Kenali 5 Risiko Kesehatan yang Dialami Pekerja Kantoran

Vania Rossa, Firsta Nodia

Rabu, 23 Januari 2019 | 10:53 WIB
Kenali 5 Risiko Kesehatan yang Dialami Pekerja Kantoran
Pekerja kantoran. [Shutterstock]

Suara.com - Pekerja di zaman now lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan berpendingin dengan duduk di depan layar komputer selama kurang lebih delapan jam sehari. Meski terlindungi dari teriknya matahari, kegiatan bekerja di dalam ruangan ternyata bisa berakibat buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Berikut adalah efek buruk dari kerja kantoran yang harus Anda tahu seperti dilansir dari laman Medical Daily.

1. Risiko obesitas dan mata kering
Salah satu efek buruk dari duduk di meja sepanjang hari adalah peningkatan risiko obesitas dan penyakit tidak menular seperti stroke hingga diabetes. Pekerja kantoran umumnya tidak terlalu banyak bergerak sehingga studi menyarankan Anda untuk berjalan selama lima menit usai duduk satu jam untuk meminimalkan risiko ini. Selain itu, penggunaan komputer yang lama juga dapat menyebabkan masalah seperti mata kering.

2. Mudah cemas
Perkembangan teknologi seperti hadirnya email dan grup chat membuat pekerja tak lagi memiliki batasan antara urusan kantor dan pribadi. Hal ini seringkali mendorong perasaan cemas yang lebih tinggi. Anda juga cenderung 'dikejar-kejar' urusan pekerjaan meski sudah berada di rumah. Hal ini bisa memengaruhi hubungan bersama keluarga.

Untuk meminimalkan risiko ini, Anda harus menetapkan batas yang sehat seperti mematikan notifikasi email ketika berada di rumah dan mengabaikan grup chat ketika waktu bekerja sudah selesai untuk menjaga keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik.

3. Menurunkan kualitas tidur
Pergeseran shift yang tidak terduga dan pengaturan waktu kerja yang tidak teratur dapat mengurangi kualitas tidur Anda. Seiring waktu, hal ini dapat dikaitkan dengan risiko penyakit kronis yang lebih tinggi. Pola tidur yang buruk juga dapat meningkatkan perasaan terisolasi yang membuat Anda merasa tak memiliki teman.

"Hal ini tidak hanya membuat Anda mudah tersinggung, tapi juga tidak baik bagi siapa pun karena Anda kelelahan akibat belum cukup tidur," kata Christina Maslach, profesor psikologi di University of California, Berkeley.

4. Stres
E. Kevin Kelloway dari Universitas St. Mary mencatat bahwa perlakuan yang tidak adil dari atasan ke bawahan dapat merusak kesehatan mental Anda dalam jangka panjang. Banyak karyawan telah melaporkan bahwa atasan mereka adalah sumber stres yang signifikan. Psikolog juga menemukan bahwa pekerja yang mengalami stres memiliki kinerja 50 persen lebih buruk.

5. Memengaruhi kebiasaan makan
Penelitian telah menunjukkan bahwa banyak tempat kerja menawarkan pilihan makanan yang tidak sehat seperti pizza, soda, kue, brownies, kue, dan permen. Kita tahu bahwa stres dapat membuat sebagian orang menginginkan makanan manis dan semakin sulit ditolak ketika camilan ditawarkan secara gratis.

baca juga

Stephen J. Onufrak, seorang peneliti di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, memimpin sebuah studi baru yang menyoroti bagaimana makanan di tempat kerja seringkali tinggi kalori, biji-bijian olahan, gula tambahan, dan garam. Pola makan seperti ini bisa meningkatkan risiko penyakit tidak menular di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Intip Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencari Kerja Hingga Memutuskan Resign

Intip Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencari Kerja Hingga Memutuskan Resign

Bisnis | Rabu, 26 Desember 2018 | 14:10 WIB

Karyawannya Terjangkit Penyakit Misterius, Samsung Bayar Rp 1,9 Miliar

Karyawannya Terjangkit Penyakit Misterius, Samsung Bayar Rp 1,9 Miliar

Tekno | Selasa, 25 Desember 2018 | 09:47 WIB

Strategi Kemenkes Lindungi Kesehatan Para Pekerja

Strategi Kemenkes Lindungi Kesehatan Para Pekerja

Health | Kamis, 20 Desember 2018 | 19:45 WIB

Terkini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:09 WIB

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Bekaci | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

Bogor | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:03 WIB

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:01 WIB

×