatap Matahari Langsung dapat Obati Berbagai Penyakit?
Ilustrasi menatap Matahari langsung. (Shutterstock).

Suara.com - Seorang celebrity chef asal Australia bernama Pete Evans mendapat kecaman setelah mengatakan bahwa 'sungazing' atau aksi menatap matahari langsung dapat mengobati berbagai penyakit.

Pete juga dikenal sebagai penggiat Yoga dan dipanggil Guru, maka tak heran kalau 'pesan' yang ia sampaikan banyak dipercaya pengikutnya.

"Setiap hari saya sangat suka menikmati air laut yang bersih sekaligus menatap langsung ke cahaya matahari saat awal terbit atau menjelang terbenam," kata Pete dalam salah satu keterangan fotonya dilansir Odditycentral.

Ia melanjutkan, "Hal mudah sekaligus kuat tersebut adalah dua pengobatan murah paling baik di planet untuk tubuh, pikiran dan spirit."

Pete Evans, yang sangat sering membagikan tips wellness setiap hari kepada 200 ribu pengikutnya di Instagram adalah seorang yang mempraktekkan diet paleo dan pernah mendapat kritik luas karena pernah menolak pengobatan medis dari dokter.

Ia pernah meminta orangtua mempraktekkan diet paleo pada bayi-bayinya dan mengatakan bahwa tabir surya adalah hal yang 'berbahaya'.

Meski kontroversi, bukan berarti Pete tak memiliki pendukung. Saat Pete menghimbau pendukungnya untuk melihat langsung ke arah matahari, banyak dokter yang melarang.

Tapi pengikut Pete mengatakan bahwa apa yang idolanya maksud adalah melihat langsung ke matahari sebentar saja.

Sementara dokter mengatakan melihat langsung ke arah matahari, meski sebentar, cukup untuk mengganggu penglihatan.

baca juga

Bahkan Australian Medical Association of New South Wales (AMA NSW) jelas-jelas menolak himbauan Pete Evans.

"Kami lelah mengatakan ini tapi, tolong jangan ikuti himbauan dari Pete Evans. Apalagi kalau dia menghimbau menatap langsung matahari," tulis AMA NSW di Twitter.

Menatap langsung ke arah matahari, baik saat terbit atau tenggelam saat jaraknya terdekat dengan bumi, adalah salah satu praktil spiritual yang sudah lama diterapkan.

Menurut dokumentasi Eat the Sun, pemula dihimbau menatap matahari langsung selama 10 detik saat terbit dan 10 detik saat terbenam setiap hari.

Sementara bagi mereka yang sudah terbiasa, bisa menatap matahari langsung selama 44 menit.

Ada juga sosok seperti Hira Ratan Manek, yang menngklaim bertahun-tahun tak makan dan hanya 'memakan' cahaya matahari.

Meski begitu, memakan cahaya matahari tak bekerja bagi semua orang.

Di Swiss beberapa tahun lalu bukannya sembuhkan enyakit, heboh tentang penggiat praktek menatap matahari langsung yang hampir mati kelaparan karena berharap dapat hidup hanya dengan memakan sinar matahari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun 2019, Penyakit Ini Akan Masih Membayangi Indonesia

Tahun 2019, Penyakit Ini Akan Masih Membayangi Indonesia

Health | Sabtu, 22 Desember 2018 | 10:00 WIB

Sering Tidak Disadari Ternyata 5 Hal Ini 5 Gejala Kerusakan Hati

Sering Tidak Disadari Ternyata 5 Hal Ini 5 Gejala Kerusakan Hati

Health | Senin, 17 Desember 2018 | 16:05 WIB

Awas, Risiko Penyakit Jantung Kalau Makan Terlalu Malam

Awas, Risiko Penyakit Jantung Kalau Makan Terlalu Malam

Health | Rabu, 12 Desember 2018 | 11:39 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB