5 Alasan untuk Hindari Minum Kopi Saat Perut Kosong

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Senin, 11 Maret 2019 | 14:56 WIB
5 Alasan untuk Hindari Minum Kopi Saat Perut Kosong
Minum kopi saat perut kosong tidak dianjurkan. (shutterstock)

Suara.com - 5 Alasan untuk Hindari Minum Kopi Saat Perut Kosong

Kopi menjadi salah satu minuman favorit orang Indonesia. Mengandung kafein, kopi biasa diminum di pagi hari sebelum beraktivitas.

Nyatanya, minum kopi saat perut kosong sangat tidak disarankan oleh pakar kesehatan. Dikutip Himedik dari Nutrition EXP, minum kopi saat perut kosong bisa menimbulkan beberapa masalah kesehatan. Apa saja?

1. Kontraksi kantong empedu

Hindari minum kopi saat perut kosong karena dapat menyebabkan kantong empedu berkontraksi. Ini bisa membuat ukurannya menyusut dan berhenti berfungsi dengan benar.

Efeknya meliputi kehilangan nafsu makan, rasa sakit, muntah, sakit kuning, diare, dan batu ginjal.

Minum kopi saat perut kosong dikaitkan dengan gangguan kecemasan. (Shutterstock)
Minum kopi saat perut kosong dikaitkan dengan gangguan kecemasan. (Shutterstock)

2. Kecemasan

Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kafein dalam kopi dikaitkan dengan kecemasan. Ini bahkan dapat tumbuh menjadi fobia dan gangguan obsesif-kompulsif.

3. Sulit konsentrasi

Baca Juga: Reaksi Mardani Ali Sera Dituding Homoseksual oleh Faizal Assegaf

Bagi yang belum terbiasa, minum kopi saat perut kosong bisa bikin tangan bergetar dan terus waspada. Selain itu, tingkat konsentrasi dan kinerja kerja berada pada titik terendah sepanjang waktu.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Minum kopi saat perut kosong bisa bikin tekanan darah tinggi. (Shutterstock)

4. Tekanan darah naik

Penderita hipertensi mungkin mengalami tekanan darah tinggi dari minum kopi. Perubahan dapat berlangsung selama sekitar dua atau tiga jam yang bisa bikin tak nyaman. Segera ganti kopi dengan air putih ya.

5. Gejala menopause

Menurut Journal of the North American Menopause Society, kafein meningkatkan gangguan gejala vasomotor pada wanita pascamenopause, termasuk keringat malam, hot flash dan atrofi vulvovaginal atau ukuran vagina yang mengecil. (Himedik/Yuliana Sere)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI