Australia Waspadai Penularan Campak dari Luar Negeri

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Selasa, 22 Januari 2019 | 08:05 WIB
Australia Waspadai Penularan Campak dari Luar Negeri
Australia waspadai penularan campak dari luar negeri. [shutterstock]

Suara.com - Dua anak yang menderita campak dan baru tiba ke Sydney mendapat perhatian khusus pemerintah Australia karena adanya ancaman penyebaran campak di negara tersebut.

Sebelumnya, NSW Health mengeluarkan peringatan kepada seluruh penumpang Singapore Airlines SQ221 yang tiba di Sydney pada 11 Januari 2019 tentang adanya ancaman campak setelah dua anak dalam penerbangan tersebut didiagnosis dengan penyakit campak.

Sejak itu juga terungkap bahwa orang tua anak-anak penderita campak menolak untuk memvaksin anak mereka saat berencana melakukan liburan ke Sri Lanka.

NSW Health kemudian mengumumkan kasus darurat campak pada hari Jumat, dan menyarankan orang-orang yang mungkin telah melakukan kontak dengan kedua anak tersebut untuk mewaspadai gejala campak.

"Jika Anda mengalami gejala, silakan hubungi dokter Anda," kata direktur penyakit menular, Dr Vicky Sheppeard dalam sebuah pernyataan, dilansir News.com.au.

Gejala campak termasuk diantaranya demam, sakit mata dan batuk, diikuti ruam di sekujur tubuh setelah tiga atau empat hari kemudian.

Sebelumnya, peringatan tentang masalah campak juga datang sehari setelah kasus campak lain yang melibatkan seorang lelaki yang terbang dari Manila ke Sydney pada 11 Januari 2019.

Kekhawatiran pemerintah Australia akan ancaman lenyakit campak didasari fakta dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yang mengatakan bahwa campak telah membunuh 110.000 orang di seluruh dunia pada tahun 2017, dengan sebagian besar kasus kematian terjadi pada anak-anak usia di bawah lima tahun.

Dan secara nasional di Australia, tingkat vaksinasi campak pada anak berusia lima tahun meningkat dari 88 persen menjadi 94,6 persen antara 2010 dan 2018 dengan target nasional mencapai 95 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gelombang Panas Ekstrem, Daging Mentah Dijemur Langsung Matang!

Gelombang Panas Ekstrem, Daging Mentah Dijemur Langsung Matang!

Lifestyle | Minggu, 20 Januari 2019 | 16:26 WIB

6 Daftar Biaya yang harus Disiapkan Jika Berobat ke Luar Negeri

6 Daftar Biaya yang harus Disiapkan Jika Berobat ke Luar Negeri

Health | Rabu, 16 Januari 2019 | 12:49 WIB

Karena Desain Pakaian, Pembaca Berita Ini Ramai Dibicarakan

Karena Desain Pakaian, Pembaca Berita Ini Ramai Dibicarakan

Tekno | Jum'at, 11 Januari 2019 | 07:40 WIB

Kemenkes: Imunisasi Campak Rubella Masuk Imunisasi Rutin Lengkap

Kemenkes: Imunisasi Campak Rubella Masuk Imunisasi Rutin Lengkap

Health | Selasa, 08 Januari 2019 | 17:00 WIB

Dua Tahun Berjalan, Cakupan Imunisasi MR di Indonesia 87,33 Persen

Dua Tahun Berjalan, Cakupan Imunisasi MR di Indonesia 87,33 Persen

Health | Selasa, 08 Januari 2019 | 16:20 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×