Jika Cemas, Lelaki di Korea Ini Telan Batu Kerikil Sampai Koin

Ade Indra Kusuma | Risna Halidi
Jika Cemas, Lelaki di Korea Ini Telan Batu Kerikil Sampai Koin
Ilustrasi sakit perut. (Shutterstock)

Ahli bedah mencoba mengekstraksi benda asing satu per satu melalui prosedur operasi bedah.

Suara.com - Jika Cemas, Lelaki di Korea Ini Telan Kerikil Sampai Koin.

Seorang lelaki Korea Selatan berusia 54 tahun harus dirawat di rumah sakit untuk menjalani operasi pengangkatan batu kerikil, tutup botol, dan koin dari perutnya.

Lelaki yang diyakini berasal dari Goyang tersebut memang menderita cacat intelektual. Ketika ia merasa cemas, ia biasa memakan apa saja hingga akhirnya benda tersebut menumpuk di perut sampai seberat 2 kg.

Ketika ditanyai, pasien mengaku menelan koin dan kerikil setiap kali dia merasa ada gangguan kecemasan, padahal dia juga tetap mengonsumsi obat penenang.

Pada mulanya, ahli bedah mencoba mengeluarkan benda-benda menggunakan gastroskopi, alat berupa tabung tipis yang dimasukkan ke dalam perut melalui mulut.

Tapi usaha tersebut gagal karena saking banyaknya objek di dalam perut. Di hari berikutnya, ahli bedah mencoba mengekstraksi benda asing satu per satu melalui prosedur operasi bedah yang berbeda.

Kerikil dalam perut [American Journal of Medical Case Reports]
Kerikil dalam perut [American Journal of Medical Case Reports]

"Pembedahan tidak dapat dihindari karena ada terlalu banyak benda asing untuk diekstraksi menggunakan endoskopi," kata Dr Pyong Wha Choi.

Sesaat setelah selesai, pasien dipulangkan dari Rumah Sakit Universitas Inje, Ilsan Paik, setelah sembilan hari tinggal di rumah sakit.

Dr Choi mengatakan, kebiasaan menelan benda asing lebih sering terjadi pada anak-anak dengan alasan tidak sengaja atau tidak tahu.

Sementara pada orang dewasa yang sehat, benda yang paling sering tertelan adalah tulang ikan dan ayam.

"Begitu benda asing melewati kerongkongan, gejala yang terkait dengan benda asing jarang terjadi. Dalam kasus ini, meskipun pasien tidak mengeluh muntah, banyak kerikil dan koin di perutnya yang menyebabkan ia sakit perut," tulis Dr Choi.

Kasus 'tidak biasa' ini diterbitkan oleh Dr Pyong Wha Choi dalam American Journal of Medical Case Reports.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS