Lawan Hoax dan Kanker, Perjuangan Sutopo BNPB Dipuji Media Internasional

M. Reza Sulaiman

Senin, 31 Desember 2018 | 12:17 WIB
Lawan Hoax dan Kanker, Perjuangan Sutopo BNPB Dipuji Media Internasional
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. (Suara.com/ Chyntia Sami)

Suara.com - Perjuangan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melawan penyakit kanker paru stadium 4B sekaligus meluruskan hoax soal bencana di Indonesia mendapat apresiasi media internasional.

Harian New York Times, salah satu media ternama di Amerika Serikat, mengangkat cerita Sutopo yang penuh inspirasi.

"Tidak menyangka orang Boyolali, foto dan beritanya dimuat di New York Times. Pak Richard C. Paddock, wartawan New York Times, jauh-jauh mereka datang ke Indonesia untuk menemui saya. Meminta wawancara khusus dan foto," ujar Pak Topo, begitu ia akrab disapa, kepada wartawan, Senin (31/12/2018).

Sutopo menceritakan bahwa New York Times tertarik menjadikannya tokoh profil dan diliput. Kepada Sutopo, Paddock bercerita bahwa Sutopo menginspirasi banyak orang dengan giat melawan hoax dan memberikan informasi seputar bencana, sembari berjuang melawan penyakit kanker paru stadium 4 yang dialaminya.

"Apa yang kamu lakukan sangat menarik diberitakan. Dari sisi kemanusiaan sangat menarik. Indonesia dia ditimpa banyak bencana yang menimbulkan ribuan korban jiwa. Di saat bersamaan, Pak Topo yang sakit kanker paru stadium 4b. Sakit kritis yang pasti menyakitkan. Tapi terus menerus memberikan informasi bencana tanpa menyerah dan mengenal lelah. Ini sangat menginspirasi. Media internasional juga banyak memberitakanmu. Merujuk semua informasimu. Penjelasan yang kamu berikan cepat, akurat dan menenangkan banyak pihak," tulis Sutopo, menceritakan ulang percakapannya dengan Paddock.

Sosok inspiratif, perjuangan Sutopo Purwo Nugroho sebagai jubir BNPB sembari melawan kanker diliput New York Times. (Screenshot/NYTimes.com)
Sosok inspiratif, perjuangan Sutopo Purwo Nugroho sebagai jubir BNPB sembari melawan kanker diliput New York Times. (Screenshot/NYTimes.com)

Paddock juga menyebut kecepatan Sutopo memberitakan soal bencana yang terjadi di Indonesia melalui media sosial sangat luar biasa. Hal tersebut bahkan menurutnya tak bisa ditemukan di Amerika Serikat.

Ditambah, Sutopo memberitakan kabar tersebut sembari melakukan pengobatan untuk penyakit kanker paru yang dialaminya. Paddock juga mengangkat cerita Sutopo yang tengah berlibur dan berencana menjalani pengobatan alternatif di Yogyakarta, namun harus tertunda karena adanya bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi di Banten dan Lampung.

"Umumnya survivor kanker, apalagi sudah level kritis, dia banyak di rumah atau di rumah sakit. Tapi kamu masih bekerja melayani media dan publik. Saya follower twitter kamu. Sangat cepat sekali kamu memberikan informasi bencana. Di USA tidak secepat itu. Media sulit mendapatkan data dan informasi yang cepat saat ada bencana di Amerika. Twitter kamu juga ada sering memuat hal-hal yang lucu dan tentang kehidupan, kesehatan, hoax, dan lainnya. Kita orang Amerika banyak yang simpati, respek dan memberikan apresiasi apa yang Pak Topo lakukan. Itulah alasan saya datang kesini," ungkap Paddock kepada Sutopo lagi.

Sutopo mengaku sangat terhormat bisa mengisi halaman The Saturday Profile New York Times, yang terbit pada tanggal 28 Desember lalu. Dikatakannya, halaman profil tersebut biasanya memuat orang penting di dunia.

baca juga

Ia juga mengucap syukur kepada awak media yang selama ini mendukung perjuangannya, baik dalam melawan hoax bencana maupun penyakit kanker yang dideritanya. Ke depannya, ia mengaku akan terus memberikan yang terbaik bagi BNPB meski harus melawan sakit d seluruh tubuh.

"Sesungguhnya apa yang saya lakukan ini adalah biasa. Sebagai jubir BNPB saya harus terus menerus memberikan informasi bencana kepada media. Bencana tak mengenal waktu kapan kerjadiannya, saya pun juga harus begitu. Meski kondisi tubuh makin melemah karena sakit makin menggerogoti tubuh saya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Balita Tewas Akibat Diterjang Angin Puting Beliung di Cirebon

Satu Balita Tewas Akibat Diterjang Angin Puting Beliung di Cirebon

News | Minggu, 30 Desember 2018 | 21:58 WIB

Ikut Kompetisi Sepak Bola U-13, Adit Lolos dari Tsunami Selat Sunda

Ikut Kompetisi Sepak Bola U-13, Adit Lolos dari Tsunami Selat Sunda

Bola | Sabtu, 29 Desember 2018 | 20:05 WIB

Gempa 7,1 SR Terasa Hingga Filipina dan Ternate, Tak Ada Peringatan Tsunami

Gempa 7,1 SR Terasa Hingga Filipina dan Ternate, Tak Ada Peringatan Tsunami

News | Sabtu, 29 Desember 2018 | 13:07 WIB

BNPB: Letusan Gunung Anak Krakatau Kecil, Tak Seperti Ibunya Tahun 1883

BNPB: Letusan Gunung Anak Krakatau Kecil, Tak Seperti Ibunya Tahun 1883

News | Sabtu, 29 Desember 2018 | 04:10 WIB

Update Tsunami Selat Sunda: Jumlah Korban Tewas Berkurang, Jadi 462 Orang

Update Tsunami Selat Sunda: Jumlah Korban Tewas Berkurang, Jadi 462 Orang

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 14:34 WIB

Terkini

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

×