Fakta Mengenai Kanker Lambung, Mulai dari Penyebab hingga Gejala

Vika Widiastuti

Senin, 18 Februari 2019 | 07:47 WIB
Fakta Mengenai Kanker Lambung, Mulai dari Penyebab hingga Gejala
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Kanker lambung merupakan kondisi dimana sel-sel di perut tumbuh di luar kendali. Gejala kanker perut bisa dimulai dari bagian perut mana saja lalu menyebar ke bagian tubuh lain, misalnya hati, paru-paru, dan tulang. 

Salah satu jenis kanker lambung yang paling umum dijumpai adalah adenokarsinoma. Kanker ini mulai berkembang di jaringan selaput perut serta di sel-sel yang membuat lendir atau cairan lain.

Sedangkan jenis kanker lambung yang jarang dijumpai adalah tumor karsinoid, sarkoma lambung, dan limfoma, yang berhubungan dengan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang disebut kelenjar getah bening.

Dilansir HiMedik dari WebMD, penyebab utama kanker lambung adalah bakteri Helicobacter pylori (H. pylori). Selain itu, bakteri tersebut juga menyebabkan borok dan radang di perut.

Namun, jika ada keluarga yang menderita kanker lambung maka kamu memiliki peluang lebih tinggi terkena kanker lambung. Selain itu, beberapa kondisi medis juga dapat meningkatkan peluang terkena kanker lambung.

Ilustrasi bakteri. (pixabay/geralt)
Ilustrasi bakteri. (pixabay/geralt)

Di antaranya anemia pernisiosa yaitu kondisi ketika seseorang sangat kekurangan sel darah merah karena membutuhkan lebih banyak B12. Poliposis adenomatosa familial, kondisi munculnya polip di area seperti perut dan usus besar, serta achlorhydria, ketika seseorang tidak memiliki cukup asam dalam cairan pencernaan.

Begitu pula dengan gaya hidup. Mengonsumsi banyak makanan asap, ikan asin, daging, dan acar sayuran dapat meningkatkan risiko terkena kanker lambung.

Apalagi jika kurang mengonsumsi buah dan sayuran yang disertai merokok, banyak minum alkohol, dan kelebihan berat badan.

Sayangnya, gejala kanker lambung ini mungkin tidak akan terasa sampai kanker menyebar ke bagian lain. Namun, kamu perlu waspada jika merasa kembung atau kenyang setelah makan meski sedikit, mulas, mual, muntah, dan sakit perut.

baca juga

Oleh sebab itu, jika dirasa memiliki gejala serupa sebaiknya segera pergi ke dokter dan lakukan pemeriksaan. Itulah sekilas mengenai kanker lambung, semoga bermanfaat. (HiMedik.com/Dwi Citra Permatasari Sunoto)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampak Mirip, Begini Cara Membedakan Serangan Panik dan Serangan Jantung

Tampak Mirip, Begini Cara Membedakan Serangan Panik dan Serangan Jantung

Health | Senin, 04 Februari 2019 | 14:48 WIB

Ketahui 5 Gejala Awal Kanker Serviks yang Sering Tak Disadari

Ketahui 5 Gejala Awal Kanker Serviks yang Sering Tak Disadari

Health | Sabtu, 26 Januari 2019 | 07:38 WIB

Selesma Berbeda dengan Influenza, Begini Cara Mengobatinya

Selesma Berbeda dengan Influenza, Begini Cara Mengobatinya

Health | Minggu, 22 Juli 2018 | 22:00 WIB

Ini yang Terjadi pada Tubuh Ketika Berhenti Berhubungan Seks

Ini yang Terjadi pada Tubuh Ketika Berhenti Berhubungan Seks

Lifestyle | Selasa, 06 Maret 2018 | 15:00 WIB

Orang Stres Cenderung Bikin Keputusan Berisiko

Orang Stres Cenderung Bikin Keputusan Berisiko

Health | Minggu, 19 November 2017 | 12:21 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

×