Hair River Filter, Ketika Limbah Rambut Jadi Solusi Atasi Pencemaran Sungai

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 08 Januari 2019 | 13:42 WIB
Hair River Filter, Ketika Limbah Rambut Jadi Solusi Atasi Pencemaran Sungai
Produk inovatif atasi limbah sungai [press release]

Suara.com - Di era bertumbuhnya industri yang pesat, tentunya tak lepas dari munculnya banyak pabrik yang menghasilkan limbah pabrik. Ironisnya, limbah tersebut dibuang begitu saja dan mengotori sungai-sungai di Indonesia.

Padahal masih banyak warga yang sangat bergantung pada sungai sebagai sumber airnya sehari-hari. Bisa terbayangkan limbah logam, minyak, merkuri, dan masih banyak lagi tercampur dengan air sungai dan dikonsumsi langsung oleh warga, itu semua akan sangat berakibat buruk bagi kesehatan mereka.

Clean Action, sebuah lembaga nonprofit yang bergerak di bidang lingkungan berupaya untuk meminimalisir resiko tersebut. Mereka datang dengan gagasan segar dan cukup ekonomis untuk mengembalikan kebersihan sungai, tak lain agar warga yang bergantung pada sungai sebagai sumber airnya sehari-hari bisa terbebas dari ancaman limbah-limbah kimia berbahaya yang dihasilkan dari pabrik-pabrik.

Hair River Filter, project percontohan yang memanfaatkan limbah rambut dari salon maupun pangkas rambut menjadi filter air yang efektif menyerap limbah kimia berbahaya. Mungkin kita pernah bertanya-tanya sesaat selesai memangkas rambut di salon maupun pangkas rambut, kemanakah limbah rambut itu terbuang? Ada yang memanfaatkannya sebagai wig rambut, namun kebanyakan limbah rambut dibuang percuma begitu saja.

Dibalik itu, sebuah studi di India menunjukkan bahwa rambut sangat efektif menyerap limbah-limbah berbahaya seperti merkuri, logam, minyak, kadmium, dan lain-lain (sumber: National Institute of Science, Technology & Development Studies, New Delhi, India).

Limbah rambut didaur ulang atasi pencemaran sungai [press release]
Limbah rambut didaur ulang atasi pencemaran sungai [press release]

Proses pembuatan Hair River Filter dimulai dari seluruh limbah rambut dikumpulkan dan kemudian dibentuk menjadi beberapa gumpalan rambut. Lalu gumpalan-gumpalan rambut tersebut disusun menjadi satu membentuk bidang kotak. Bidang kotak rambut tersebut ditekan dari kedua sisi dengan jaring besi berukuran persegi panjang, jadilah sebuah blok filter rambut.

Selanjutnya beberapa blok filter rambut di simpan di sungai yang telah tercemar selama 1 hingga 2 minggu agar rambut dapat menyerap bahan limbah kimia berbahaya. Proses yang sangat sederhana dan terhitung sangat ekonomis untuk menanggulangi masalah kronis pencemaran sungai.

“Kami berharap proyek percontohan Hair River Filter ini dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan, pabrik, atau pun LSM untuk melakukan hal yang sama atau pun menciptakan gagasan-gagasan baru yang lebih ekonomis demi membersihkan sungai-sungai di Indonesia untuk khalayak ramai, khususnya bagi mereka yang menggantungkan hidupnya pada sungai. Karena sungai memiliki peran penting sebagai sumber kehidupan bagi makhluk hidup sekitarnya,” ujar Hendro Talenta, Program Director Clean Action melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Jakarta (8/1/2019).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurang SDM, DKI Kewalahan Awasi Perusahaan Penghasil Limbah Beracun

Kurang SDM, DKI Kewalahan Awasi Perusahaan Penghasil Limbah Beracun

News | Senin, 07 Januari 2019 | 20:34 WIB

Pasir Beracun Rusun Marunda, Pengusaha DKI Dipastikan Rutin Lapor Limbah

Pasir Beracun Rusun Marunda, Pengusaha DKI Dipastikan Rutin Lapor Limbah

News | Senin, 07 Januari 2019 | 20:12 WIB

Geger Pasir Beracun di Rusun Marunda, Besok Pemprov DKI Bertemu KLHK

Geger Pasir Beracun di Rusun Marunda, Besok Pemprov DKI Bertemu KLHK

News | Senin, 07 Januari 2019 | 18:47 WIB

Terkini

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

×