Hari TBC Sedunia, Daerah Padat Penduduk Jadi Fokus Kemenkes

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 12 Maret 2019 | 09:59 WIB
Hari TBC Sedunia, Daerah Padat Penduduk Jadi Fokus Kemenkes
Hari TBC Sedunia jatuh pada 24 Maret. (Shutterstock)

Suara.com - Hari TBC Sedunia, Daerah Padat Penduduk Jadi Fokus Kemenkes

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memfokuskan penemuan kasus tuberkulosis (TBC) di daerah pada penduduk. Hal ini dilakukan sebagai rangkaian Hari TBC Sedunia yang jatuh pada 24 Maret mendatang.

"Penemuan kasus sampai saat ini belum menggembirakan, maka kita prioritaskan daerah-daerah dengan populasi yang padat terlebih dahulu, tanpa mengecilkan daerah-daerah lain di luar Pulau Jawa," kata Direktur Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kemenkes dr. Anung Sugihantono, dilansir Antara.

Pada Peluncuran Awal Peringatan Hari TBC Sedunia dan Peringatan 70 Tahun Kemintraan Amerika Serikat dan Indonesia di Taman Lumbini Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, hadir pula Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan, Jr., Direktur USAID (United States Agency for International Development) Erin E. McKee, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

dr Anung mengatakan Indonesia masuk sebagai tiga besar negara dengan kasus TBC terbanyak di dunia, setelah India dan China. Data terakhir menyebut ada 842 kasus TBC di Indonesia.

Angka kematian akibat TBC di Indonesia pun cukup besar, mencapai 110.000 jiwa.

Beberapa daerah di Indonesia yang menjadi prioritas untuk penemuan kasus TBC, antara lain Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Timur, Kalimanten Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Tuberkulosis (TBC) masih jadi beban di Indonesia. (Shutterstock)
Tuberkulosis (TBC) masih jadi beban di Indonesia. (Shutterstock)

Ia menyebut petugas lapangan yang melakukan pelacakan, antara lain kader kesehatan, tenaga medis puskesmas, termasuk tenaga kesehatan di lembaga pemasyarakatan.

Mereka telah menjalani pelatihan untuk mengetahui berbagai tanda seseorang mengidap TBC, seperti batuk dengan mengeluarkan dahak, keringat dingin pada malam hari, dan berat badan turun tanpa penyebab yang jelas.

Ia juga menjelaskan tentang investigasi kontak nasional terkait dengan penanggulangan TBC itu untuk menemukan pasien TBC dan TBC laten, yaitu pasien yang tidak atau belum menunjukkan gejala penyakit itu. Mereka selanjutnya mendapatkan perawataan hingga sembuh.

"Upayanya salah satunya melacak kasus, kalau dinyatakan positif oleh dokter akan ditanya siapa di rumah itu, siapa teman main, siapa yang biasa bergaul dengan saya. Itulah diupayakan pelacakan TBC," tutupnya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Barat Sukses Raih Pencapaian Terbaik Tangani TBC

Jakarta Barat Sukses Raih Pencapaian Terbaik Tangani TBC

Health | Kamis, 07 Maret 2019 | 17:25 WIB

RSIJ Cempaka Putih Jadi RS Swasta Pertama yang Buka Layanan TB MDR

RSIJ Cempaka Putih Jadi RS Swasta Pertama yang Buka Layanan TB MDR

Health | Kamis, 07 Maret 2019 | 14:33 WIB

Jokowi: Tidak Mungkin Indonesia Bisa Bersaing, Jika Angka Stunting Tinggi

Jokowi: Tidak Mungkin Indonesia Bisa Bersaing, Jika Angka Stunting Tinggi

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 13:41 WIB

Hingga Februari 2019, 180 Orang Meninggal Dunia karena Demam Berdarah

Hingga Februari 2019, 180 Orang Meninggal Dunia karena Demam Berdarah

Health | Senin, 11 Februari 2019 | 19:54 WIB

Cantik Berhijab, Shraddha Kapoor Temui Penggemarnya yang Idap TBC

Cantik Berhijab, Shraddha Kapoor Temui Penggemarnya yang Idap TBC

Entertainment | Minggu, 03 Februari 2019 | 19:55 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB