Reaksi Mardani Ali Sera Dituding Homoseksual oleh Faizal Assegaf

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 11 Maret 2019 | 14:22 WIB
Reaksi Mardani Ali Sera Dituding Homoseksual oleh Faizal Assegaf
Nama Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Pendiri Alumni 212 Faizal Assegaf melayangkan tudingan homoseksual kepada Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo dan Sandiaga Uno, Mardali Ali Sera, melalui akun Twitter miliknya.

Berawal ketika Faizal Assegaf berkicau mengenai Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Di salah satu cuitannya melalui akun @faizalassegaf, Faizal Assegaf malah menyebut Mardani Ali Sera penyuka sesama jenis.

Bukan cuma itu, Faizal Assegaf juga menantang Mardani Ali Sera untuk melakukan pemeriksaan secara medis. Bahkan, dia juga mengungkit soal kasus yang menimpa politikus Partai Demokrat, Andi Arief.

"Jangan lupa, jubir PKS @MardaniAliSera itu homo. Kalau kesimpulan saya ini fitnah, saya tantang Mardani untuk pemeriksaan secara medis. Makanya aura PKS mirip kaum Sodom. Nggak usah banyak bacot seperti Andi Arief, setelah terbukti pakai Narkoba baru kalian berbalik minta maaf pada saya. *FA*," cuit Faizal Assegaf.

Kicauan Faizal Assegaf. [Twitter]
Kicauan Faizal Assegaf. [Twitter]

Kemudian, afirmasi terkait tudingan tersebut disampaikan lagi oleh Faizal Assegaf melalui kicauan lainnya. Bahkan, di kicauan kali ini, dia menuding PKS kumpulan politisi yang doyan berzina dan berbohong.

"Emang kenyataannya @MardaniAliSera homo. Sorry, fakta tersebut perlu dibuka agar umat paham. Wajar bila disimpulkan bahwa PKS adalah kumpulan politisi yang doyan berzina dgn kebohongan, terdepan membela kejahatan teroris Taliban. Mereka mewarisi watak Arab Jahiliyah & kaum Sodom," kicau Faizal Assegaf.

Tudingan itu dijawab santai Mardani Ali Sera melalui akun Twitter miliknya, @MardaniAliSera. Di kicauannya, Mardani Ali malah minta maaf serta memaafkan Faizal Assegaf.

Bukan cuma itu, Mardani Ali Sera bahkan menyebut kicauan tersebut merupakan fitnah. Sekarang dia mengaku ingin fokus ke pemilihan presiden 2019 di gerbong Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Mohon maaf jika saya & kader @PKSejahtera punya salah kepada abang. Untuk twit fitnah terhadap saya, insya Allah sudah saya maafkan, mari berkarya untuk negeri. Izinkan saya fokus #2019GantiPresiden. Dan Izinkan relawan-relawan PAS fokus bekerja membantu masyarakat dari kesulitan," kicau Mardani Ali Sera.

Kicauan Mardani Ali Sera. [Twitter]
Kicauan Mardani Ali Sera. [Twitter]

Jawaban Mardani Ali Sera malah dibalas dengan tudingan lebih keras oleh Faizal Assegaf. Dia bingung karena Mardani Ali Sera berubah menjadi santun dan memohon maaf.

"Lucu, produsen fitnah berkedok agama berubah jadi santun? Minta maaf sono pada umat yang telah kalian fitnah dengan aneka dusta," kicau Faizal Assegaf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timses Prabowo Bantah Emak-emak yang Fitnah Jokowi adalah Relawannya

Timses Prabowo Bantah Emak-emak yang Fitnah Jokowi adalah Relawannya

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 21:31 WIB

PKS Bantah Emak-emak Kampanye Hitam Terhadap Jokowi Seorang Kader

PKS Bantah Emak-emak Kampanye Hitam Terhadap Jokowi Seorang Kader

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 12:25 WIB

CEK FAKTA: PKS Canangkan 1 Maret Hari Poligami Nasional, Benarkah?

CEK FAKTA: PKS Canangkan 1 Maret Hari Poligami Nasional, Benarkah?

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 11:25 WIB

Jejak Cuitan Andi Arief Pernah Tuduh Faizal Assegaf Pakai Narkoba

Jejak Cuitan Andi Arief Pernah Tuduh Faizal Assegaf Pakai Narkoba

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 12:11 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×