Youth Town Hall, Upaya Tingkatkan Kesadaran Remaja pada Kesehatan

Vania Rossa, Firsta Nodia

Senin, 18 Maret 2019 | 15:52 WIB
Youth Town Hall, Upaya Tingkatkan Kesadaran Remaja pada Kesehatan
Ilustrasi remaja sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI akan menyelenggarakan Youth Town Hall dalam rangka meningkatkan kesadaran remaja pada kesehatan. Hal ini dilatarbelakangi oleh status gizi anak sekolah dan remaja di Indonesia yang masih memprihatinkan. Sekitar 22 persen remaja di Indonesia mengalami anemia, 26 persen mengalami karies gigi, 28 persen mengalami cacingan, dan sebesar 23,9 persen remaja sudah menikah di rentang usia 16-24 tahun.

Kesadaran remaja dan pemuda di Indonesia akan kesehatan tampaknya harus ditingkatkan, mengingat mereka adalah generasi penerus bangsa. Itu sebabnya, intervensi kesehatan apapun harus dimulai sejak anak remaja, sehingga ketika dewasa ia bisa sehat dan produktif.

"Hasil Global School Health Survei juga menemukan bahwa remaja yang makan sayur setiap hari hanya 7 persen. Sebagian besar makannya fast food, belum lagi ngomongin perilaku lain seperti narkoba ada 5 persen. Ini jadi tantangan untuk kita semua bagaimana menyadarkan remaja agar peduli dengan kesehatannya," ujar dr. Eni Gustina, Sekretaris Ditjen Kesehatan Masyarakat, Senin (18/3/2019).

Untuk melibatkan anak-anak muda dalam meningkatkan status kesehatan di Indonesia, Kemenkes menyelenggarakan Youth Town Hall pada 20-21 Maret 2019 mendatang. Disampaikan Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Kemenkes RI, Acep Somantri, SIP, MBA, Youth Town Hall adalah sebuah wadah bagi para pemuda untuk bertukar pikiran maupun berkolaborasi dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan di kalangan mereka.

"Youth Town Hall bertujuan di antaranya untuk memahami prioritas kebutuhan kesehatan yang dirasakan kaum muda, dan memahami harapan kaum muda dari berbagai sudut pandang, termasuk kaum muda dari komunitas yang rentan dan terpinggirkan," ujar Acep.

Kaum muda, kata Acep, saat ini memiliki kesempatan untuk menjadikan tujuan mencapai bonus demografi menjadi kenyataan. Kaum muda merupakan bagian terbesar dari populasi di negara-negara berkembang, seperti yang juga terjadi di wilayah Asia Tenggara (South-East Asia Region/SEAR).

“Usia produktif dari 15-65 tahun yang setengahnya usia kaum muda, 18-39 tahun. Kaum muda ini akan jadi kesempatan, dan mereka akan memainkan peran penting dalam pembangunan nasional,” imbuhnya.

Senior Advisor Gender and Youth WHO, Diah Saminarsih, dalam kesempatan yang sama mengatakan keterlibatan pemuda sangat penting dalam pembangunan kesehatan.

“Dilaksanakannya Youth Town Hall intinya mau membuat ruang yang bisa menjadi katalisator untuk pembangunan kesehatan,” katanya.

baca juga

Forum ini akan diikuti oleh 950 anak muda Indonesia dan 40 anak muda dari 10 negara di kawasan Asia Tenggara (Thailand, Myanmar, Bangladesh, India, Nepal, Srilanka, Indonesia, Timor Leste, Maldives, dan Butan). Mereka dipilih untuk mewakili keterlibatan anak muda dalam masyarakat sipil, badan pemerintah, akademisi, sektor bisnis, dan media, yang relevan dengan pembangunan kesehatan.

"Dari forum tersebut diharapkan muncul kebutuhan kesehatan yang dirasakan remaja atau pemuda dari negara-negara kawasan Asia Tenggara, adanya masukan dari kaum muda tentang layanan kesehatan ramah remaja, dan program kesehatan sekolah yang kemudian akan digunakan untuk mendesain ulang layanan tersebut," tambah Diah.

Selain itu juga diharapkan adanya umpan balik tentang harapan kaum muda terkait cara mereka dapat terlibat dalam pembangunan kesehatan, dan mendefinisikan tantangan utama yang dihadapi kaum muda dalam upaya melakukan partisipasi yang bermakna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari TBC Sedunia, Daerah Padat Penduduk Jadi Fokus Kemenkes

Hari TBC Sedunia, Daerah Padat Penduduk Jadi Fokus Kemenkes

Health | Selasa, 12 Maret 2019 | 09:59 WIB

Ancam Pakai Foto Porno, Remaja Ini Peras Korban Hingga Jutaan Rupiah

Ancam Pakai Foto Porno, Remaja Ini Peras Korban Hingga Jutaan Rupiah

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 11:28 WIB

Remaja Indonesia Sulit Mengakses Pelayanan Kesehatan Seksual

Remaja Indonesia Sulit Mengakses Pelayanan Kesehatan Seksual

Health | Rabu, 13 Februari 2019 | 11:01 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×