Jika Cemas, Lelaki di Korea Ini Telan Batu Kerikil Sampai Koin

Ade Indra Kusuma | Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 21 Februari 2019 | 14:39 WIB
Jika Cemas, Lelaki di Korea Ini Telan Batu Kerikil Sampai Koin
Ilustrasi sakit perut. (Shutterstock)

Suara.com - Jika Cemas, Lelaki di Korea Ini Telan Kerikil Sampai Koin.

Seorang lelaki Korea Selatan berusia 54 tahun harus dirawat di rumah sakit untuk menjalani operasi pengangkatan batu kerikil, tutup botol, dan koin dari perutnya.

Lelaki yang diyakini berasal dari Goyang tersebut memang menderita cacat intelektual. Ketika ia merasa cemas, ia biasa memakan apa saja hingga akhirnya benda tersebut menumpuk di perut sampai seberat 2 kg.

Ketika ditanyai, pasien mengaku menelan koin dan kerikil setiap kali dia merasa ada gangguan kecemasan, padahal dia juga tetap mengonsumsi obat penenang.

Pada mulanya, ahli bedah mencoba mengeluarkan benda-benda menggunakan gastroskopi, alat berupa tabung tipis yang dimasukkan ke dalam perut melalui mulut.

Tapi usaha tersebut gagal karena saking banyaknya objek di dalam perut. Di hari berikutnya, ahli bedah mencoba mengekstraksi benda asing satu per satu melalui prosedur operasi bedah yang berbeda.

Kerikil dalam perut [American Journal of Medical Case Reports]
Kerikil dalam perut [American Journal of Medical Case Reports]

"Pembedahan tidak dapat dihindari karena ada terlalu banyak benda asing untuk diekstraksi menggunakan endoskopi," kata Dr Pyong Wha Choi.

Sesaat setelah selesai, pasien dipulangkan dari Rumah Sakit Universitas Inje, Ilsan Paik, setelah sembilan hari tinggal di rumah sakit.

Dr Choi mengatakan, kebiasaan menelan benda asing lebih sering terjadi pada anak-anak dengan alasan tidak sengaja atau tidak tahu.

Sementara pada orang dewasa yang sehat, benda yang paling sering tertelan adalah tulang ikan dan ayam.

"Begitu benda asing melewati kerongkongan, gejala yang terkait dengan benda asing jarang terjadi. Dalam kasus ini, meskipun pasien tidak mengeluh muntah, banyak kerikil dan koin di perutnya yang menyebabkan ia sakit perut," tulis Dr Choi.

Kasus 'tidak biasa' ini diterbitkan oleh Dr Pyong Wha Choi dalam American Journal of Medical Case Reports.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Sehat Peppermint: Obat Sakit Perut hingga Ringankan Nyeri Haid

Manfaat Sehat Peppermint: Obat Sakit Perut hingga Ringankan Nyeri Haid

Health | Rabu, 13 Februari 2019 | 17:42 WIB

Perempuan Wajib Tahu, Fakta tentang Sakit Perut Setelah Bercinta

Perempuan Wajib Tahu, Fakta tentang Sakit Perut Setelah Bercinta

Lifestyle | Minggu, 03 Februari 2019 | 22:10 WIB

Sakit Perut Hebat, Ternyata Gara-gara Kanker Ovarium

Sakit Perut Hebat, Ternyata Gara-gara Kanker Ovarium

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 19:07 WIB

Terkini

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB