Waduh, Dokter Keluarkan Puluhan Benda Logam dari Perut Lelaki

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 08 Maret 2019 | 19:25 WIB
Waduh, Dokter Keluarkan Puluhan Benda Logam dari Perut Lelaki
Sakit perut, ternyata ada benda logam. (Shutterstock)

Suara.com - Waduh, Dokter Keluarkan Puluhan Benda Logam dari Perut Lelaki

Apa jadinya jika perut Anda diisi oleh kunci, koin, hingga magnet? Di India, dokter harus keluarkan 40 benda logam dari perut seorang lelaki.

Dikutip Himedik dari Daily Mail, dokter juga menemukan pisau, rautan pensil, dan juga magnet. Lelaki bernama Jayakumar (52), operasi pengeluaran benda logam ini membutuhkan waktu 45 menit.

Dokter di Chennai, pantai tenggara India, mengatakan pasien yang memiliki gangguan kejiwaan itu bisa meninggal jika tidak dilakukan operasi.

Dr AR Venkateswaran, dari Rumah Sakit Umum Pemerintah Rajiv Gandhi, memimpin dua prosedur, menurut laporan setempat.

"Jika benda-benda tidak diangkat pada waktunya, pasien mungkin telah mengembangkan komplikasi seperti perdarahan usus dan sepsis yang akhirnya menyebabkan kematian," ujarnya.

Dokter dengan hati-hati melakukan prosedur gastroskopi selama dua hari, mengeluarkan 22 benda logam dari perut Jayakumar dan selanjutnya 18 benda lainnya.

Petugas medis mengatakan benda terkecil berukuran 2 cm dan sejumlah benda menempel pada magnet di dalam perutnya.

Kerikil dalam perut [American Journal of Medical Case Reports]
Benda asing dalam perut [American Journal of Medical Case Reports]

Benda-benda itu pertama kali diidentifikasi ketika ia memiliki MRI otak untuk gangguan kejiwaan dan telah menjalani perawatan selama tiga tahun.

baca juga

Dr Jayanthi Rangarajan, yang bekerja di rumah sakit, mengatakan, operasi dilakukan dengan keluhan awal sakit perut.

“Pasien kemudian mengalami sakit perut. CT scan perut menunjukkan adanya beberapa benda logam. Dia dirujuk ke rumah sakit kami pada minggu ketiga Februari," tutupnya.

Keluarga Jayakumar kepada dokter menyebut tidak menyadari bahwa ia memiliki kebiasaan menelan benda. Mereka memeriksa pasien dan menemukan banyak benda logam saling menempel di perut.

"Pasien tidak mengalami cedera internal dan telah dipulangkan dan baik-baik saja sekarang," tutupnya. (Himedik/Yuliana Sere)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lengan dan Pundaknya Nyeri, Tulang Wanita Ini Ternyata Hilang Misterius

Lengan dan Pundaknya Nyeri, Tulang Wanita Ini Ternyata Hilang Misterius

Health | Kamis, 07 Maret 2019 | 12:42 WIB

Bikin Kaget, Tampak 25an Tahun, Dokter Gigi Ini Ternyata Berusia 50 Tahun

Bikin Kaget, Tampak 25an Tahun, Dokter Gigi Ini Ternyata Berusia 50 Tahun

Health | Kamis, 07 Maret 2019 | 07:53 WIB

Tak Percaya Vaksin, Dokter Ini Mengaku Bisa Palsukan Dokumen Vaksinasi

Tak Percaya Vaksin, Dokter Ini Mengaku Bisa Palsukan Dokumen Vaksinasi

Health | Selasa, 05 Maret 2019 | 07:20 WIB

Pekerjaan TNI Hilangkan Nyawa, Prabowo: Profesi di Kesehatan Lebih Mulia

Pekerjaan TNI Hilangkan Nyawa, Prabowo: Profesi di Kesehatan Lebih Mulia

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 21:25 WIB

Ternyata Ini Alasan Dokter Mengenakan Baju Biru atau Hijau Saat Operasi

Ternyata Ini Alasan Dokter Mengenakan Baju Biru atau Hijau Saat Operasi

Health | Kamis, 28 Februari 2019 | 16:25 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×