Tampak Mirip, Begini Cara Membedakan Serangan Panik dan Serangan Jantung

Vika Widiastuti

Senin, 04 Februari 2019 | 14:48 WIB
Tampak Mirip, Begini Cara Membedakan Serangan Panik dan Serangan Jantung
Ilustrasi penyakit jantung, serangan jantung. (Shutterstock)

Suara.com - Serangan panik dan serangan jantung sulit dibedakan sebab keduanya memiliki gejalanya yang sangat mirip. Apalagi, serangan jantung juga dapat menyebabkan seseorang panik. 

Melansir HiMedik dari Medical News Today, gejala serangan panik di antaranya adalah dada terasa sangat sakit, kesemutan di tangan, sesak napas, jantung berdebar kencang, berkeringat, dan gemetar. Sedangkan gejala serangan jantung , seperti sakit dada, sesak napas, mual, muntah, dan berkeringat.

Lalu bagaimana cara membedakannya?

Sulit untuk mengetahui perbedaan antara serangan panik dan serangan jantung terutama jika seseorang belum pernah mengalami gejala sebelumnya. Namun, kamu bisa menganalisisnya dengan memperhatikan hal-hal berikut.

Karakteristik rasa sakit

Meskipun kedua kondisi ditandai dengan nyeri dada, karakteristik nyeri seringkali berbeda. Selama serangan panik, nyeri dada biasanya tajam atau menusuk dan terasa di bagian tengah dada.

Sedangkan nyeri dada akibat serangan jantung mungkin menyerupai tekanan atau sensasi meremas. Lokasi sakitnya mulai dari tengah dada, tetapi kemudian dapat menyebar ke lengan, rahang, atau tulang belikat.

Ilustrasi dada nyeri. (pixabay)
Ilustrasi dada nyeri. (pixabay)

Serangan

Timbulnya gejala dapat membantu seseorang mengetahui apakah mereka mengalami serangan panik atau serangan jantung.

baca juga

Sayangnya kedua kondisi dapat terjadi secara tiba-tiba dan tanpa gejala. Namun, tetap ada perbedaan, seperti halnya serangan jantung yang terkadang datang karena aktivitas fisik, seperti menaiki tangga.

Sebaliknya, serangan panik dapat terjadi sebagai peristiwa yang terisolasi atau sebagai bagian dari gangguan kecemasan.

Durasi

Lama gejala yang muncul memang bervariasi, tetapi kebanyakan serangan panik berakhir dalam 20 hingga 30 menit. Sedangkan serangan jantung, gejalanya cenderung lebih lama dan semakin buruk seiring waktu.

Misalnya, nyeri dada mungkin ringan pada awal serangan jantung, tetapi menjadi parah setelah beberapa menit.

Dikarenakan gejala serangan panik dan serangan jantung serupa, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk mendapat perawatan. Terutama jika gejalanya seperti nyeri dada berlangsung lebih dari 2 atau 3 menit.

(HiMedik.com/Dwi Citra Permatasari Sunoto)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersin Bisa Membuat Jantung Berhenti Berdetak?

Bersin Bisa Membuat Jantung Berhenti Berdetak?

Health | Senin, 04 Februari 2019 | 13:08 WIB

Punya Lidah Stroberi, Ini Risiko Penyakit yang Mengintai

Punya Lidah Stroberi, Ini Risiko Penyakit yang Mengintai

Health | Sabtu, 02 Februari 2019 | 20:09 WIB

Kisah Haru Perjuangan Penyanyi Cantik, Tak Bisa Hidup Tanpa Tabung Oksigen

Kisah Haru Perjuangan Penyanyi Cantik, Tak Bisa Hidup Tanpa Tabung Oksigen

Health | Rabu, 30 Januari 2019 | 15:24 WIB

Doyan Makan Pisang, Manfaatnya Dirasakan Jantung Hingga Saluran Cerna

Doyan Makan Pisang, Manfaatnya Dirasakan Jantung Hingga Saluran Cerna

Health | Senin, 28 Januari 2019 | 17:25 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×