Akibat Tindik Hidung, Perempuan Ini Lumpuh Seumur Hidup

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Jum'at, 15 Februari 2019 | 08:27 WIB
Akibat Tindik Hidung, Perempuan Ini Lumpuh Seumur Hidup
Ilustrasi seorang perempuan memiliki tindik di hidung. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang perempuan berusia 21 tahun mengalami kelumpuhan usai melakukan tindik di bagian hidungnya. Layane Dias, perempuan asal Brazil ini tak pernah menyangka bahwa tindik hidung yang umum dilakukan sebagian orang membuatnya harus bergantung pada kursi roda seumur hidupnya.

Kelumpuhan ini dialami Dias secara bertahap. Awalnya, ia merasakan nyeri ketika menggerakkan anggota tubuhnya. Beberapa minggu kemudian ia tak bisa merasakan kakinya. Hingga akhirnya semua tubuhnya mati rasa dari dada hingga bagian kaki.

Setelah mengunjungi dokter, Dias didiagnosis menderita infeksi Staphylococcus aureus yang disebabkan oleh bakteri di saluran hidungnya. Dias pun ingat bahwa sebulan sebelummya ia melakukan tindik hidung. Dokter pun meyakini bahwa hal inilah yang membuat bakteri masuk ke dalam hidung Dias.

"Saya juga sempat merasakan demam. Hidung saya juga berwarna kemerahan. Tak lama rasa itu menjadi tak tertahankan dan saya dilarikan ke rumah sakit," ujar Dias dikutip dari Newsweek.

Selain kelumpuhan bertahap, dokter juga menemukan nanah di bagian tulang belakangnya. Bahkan ahli bedah di rumah sakit setempat, Oswaldo Ribeiro Marquez baru pertama kali menemukan kasus infeksi yang menjalar hingga ke tulang belakang.

"Sangat mungkin dan masuk akal jika tindik hidung-lah yang menyebabkan infeksi dan memicu paraplegia, tetapi ini perlu dikonfirmasi dengan tes," ujar Marquez.

Dokter kulit Alessandra Romiti mengatakan bahwa komplikasi dari tindik hidung sangat jarang terjadi. Namun, dia menekankan pentingnya sterilisasi sebelum seseorang mendapatkan tindikan di hidungnya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, bakteri Staphylococcus aureus hidup di hidung sekitar 30 persen orang. Infeksi yang dihasilkan sering disebut infeksi staph.

Sebagian besar kasus, pasien tidak jatuh sakit. Namun, bakteri bisa berbahaya jika memasuki aliran darah. Hal ini dapat menyebabkan kondisi sepsis; pneumonia; infeksi katup jantung yang disebut endokarditis; dan infeksi tulang osteomielitis.

baca juga

Sementara semua orang dapat mengembangkan infeksi staph, mereka yang memiliki kondisi seperti kanker, diabetes, penyakit pembuluh darah, eksim, dan penyakit paru-paru berada pada risiko terbesar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belai Kucing Liar Saat Liburan, Blogger Ini Lumpuh karena Infeksi

Belai Kucing Liar Saat Liburan, Blogger Ini Lumpuh karena Infeksi

Health | Kamis, 24 Januari 2019 | 12:09 WIB

Tindik Puting Bisa Bikin Perempuan Mudah Terangsang?

Tindik Puting Bisa Bikin Perempuan Mudah Terangsang?

Lifestyle | Senin, 20 Agustus 2018 | 21:18 WIB

Tindik Jari, Pengganti Cincin Kawin ala Generasi Milenial

Tindik Jari, Pengganti Cincin Kawin ala Generasi Milenial

Lifestyle | Rabu, 14 Maret 2018 | 20:15 WIB

Manfaat Tindik Hidung dan Telinga yang Belum Anda Ketahui

Manfaat Tindik Hidung dan Telinga yang Belum Anda Ketahui

Health | Rabu, 25 Oktober 2017 | 15:00 WIB

Kapan Waktu Tepat Anak Ditindik?

Kapan Waktu Tepat Anak Ditindik?

Health | Kamis, 04 Mei 2017 | 16:03 WIB

Punya 400 Tindikan, Lelaki Ini Diusir dari Dubai

Punya 400 Tindikan, Lelaki Ini Diusir dari Dubai

News | Senin, 18 Agustus 2014 | 17:26 WIB

Terkini

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

×