Bayi Vegan Tak Harus Kurang Gizi, Begini Cara Cukupi Kebutuhan Nutrisinya

Vania Rossa

Senin, 18 Februari 2019 | 11:54 WIB
Bayi Vegan Tak Harus Kurang Gizi, Begini Cara Cukupi Kebutuhan Nutrisinya
ilustrasi bayi makan. [shutterstock]

Suara.com - Dunia parenting baru saja dihebohkan dengan sepasang orangtua yang memaksakan bayinya menjadi vegan seperti mereka. Kedua orangtua yang berasal dari Florida, AS, memberi bayi yang baru berusia 5 bulan tersebut susu formula yang terbuat dari kentang. Bayi tersebut pun mengalami kekurangan gizi dan ditemukan dalam kondisi hampir meninggal oleh petugas kesehatan setempat.

Sebenarnya sah-sah saja jika Anda ingin mengajak bayi Anda mengikuti gaya hidup vegan. Dilansir dari laman Parents, Academy of Nutrition and Dietetics tidak melarang gaya hidup vegan untuk bayi dan anak-anak. Asalkan, Anda memberi perhatian ekstra pada diet si kecil untuk memastikan ia mendapatkan zat gizi yang dibutuhkannya.

"Anda mungkin mengecualikan makanan tertentu (seperti daging, telur, dan susu), tetapi perlu diperhatikan bahwa Anda tetap harus mendapatkan nutrisi yang ada di dalam makanan tersebut," kata Dr. Keith Ayoob, ahli gizi.

"Diet vegan rentan kekurangan kalsium, vitamin D, dan vitamin B12, yang semuanya banyak didapat dari makanan hewani. Dan khusus vitamin B12 yang secara alami memang hanya ada di makanan hewani, bayi dan anak-anak harus mendapatkannya melalui makanan yang difortifikasi oleh vitamin B12 atau suplemen," kata Dr. Ayoob.

Nah, jika Anda ingin memulai gaya hidup vegan sejak si kecil bayi, inilah yang harus Anda lakukan agar kebutuhan gizinya tetap terpenuhi.

- Susui lebih lama
Ahli diet Kaleigh McMordie, MCN, RDN, LD merekomendasikan Anda untuk menyusui bayi Anda lebih lama. "Bayi vegan harus disusui lebih lama daripada bayi non-vegan karena ASI adalah sumber nutrisi yang hebat," katanya. Perhatikan bahwa bayi di bawah 1 tahun tidak boleh minum susu selain ASI dan susu formula.

- Cari sumber makanan nabati untuk memenuhi kekurangan gizi
Pola makan vegan bisa menyebabkan seseorang kekurangan beberapa nutrisi penting. Selain kekurangan vitamin B12 dan vitamin D, diet vegetarian dan vegan juga berisiko kekurangan zat besi, seng, dan asam lemak Omega-3. Untuk memastikan bayi Anda mendapatkan cukup nutrisi penting ini, Anda bisa memberinya suplemen vitamin, memilih sereal dan jus yang difortifikasi, atau mencari sumber makanan nabati yang mengandung zat gizi tersebut untuk MPASI-nya.

Misalnya, untuk membantu bayi Anda mendapatkan 11 mg zat besi dan 3 mg seng yang ia butuhkan setiap hari, sereal yang difortifikasi zat besi bisa jadi pilihan. Atau pertimbangkan untuk memberinya tahu atau kacang-kacangan seperti buncis dan kacang merah. Demikian dikatakan Jenna Helwig, penulis buku Real Baby Food. Kacang kenari, biji rami, biji kale, dan chia seed semuanya menawarkan Omega 3 versi nabati, sementara jus jeruk atau susu kedelai yang difortifikasi vitamin D, serta ditambah setengah jam paparan sinar matahari tanpa tabir surya, bisa membantu mencukupi kebutuhan vitamin D.

- Berkonsultasi dengan ahli gizi
Jika dokter anak Anda tidak terlalu paham dengan pola makan vegan, cobalah berkonsultasi dengan ahli gizi. Seorang ahli gizi dapat secara khusus menyesuaikan menu, kebutuhan vitamin, serta rencana pemberian suplemen untuk si kecil.

baca juga

"Seorang ahli diet yang terdaftar dapat membantu Anda merencanakan makanan pola makan vegan yang bergizi bagi anak Anda," kata McMordie.

- Berkreasilah dengan menu
Saat bayi Anda mulai mendapat MPASI, Anda harus menjadi ibu yang kreatif. "Dalam kasus anak-anak - yang masih mengembangkan preferensi rasa, mereka dan memiliki kebutuhan nutrisi spesifik dibandingkan dengan orang dewasa. Pastikan Anda menawarkan variasi makanan dan anak mengonsumsi berbagai makanan itu demi terpenuhinya kebutuhan gizi anak," jelas McMordie.

- Coba berbagai jenis protein
Untuk bayi yang baru memulai MPASI, buatlah waktu makannya lebih menyenangkan dengan memasukkan berbagai jenis protein vegan. "Untuk bayi vegan, protein kedelai adalah salah satu makanan yang paling kaya protein, ramah vegan dan serbaguna," kata Dr. Ayoob. "Tidak selalu harus dalam bentuk tahu atau tempe, cobalah berbagai bentuk kedelai. Daging sintetis, mungkin?"

Kacang juga merupakan makanan yang kaya protein. "Biarkan anak-anak mengambil sendiri kacang-kacangan, sekalian melatih mereka menggenggam," kata Dr. Ayoob.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipaksa Jadi Vegan, Bayi 5 Bulan Kelaparan hingga Badannya Kurus Kering

Dipaksa Jadi Vegan, Bayi 5 Bulan Kelaparan hingga Badannya Kurus Kering

Health | Minggu, 17 Februari 2019 | 16:11 WIB

Wanita Ini Lahirkan 6 Bayi Perempuan dan 1 Laki-laki, Begini Kondisinya

Wanita Ini Lahirkan 6 Bayi Perempuan dan 1 Laki-laki, Begini Kondisinya

Health | Minggu, 17 Februari 2019 | 11:17 WIB

Bayi Ini Lahir dengan Jantung di Luar Tubuh, Kayak Apa Bentuknya?

Bayi Ini Lahir dengan Jantung di Luar Tubuh, Kayak Apa Bentuknya?

Health | Sabtu, 16 Februari 2019 | 16:08 WIB

Terkini

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

×