Sering Menekan Tombol Snooze Alarm Bisa Picu Gangguan Mental?

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Senin, 18 Maret 2019 | 08:30 WIB
Sering Menekan Tombol Snooze Alarm Bisa Picu Gangguan Mental?
Ilustrasi perempuan tidur dengan menghidupkan snooze alarm bisa picu gangguan mental.. (Shutterstock)

Suara.com - Sering Menekan Tombol Snooze Alarm Bisa Picu Gangguan Mental?

Perusahaan Apple sedang didesak untuk menghapus tombol 'snooze' di iPhone karena para ahli berpendapat bahwa fitur itu dapat mengganggu kesehatan mental penggunanya.

Eve Sleep, perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan tidur mengklaim bahwa tombol penunda alarm ini dapat merusak manfaat tidur malam yang nyenyak. Itu sebabnya mereka baru-baru ini mengirim surat ke markas Apple di London pada momen Hari Tidur Sedunia untuk membuat orang sadar bahaya dari memencet tombol 'snooze'.

"Kami menyadari efek mengejutkan dari tombol snooze terhadap jutaan orang di Inggris setiap pagi dan pada Hari Tidur sedunia ini kami ingin Apple bergabung dengan kami dalam mendesak negara untuk menolak adanya tombol penunda alarm," kata James Sturrock, kepala eksekutif Eve Sleep.

Surat itu juga didukung oleh tanggapan dari pakar kesehatan mental dan ilmu saraf, Matt Janes, yang mengatakan tombol tunda dapat memiliki efek yang merugikan pada kesehatan seseorang, terutama kesehatan mental.

"Pada dasarnya dengan memencet tombol snooze Anda melipatgandakan serangan pada otak dan tubuh. Alarm akan kembali berbunyi dan berdampak pada sistem saraf otonom setiap kali Anda terbangun," jelasnya.

Janes senang dengan keputusan Eve Sleep dalam memperjuangkan penghapusan tombol tunda demi mendorong masyarakat mendapatkan tidur malam mereka yang berkualitas.

Meski demikian tidak jelas mengapa Apple yang ditargetkan secara spesifik oleh kampanye ini, karena alarm sebenarnya tersedia secara luas di semua merek ponsel pintar dan juga gadget lainnya.

Beberapa penelitian memang telah mengaitkan penggunaan alarm dan dampak menekan tombol snooze terhadap kualitas tidur, tetapi tidak semua orang setuju bahwa hal itu mendatangkan risiko besar.

baca juga

Neil Stanley, seorang ahli tidur independen, mengatakan pada dasarnya, tidak buruk bagi kesehatan seseorang melanjutkan tidur sebentar dengan menekan tombol snooze alarm namun tentu saja tidak mendatangkan manfaat maksimal dari tidur.

“Jauh lebih baik melanjutkan 30 menit tidur gabungan daripada menekan tombol snooze. Setiap kali alarm membangunkan Anda, maka hormon stres kortisol diproduksi sehingga menyebabkan Anda bangun dengan perasaan kaget," ujar dia.

Stanley pun mengimbau agar masyarakat mengatur alarm pada waktu yang diinginkan untuk bangun, dan bangunlah pada saat itu.

"Kortisol adalah hormon yang terkait dengan respons melawan atau lari dan tubuh melihat alarm sebagai ancaman. Hal ini akan membuat Anda berada dalam suasana hati yang buruk," ujarnya memaparkan mengapa tombol snooze alarm bisa picu gangguan mental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Depresi dan Kelelahan Berjalan Beriringan, Ini Penjelasan Sains

Depresi dan Kelelahan Berjalan Beriringan, Ini Penjelasan Sains

Health | Jum'at, 22 Februari 2019 | 18:55 WIB

6 Zodiak yang Paling Rentan Alami Depresi, Kamu Termasuk?

6 Zodiak yang Paling Rentan Alami Depresi, Kamu Termasuk?

Health | Rabu, 20 Februari 2019 | 13:26 WIB

Pilihan Bunyi Alarm Bisa Pengaruhi Kondisi Psikis saat Bangun Pagi

Pilihan Bunyi Alarm Bisa Pengaruhi Kondisi Psikis saat Bangun Pagi

Health | Selasa, 19 Februari 2019 | 14:25 WIB

Bunyi Alarm Seperti Apa yang Baik untuk Bangun Pagi?

Bunyi Alarm Seperti Apa yang Baik untuk Bangun Pagi?

Lifestyle | Senin, 18 Februari 2019 | 14:13 WIB

Terkini

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB